Dianggap Makar, 3 "Jenderal" NII Divonis 4,5 Tahun dan 1,5 Tahun Penjara

Kompas.com - 24/06/2022, 18:26 WIB

KOMPAS.com-Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat, menjatuhkan hukuman 4 tahun enam bulan kepada Sodikin (48) dan Jajang Koswara (50) yang mengaku sebagai "jenderal" Negara Islam Indonesia (NII).

Sedangkan satu "jenderal" lainnya yaitu Ujer Januari (70) divonis 1,5 tahun penjara.

Hukuman itu diberikan hakim karena warga Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, ini dianggap terbukti dalam kasus makar dan penghinaan lambang negara.

Baca juga: Kisah Mantan Camat NII, Didoktrin Masuk Surga hingga Dijadikan Sapi Perah

"Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, melakukan makar dan menghina lambang negara sebagaimana dimaksud dalam dakwaan kesatu primer," kata Ketua Hakim Pengadilan Negeri Garut Harris Tewa saat sidang vonis di PN Garut, Jawa Barat, Kamis (24/6/2022), seperti dilansir Antara.

Ketiga terdakwa dinilai hakim sengaja menghina lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia, kemudian menyebarkan ke YouTube.

Vonis majelis hakim terhadap terdakwa itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Garut yakni lima tahun untuk terdakwa Jajang Koswara dan Sodikin, dua tahun untuk terdakwa Ujer Januari.

Baca juga: 49 Anggota NII di Bandung Kembali ke Pangkuan NKRI

Dalam putusannya, hakim menilai terdakwa bersalah melanggar Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Pasal 66 Jo Pasal 24 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Penghinaan Lambang Negara.

Kuasa hukum ketiga terdakwa Rega Gunawan mengatakan, masih mempertimbangkan untuk banding setelah berkomunikasi dengan kliennya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar UMP dan UMK Jabar 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Daftar UMP dan UMK Jabar 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Bandung
Kisah Aipda Sofyan yang Gugur Dalam Tugas, Lindungi Para Polisi dari Aksi Bom Bunuh Diri

Kisah Aipda Sofyan yang Gugur Dalam Tugas, Lindungi Para Polisi dari Aksi Bom Bunuh Diri

Bandung
Berkekuatan Tinggi, Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung Diduga Pakai Bahan Peledak TATP

Berkekuatan Tinggi, Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung Diduga Pakai Bahan Peledak TATP

Bandung
Firasat Sang Kakak saat Terakhir Kali Bertemu Aipda Sofyan, Korban Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Firasat Sang Kakak saat Terakhir Kali Bertemu Aipda Sofyan, Korban Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Bandung
Aipda Sofyan Sempat Adang Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Sebelum Gugur

Aipda Sofyan Sempat Adang Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Sebelum Gugur

Bandung
Bupati Karawang Sesalkan Adanya Kelompok yang Buat Relokasi Pasar Rengasdengklok Rusuh

Bupati Karawang Sesalkan Adanya Kelompok yang Buat Relokasi Pasar Rengasdengklok Rusuh

Bandung
Detik-detik Rombongan Bupati Karawang Dilempari Batu dan Petasan saat Relokasi Pasar Rengasdengklok

Detik-detik Rombongan Bupati Karawang Dilempari Batu dan Petasan saat Relokasi Pasar Rengasdengklok

Bandung
Pemprov Jabar Tetapkan Besaran UMK, Karawang Tertinggi, Banjar Terendah

Pemprov Jabar Tetapkan Besaran UMK, Karawang Tertinggi, Banjar Terendah

Bandung
Mahfud MD: Terorisme Itu Kejahatan Kemanusiaan, Bukan Pejuang

Mahfud MD: Terorisme Itu Kejahatan Kemanusiaan, Bukan Pejuang

Bandung
Tanah Bergerak di Sumedang, Puluhan Rumah Retak-retak

Tanah Bergerak di Sumedang, Puluhan Rumah Retak-retak

Bandung
Aipda Sofyan, Korban Bom Bunuh Diri di Bandung, Sosok Polisi Bijaksana

Aipda Sofyan, Korban Bom Bunuh Diri di Bandung, Sosok Polisi Bijaksana

Bandung
Sempat Terjerat Perangkap Babi, Seekor Macan Tutul Jawa Dilepas di TWA Kamojang

Sempat Terjerat Perangkap Babi, Seekor Macan Tutul Jawa Dilepas di TWA Kamojang

Bandung
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung Diduga Bawa 2 Bom

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung Diduga Bawa 2 Bom

Bandung
Pelaku Bom Bandung Mantan Napi Nusakambangan, Masih 'Merah' Saat Bebas

Pelaku Bom Bandung Mantan Napi Nusakambangan, Masih "Merah" Saat Bebas

Bandung
Aniaya Orang di Kantor Desa, Kades dan Anaknya Jadi Tersangka

Aniaya Orang di Kantor Desa, Kades dan Anaknya Jadi Tersangka

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.