Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tenaga Honorer Dihapus, Wagub Jawa Barat Khawatir Pelayanan kepada Masyarakat Berkurang

Kompas.com - 12/06/2022, 13:24 WIB
Candra Nugraha,
Andi Hartik

Tim Redaksi

CIAMIS, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meminta pemerintah pusat bijaksana terkait kebijakan penghapusan tenaga honorer yang akan dilakukan mulai November 2023. Dia khawatir penghapusan tenaga honorer akan mengurangi pelayanan pemerintah terhadap masyarakat.

"Baik pelayanan di dalam pemerintahan, atau pelayanan dalam bidang pendidikan atau pelayanan lainnya," kata Uu usai menghadiri rapat paripurna peringatan hari jadi Kabupaten Ciamis di Gedung DPRD Ciamis, Minggu (12/6/2022).

Uu mengakui bahwa honorer adalah beban bagi pemerintah daerah. Akan tetapi, Uu menyebut bahwa hal itu merupakan sebuah konsekuensi.

Baca juga: Tenaga Honorer Dihapus, 3.000 Pegawai di Aceh Utara Akan Terdampak

"Jadi saya harap pemerintah pusat bijaksana dalam membuat keputusan," katanya.

Menurut Uu, pemerintah harus mengeluarkan keputusan sesuai dengan payung hukum dan sesuai norma yang ada.

Pihaknya memohon waktu kepada pemerintah pusat untuk memberikan solusi terbaik khusus untuk masalah honorer.

Baca juga: Tenaga Honorer Dihapus 2023, Disdikpora DIY Berharap Guru Honorer Bisa Jadi PPPK

Lebih lanjut, Uu meminta dalam pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ada kriteria khusus. Kriteria ini menurut Uu dengan melihat lama kerja tenaga honorer, usia tenaga honorer dan juga kebutuhan di daerah.

"Nah, sekarang ada sedikit kecemburuan sosial, yang sudah lama jadi honorer tidak masuk (P3K) karena satu dan alasan lainnya. Sedangkan yang baru honorer sudah diangkat jadi P3K," jelas Uu.

Selain itu, Uu berharap, tenaga honorer yang diangkat jadi P3K bisa tetap bekerja di lembaga tempatnya bertugas sebelumnya. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kekurangan pegawai.

"Sudah di situ saja, jangan dipindahkan. Misalnya guru, tenaga kesehatan, atau di perkantoran," jelasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Ratusan Mantan Karyawan Pikiran Rakyat Tuntut Perusahaan Bayar Haknya yang 4 Tahun Menggantung

Cerita Ratusan Mantan Karyawan Pikiran Rakyat Tuntut Perusahaan Bayar Haknya yang 4 Tahun Menggantung

Bandung
Sampel Kandungan 'Septic Tank' CSB Mall yang Tewaskan 4 Teknisi Diambil

Sampel Kandungan "Septic Tank" CSB Mall yang Tewaskan 4 Teknisi Diambil

Bandung
Jatuh Bangun Perempuan Asal Tasikmalaya Bangun Usaha Hijab yang Kini Diburu Konsumen

Jatuh Bangun Perempuan Asal Tasikmalaya Bangun Usaha Hijab yang Kini Diburu Konsumen

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Jumat 19 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Jumat 19 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Bandung
Patok Tarif Seenaknya, 25 Juru Parkir Liar di Karawang Ditangkap

Patok Tarif Seenaknya, 25 Juru Parkir Liar di Karawang Ditangkap

Bandung
Pemprov Jabar Targetkan 11 Juta Ton Gabah Kering Giling di 2024

Pemprov Jabar Targetkan 11 Juta Ton Gabah Kering Giling di 2024

Bandung
Dramatis, Polisi Tangkap Tangan Curanmor di Jalan Cirebon–Kuningan

Dramatis, Polisi Tangkap Tangan Curanmor di Jalan Cirebon–Kuningan

Bandung
Video Viral Parkir di Minimarket Karawang Rp 15.000 untuk THR

Video Viral Parkir di Minimarket Karawang Rp 15.000 untuk THR

Bandung
Jasad Wisatawan Bandung Ditemukan 4 Km dari Pantai Cidamar

Jasad Wisatawan Bandung Ditemukan 4 Km dari Pantai Cidamar

Bandung
HUT ke 383, Kabupaten Bandung Masih Terjerat Problem Sampah

HUT ke 383, Kabupaten Bandung Masih Terjerat Problem Sampah

Bandung
Jadi Sorotan, Jalur Wisata Bandung Selatan Kerap Macet

Jadi Sorotan, Jalur Wisata Bandung Selatan Kerap Macet

Bandung
Atasi Pungli di Masjid Al Jabbar, Bey Machmudin Libatkan Aher dan Ridwan Kamil

Atasi Pungli di Masjid Al Jabbar, Bey Machmudin Libatkan Aher dan Ridwan Kamil

Bandung
Pasca-Lebaran Harga Sembako Turun, Pedagang Cirebon Semringah Penjualan Tembus Lebih dari 1 Ton

Pasca-Lebaran Harga Sembako Turun, Pedagang Cirebon Semringah Penjualan Tembus Lebih dari 1 Ton

Bandung
Sepasang Mahasiswa yang Mau Kuburkan Bayi di Jatinagor Jadi Tersangka

Sepasang Mahasiswa yang Mau Kuburkan Bayi di Jatinagor Jadi Tersangka

Bandung
Tukang Kebun Mengaku Bunuh Honorer di KBB untuk Bela Diri, Kubur Jenazah di Dapur karena Panik

Tukang Kebun Mengaku Bunuh Honorer di KBB untuk Bela Diri, Kubur Jenazah di Dapur karena Panik

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com