Kasus Pengelolaan Limbah B3 di Rancaekek, Walhi Jabar: DLH Kecolongan

Kompas.com - 08/08/2022, 13:39 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Perusahaan cuci jeans CV Master Laundry yang berlokasi di Rancaekek Kabupaten Bandung ditutup jajaran Polresta Bandung, pada Jumat (5/8/2022) karena menimbun limbah B3.

Terkait kasus ini, Manager Advokasi dan Kampanye Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Barat, Wahyudin angkat bicara.

Pihaknya menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.

Pasalnya, perusahaan yang menimbun limbah B3 tersebut, kata Wahyudin, telah melakukan aksinya selama dua tahun tetapi baru terungkap sekarang.

Baca juga: Pabrik Cuci Jeans Rancaekek Timbun Limbah B3, DLH Bandung Akui Sulit Tembus CV Master Laundry

"Inikan artinya DLH kecolongan, 2 tahun menimbun limbah ke tanah dan baru ketahuan saat ini. Selama itu ke mana DLH. Itu yang kami pertanyakan," katanya dihubungi Kompas.com, Senin (8/8/2022).

Ia menduga, DLH tidak menjalankan pengawasan secara reguler atau pihak perusahaan tidak melaporkan kegiatan rutin yang dilaporkan per-semester.

"seharusnya tupoksi Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Penataan Hukum Lingkungan (P3HL) disetiap DLH itu ada, dan seharusnya kan melakukan pengawasan secara reguler. Atau setiap pabrik itukan diharuskan melakukan laporan per-semester, bisa 6 bulan sekali atau per triwulan," jelasnya.

Sejak tahun 2015, pihak Walhi Jabar, kata dia, telah banyak melaporkan praktik serupa yang dilakukan sejumlah pabrik di Kabupaten Bandung.

Bahkan, tahun 2017 Walhi memenangkan gugatan terhadap tiga perusahaan, salah satunya Kahatex.

"Nah dari proses rangkaian upaya kami dari 2017 sampai sekarang, meskipun kami pernah memenangkan gugatan di pengadilan, hingga saat ini praktik-praktik kenakalan industri yang membuang limbah ke sungai maupun ke tanah itu masih terjadi," ujar dia.

Tahun 2022, lanjut dia, Walhi Jabar masih mencatat adanya praktik pengelolaan limbah di beberapa wilayah di Kabupaten Bandung.

"Di Jawa Barat ada tiga wilayah yang secara masif masih praktek serupa yaitu Majalaya, Rancaekek, hingga karawang itu masih melakukan pembuangan limbah secara tidak bertanggung jawab," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Petir

Bandung
Gempa Garut Magnitudo 6,1, Plafon Rumah Lansia di Kota Tasikmalaya Ambruk

Gempa Garut Magnitudo 6,1, Plafon Rumah Lansia di Kota Tasikmalaya Ambruk

Bandung
Beredar Video Kerusakan Parah akibat Gempa Garut, Bupati: Jangan Termakan Informasi Hoaks

Beredar Video Kerusakan Parah akibat Gempa Garut, Bupati: Jangan Termakan Informasi Hoaks

Bandung
Gempa Magnitudo 6,1 Garut, 2 Rumah Warga di Cianjur Dilaporkan Rusak

Gempa Magnitudo 6,1 Garut, 2 Rumah Warga di Cianjur Dilaporkan Rusak

Bandung
Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Dinding SD di Garut Ini Ambruk

Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Dinding SD di Garut Ini Ambruk

Bandung
Oknum Polisi Cirebon Kota Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap

Oknum Polisi Cirebon Kota Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap

Bandung
3 Jenazah Tertimbun Ditemukan, Korban Gempa Cianjur Capai 334 Jiwa

3 Jenazah Tertimbun Ditemukan, Korban Gempa Cianjur Capai 334 Jiwa

Bandung
Gempa Garut Terasa hingga Cianjur, Genting Rumah Warga di Desa Kadupandak Berjatuhan

Gempa Garut Terasa hingga Cianjur, Genting Rumah Warga di Desa Kadupandak Berjatuhan

Bandung
Gempa Garut, 1 Warga Luka Ringan

Gempa Garut, 1 Warga Luka Ringan

Bandung
Gempa Cianjur, 5 Orang di Kafe Arseven Masih Tertimbun Longsor di Samping Warung Sate

Gempa Cianjur, 5 Orang di Kafe Arseven Masih Tertimbun Longsor di Samping Warung Sate

Bandung
Getaran Gempa Garut Terasa hingga Kabupaten Bandung, Warga: Guncangannya Lumayan Besar

Getaran Gempa Garut Terasa hingga Kabupaten Bandung, Warga: Guncangannya Lumayan Besar

Bandung
Gempa Darat Magnitudo 6,4 Guncang Garut, Warga: Serasa Diayun

Gempa Darat Magnitudo 6,4 Guncang Garut, Warga: Serasa Diayun

Bandung
Gempa Magnitudo 6,4 Garut Terasa hingga Kaki Gunung Gede Pangrango Lereng Selatan di Sukabumi

Gempa Magnitudo 6,4 Garut Terasa hingga Kaki Gunung Gede Pangrango Lereng Selatan di Sukabumi

Bandung
Gempa Garut Guncang Pangandaran, Warga: Gempanya Kayak Mau Tsunami Dulu Tahun 2006

Gempa Garut Guncang Pangandaran, Warga: Gempanya Kayak Mau Tsunami Dulu Tahun 2006

Bandung
Gempa Magnitudo 6.4 Guncang Wilayah Garut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6.4 Guncang Wilayah Garut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.