Hilang 12 Hari, Tukang Ojek Ditemukan Tewas di Jurang Geopark Ciletuh

Kompas.com - 05/08/2022, 10:44 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.com- Warga Kampung Legokloa, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan tewas setelah 12 hari menghilang.

Laki-laki bernama Salman (35) ditemukan dengan kondisi nyaris jadi kerangka di jurang pinggir Jalan Raya Loji-Palangpang pada Rabu (3/8/2022).

Jasad tukang ojek di Palabuhanratu itu ditemukan oleh seorang petugas kebersihan jalan.

Baca juga: Korban Hilang di Muara Sungai Opak Bantul Ditemukan Meninggal

Saat ditemukan, Salman mengenakan kaus lengan panjang hitam, celana putih, dan sepatu cokelat.

"Iya itu Salman anak saya usianya 35 tahun," ungkap orangtua Salman, Sulaeman (57) dalam video yang diterima Kompas.com, Kamis (4/8/2022).

Menurut Sulaeman, anaknya hilang sejak 23 Juli 2022.

Saat itu sekitar 15:00 WIB, ada penumpang dari pangkalan ojeknya di Bagbagan yang minta diantarkan ke Girimukti, Ciemas.

Namun, setelah itu Salman tidak kunjung pulang.

"Adiknya pulang kerja menangis, karena hingga pukul 20.00 tidak dijemput. Biasanya kakaknya yang jemput, tapi belum pulang dari Ciemas," ujar dia.

Sulaeman akhirnya pada malam itu berinisiatif bersama teman-temannya mencari Salman dengan menyusuri jalan ke Girimukti.

Baca juga: Motor Hilang Kendali lalu Tabrak Dinding Toko, Siswa SMA di Sikka Terluka Parah

Bahkan pencarian berlangsung hingga Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas.

"Pencarian sampai jam tiga subuh. Tapi anak saya tidak ditemukan," kata Sulaeman.

Dia menuturkan hingga saat ini sepeda motor yang sering digunakan Salman belum ditemukan.

Keluarga menduga Salman menjadi korban tindakan kekerasan hingga meninggal dunia

"Ini pasti ada pelakunya. Saya ingin kasusnya terungkap dan pelakunya ditangkap," harap Sulaeman.

Ditemukan pemelihara jalan

Kepala Polsek Ciemas Iptu Azhar Sunandar menjelaskan penemuan jasad awalnya oleh saksi yang sedang kerja rutin pemeliharaan jalan.

Pagi itu petugas kebersihan mencium aroma bau busuk, lalu berusaha mencari di sekitar lokasi.

Saksi melihat sebuah helm hitam strip hijau bertuliskan TGP tergeletak di kebun mahoni milik warga.

"Sekitar lima meter saksi melihat sesosok mayat laki-laki dengan posisi telungkup," jelas Azhar saat dikonfirmasi Kompas.com Kamis.

Baca juga: Sering Terjadi Tindak Asusila dan Pidana, Taman Sugema Sukabumi Ditutup Sementara

Menurut Azhar, jasad pria tanpa identitas itu ditemukan di dasar jurang dengan jarak sekitar 20 meter dari jalan raya.

Setelah menerima laporan, anggota Polsek Ciemas langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

Bersama unsur Koramil Ciemas, Puskesmas Ciemas bersama warga mengevakuasi jenazah ke RSUD Palabuhanratu.

"Kami sudah mengamankan barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi dan meminta keterangan saksi-saksi," ujar dia.

"Saat ini sedang ditangani Unit Reskrim Polsek Ciemas," sambung Azhar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teriakan Sopir Truk Saat Gagal Rem dan Meluncur Tak Terkendali di Turunan Gentong Tasikmalaya: Awas...

Teriakan Sopir Truk Saat Gagal Rem dan Meluncur Tak Terkendali di Turunan Gentong Tasikmalaya: Awas...

Bandung
Tol Sentul-Karawang Barat Segera Dibangun, Akses ke Karawang Makin Mudah

Tol Sentul-Karawang Barat Segera Dibangun, Akses ke Karawang Makin Mudah

Bandung
Ridwan Kamil Targetkan Underpass Dewi Sartika Depok Bisa Dilalui Akhir Tahun Ini

Ridwan Kamil Targetkan Underpass Dewi Sartika Depok Bisa Dilalui Akhir Tahun Ini

Bandung
Belum Ada Kasus, Dinkes Karawang Ingatkan Prokes untuk Cegah Virus Cacar Monyet

Belum Ada Kasus, Dinkes Karawang Ingatkan Prokes untuk Cegah Virus Cacar Monyet

Bandung
9 Kelas SD Negeri di Bandung Barat Digembok Ahli Waris, Pihak Sekolah Putar Otak Demi KBM Berjalan

9 Kelas SD Negeri di Bandung Barat Digembok Ahli Waris, Pihak Sekolah Putar Otak Demi KBM Berjalan

Bandung
SD Negeri di Bandung Barat Digembok Orang Mengaku Ahli Waris Pemilik Lahan

SD Negeri di Bandung Barat Digembok Orang Mengaku Ahli Waris Pemilik Lahan

Bandung
Kecelakaan Maut di Ciamis Tewaskan 8 Orang, Pikap yang Angkut 17 Orang Masuk Jurang

Kecelakaan Maut di Ciamis Tewaskan 8 Orang, Pikap yang Angkut 17 Orang Masuk Jurang

Bandung
Bertambah Satu Korban, Total 8 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pikap Masuk Jurang di Ciamis

Bertambah Satu Korban, Total 8 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pikap Masuk Jurang di Ciamis

Bandung
Kasus Pengelolaan Limbah B3 di Rancaekek, Walhi Jabar: DLH Kecolongan

Kasus Pengelolaan Limbah B3 di Rancaekek, Walhi Jabar: DLH Kecolongan

Bandung
Mobil Pikap Berpenumpang 17 Orang Masuk Jurang di Ciamis, 7 Tewas

Mobil Pikap Berpenumpang 17 Orang Masuk Jurang di Ciamis, 7 Tewas

Bandung
Update Kecelakaan Rombongan Hajatan di Ciamis, Kasatlantas: Total Korban Tewas 7 Orang

Update Kecelakaan Rombongan Hajatan di Ciamis, Kasatlantas: Total Korban Tewas 7 Orang

Bandung
8 Orang Tewas Kecelakaan di Ciamis Diduga karena Pikap yang Ditumpangi Alami Rem Blong

8 Orang Tewas Kecelakaan di Ciamis Diduga karena Pikap yang Ditumpangi Alami Rem Blong

Bandung
8 Orang Tewas Kecelakaan di Ciamis adalah Rombongan Hajatan dari Majalengka

8 Orang Tewas Kecelakaan di Ciamis adalah Rombongan Hajatan dari Majalengka

Bandung
Kecelakaan di Ciamis, Mobil Pikap Masuk Jurang, 8 Penumpang Tewas

Kecelakaan di Ciamis, Mobil Pikap Masuk Jurang, 8 Penumpang Tewas

Bandung
Kebakaran di Limbangan, Rumah Makan Tahu Sumedang Ludes Dilalap Api

Kebakaran di Limbangan, Rumah Makan Tahu Sumedang Ludes Dilalap Api

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.