Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kalah di Muscab Demokrat Karawang, Cellica Sebut Akan Fokus Rampungkan Tugas sebagai Bupati Karawang

Kompas.com - 01/08/2022, 18:37 WIB
Farida Farhan,
Reni Susanti

Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com - Cellica Nurrachadiana mengaku akan fokus merampungkan tugasnya sebagai Bupati Karawang, usai kalah dalam Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat Karawang.

Cellica mengatakan, pada Muscab DPC Demokrat Karawang periode 2022-2027, ada dua calon ketua.

Pertama, Pendi Anwar yang dudukung 11 PAC. Namun 2 di antaranya dinyatakan tidak sah. Calon kedua yakni Cellica, dengan dukungan 19 PAC.

Baca juga: Bupati Karawang Cellica Melayat ke Pemakaman Eril

Cellica menyebut, ada dinamika luar biasa dan tak terduga pada tahap proses penetapan Ketua DPC Karawang terpilih.

Kompromi politik dipilih sebagai jalan tengah dan alternatif khusus, yang saat itu difasilitasi Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron pada Rabu, 13 Juli 2022.

Kompromi tersebut, ia sepakati demi merealisasi komitmen internal partai yang sudah tertulis sebelumnya saat dirinya menjabat Ketua DPC Demokrat Kabupaten Karawang.

"Itulah sebabnya sampai diumumkan secara resmi penetapan dan hasil kompromi politik tersebut, saya berprinsip menghormati seluruh proses," kata Cellica saat memberikan pernyataan resmi kepada awak media di Hotel Mercure Karawang, Senin (1/8/2022).

Baca juga: Bantah Karawang Masuk Kabupaten dengan Kemiskinan Ekstrem, Bupati Cellica: Datanya Tak seperti Itu

Cellica menyebut, Pendi Anwar secara resmi ditetapkan dan diumumkan sebagai Ketua DPC Demokrat Periode tahun 2022-2027.

Validasi informasi penetapan itu ia dapat melalui dua saluran. Pertama melalui telepon oleh Kepala BPOKK Partai Demokrat pada Minggu, 24 Juli 2022 sekitar pukul10.11 WIB.

Adapun saluran kedua melalui agenda pengumuman hasil Muscab Serentak Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat yang diberitakan media mainstream.

Cellica menyebut, Pendi Anwar telah setuju akan melaksanakan sejumlah komitmen.

Yakni pembagian waktu masa jabatan Ketua DPRD Karawang selama 2 tahun 5 bulan antara Pendi Anwar dan Budianto.

Baca juga: Kematian akibat Covid-19 di Karawang Tinggi, Ini Penjelasan Bupati Cellica

Komitmen lainnya untuk turut menopang fungsi partai yang efektif, efesien, dan produktif, Pendi akan dibantu Sekretaris Jenderal Oma Miharha Rizki, Bendahara Dedi Indra, dan BPOKK Budianto.

Lantaran purna tugas menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Karawang, Cellica mengaku akan fokus menyelesaikan tugasnya sebagai Bupati Karawang.

"Saya akan fokus menyelesaikan masa jabatan sebagai Bupati Karawang dan menjalankan amanah seluruh masyarakat Karawang," kata dia.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ijal Bunuh Didi dan Butuh 3 Jam untuk Cor Jasad Korban di Dalam Rumah di Bandung Barat

Ijal Bunuh Didi dan Butuh 3 Jam untuk Cor Jasad Korban di Dalam Rumah di Bandung Barat

Bandung
Usai Kasus Pungli di Masjid Al Jabbar, Pengelola Pasang Spanduk dan Baliho Imbauan

Usai Kasus Pungli di Masjid Al Jabbar, Pengelola Pasang Spanduk dan Baliho Imbauan

Bandung
Bonek Dilarang Hadiri Pertandingan Persib Vs Persebaya, Polisi Berjaga di Perbatasan Kota Bandung

Bonek Dilarang Hadiri Pertandingan Persib Vs Persebaya, Polisi Berjaga di Perbatasan Kota Bandung

Bandung
Kementan Bakal Beri 5.000 Pompa untuk Produksi Padi Jabar

Kementan Bakal Beri 5.000 Pompa untuk Produksi Padi Jabar

Bandung
Polisi Buru Pelaku Lain dalam Perselisihan 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Polisi Buru Pelaku Lain dalam Perselisihan 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Bandung
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Anggota Ormas 'Ngamuk' dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Anggota Ormas "Ngamuk" dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Bandung
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun, Status Turun Menjadi Waspada

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun, Status Turun Menjadi Waspada

Bandung
Kronologi 2 Ormas di Bandung Bentrok hingga 1 Orang Tewas, Berawal dari Tersenggol

Kronologi 2 Ormas di Bandung Bentrok hingga 1 Orang Tewas, Berawal dari Tersenggol

Bandung
Kayla Meninggal Usai Lari 7 Putaran 12 Menit Saat Seleksi Paskibraka

Kayla Meninggal Usai Lari 7 Putaran 12 Menit Saat Seleksi Paskibraka

Bandung
Siswi SMA di Sukabumi Meninggal Saat Ikut Seleksi Paskibraka, Ini Kronologinya

Siswi SMA di Sukabumi Meninggal Saat Ikut Seleksi Paskibraka, Ini Kronologinya

Bandung
2 Ormas Bentrok di Bandung, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

2 Ormas Bentrok di Bandung, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Bandung
Persib vs Persebaya Besok, Polisi Larang Bonek Datang ke Bandung

Persib vs Persebaya Besok, Polisi Larang Bonek Datang ke Bandung

Bandung
Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com