Marak Peredaran Rokok Ilegal di Bandung Raya, Dipasok dari Jateng dan Jatim

Kompas.com - 09/08/2022, 19:07 WIB

SUMEDANG, KOMPAS.com - Peredaran rokok ilegal atau tanpa pita cukai di kawasan Bandung Raya, Jawa Barat cukup memprihatinkan.

Banyak masyarakat di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang lebih memilih mengonsumsi rokok ilegal karena harganya jauh lebih murah.

Di Kabupaten Sumedang saja, rokok tanpa pita cukai sudah banyak beredar dan dijual bebas.

Dalam satu bungkus, berisi 20 batang rokok yang dijual dengan harga Rp 10.000. Sedangkan harga rokok ilegal berada di kisaran Rp 20.000 sampai Rp 30.000.

Kebanyakan rokok ilegal yang beredar di Bandung Raya ini datang dari Jawa Tengah dan Jawa Timur

Baca juga: Rokok Ilegal Senilai Rp 3,5 Miliar Asal Vietnam Dibakar, 3 Tersangka Ditahan

Perbandingan harga yang cukup signifikan ini, ditengarai menjadi alasan warga di wilayah Bandung Raya lebih memilih mengonsumsi rokok tanpa pita cukai.

Petugas Pemeriksa Kantor Bea dan Cukai Bandung, Wahyu W membenarkan bahwa saat ini rokok ilegal marak beredar di wilayah Bandung Raya.

Wahyu mengatakan, sepanjang tahun 2022 saja, pihaknya telah mengamankan 6 juta batang rokok ilegal di seluruh wilayah Bandung Raya ini.

"Sepanjang tahun 2022 hingga hari ini, kami telah melakukan 4.000 kali penindakan dan menyita 6 juta batang rokok ilegal di wilayah Bandung Raya, termasuk di Sumedang," ujar Wahyu kepada sejumlah wartawan saat menjadi narasumber Training of Trainer dan Bimbingan Teknis Intelejen di Hotel Kencana Jaya, Sumedang, Selasa (9/8/2022).

Wahyu mengatakan, jika dibandingkan dengan wilayah lainnya yang masuk ke kawasan Bandung Raya, peredaran rokok ilegal di wilayah Sumedang masih relatif lebih sedikit.

"Dibandingkan wilayah lainnya di Bandung Raya, di Sumedang ini kami baru melakukan 104 kali penindakan, dengan barang bukti yang kami sita berupa 300.000-an batang rokok ilegal yang berhasil disita menjadi barang bukti," tutur Wahyu.

Wahyu menyebutkan, pada umumnya, modus peredaran rokok ilegal di kawasan Bandung Raya ini tanpa memiliki pita cukai atau rokok polosan.

"Kebanyakan rokok ilegal yang beredar di Bandung Raya ini datang dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Modusnya dijual dengan polosan atau tanpa pita cukai," sebut Wahyu.

Wahyu mengatakan, Kantor Bea dan Cukai Bandung menggandeng pemerintah daerah untuk meminimalisasi peredaran rokok ilegal ini.

Baca juga: Tersangka Kasus Rokok Ilegal di Medan Menangis Saat Akan Ditahan: Saya Cuma Menjualkan...

"Kaki pemerintah daerah, kaitanya pemanfataan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) dengan melakukan berbagai kegiatan. Terutama, di bidang penegakkan hukum, seperti dengan Satpol PP di wilayah masing-masing," ujar Wahyu.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawa mengatakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang sebagai penegak peraturan daerah, harus bertindak tegas namun tetap humanis dalam melakukan penertiban di lapangan.

"Saya minta Satpol PP ini tegas untuk memberantas rokok ilegal di Sumedang, namun tetap dengan sikap humanis, jangan arogan. Saya juga ingatkan, jangan sampai ada petugas yang berani bermain dalam hal ini, saya tidak segan untuk bertindak tegas dengan memberikan sanksi jika ada anggota yang bermain dalam penertiban rokok ilegal ini," kata Erwan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sesar Garsela, Sesar Paling Aktif di Jawa Barat yang Disebut Bisa Memicu Gempa Merusak

Sesar Garsela, Sesar Paling Aktif di Jawa Barat yang Disebut Bisa Memicu Gempa Merusak

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Petir

Bandung
Gempa Garut Magnitudo 6,1, Plafon Rumah Lansia di Kota Tasikmalaya Ambruk

Gempa Garut Magnitudo 6,1, Plafon Rumah Lansia di Kota Tasikmalaya Ambruk

Bandung
Beredar Video Kerusakan Parah akibat Gempa Garut, Bupati: Jangan Termakan Informasi Hoaks

Beredar Video Kerusakan Parah akibat Gempa Garut, Bupati: Jangan Termakan Informasi Hoaks

Bandung
Gempa Magnitudo 6,1 Garut, 2 Rumah Warga di Cianjur Dilaporkan Rusak

Gempa Magnitudo 6,1 Garut, 2 Rumah Warga di Cianjur Dilaporkan Rusak

Bandung
Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Dinding SD di Garut Ini Ambruk

Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Dinding SD di Garut Ini Ambruk

Bandung
Oknum Polisi Cirebon Kota Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap

Oknum Polisi Cirebon Kota Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap

Bandung
3 Jenazah Tertimbun Ditemukan, Korban Gempa Cianjur Capai 334 Jiwa

3 Jenazah Tertimbun Ditemukan, Korban Gempa Cianjur Capai 334 Jiwa

Bandung
Gempa Garut Terasa hingga Cianjur, Genting Rumah Warga di Desa Kadupandak Berjatuhan

Gempa Garut Terasa hingga Cianjur, Genting Rumah Warga di Desa Kadupandak Berjatuhan

Bandung
Gempa Garut, 1 Warga Luka Ringan

Gempa Garut, 1 Warga Luka Ringan

Bandung
Gempa Cianjur, 5 Orang di Kafe Arseven Masih Tertimbun Longsor di Samping Warung Sate

Gempa Cianjur, 5 Orang di Kafe Arseven Masih Tertimbun Longsor di Samping Warung Sate

Bandung
Getaran Gempa Garut Terasa hingga Kabupaten Bandung, Warga: Guncangannya Lumayan Besar

Getaran Gempa Garut Terasa hingga Kabupaten Bandung, Warga: Guncangannya Lumayan Besar

Bandung
Gempa Darat Magnitudo 6,4 Guncang Garut, Warga: Serasa Diayun

Gempa Darat Magnitudo 6,4 Guncang Garut, Warga: Serasa Diayun

Bandung
Gempa Magnitudo 6,4 Garut Terasa hingga Kaki Gunung Gede Pangrango Lereng Selatan di Sukabumi

Gempa Magnitudo 6,4 Garut Terasa hingga Kaki Gunung Gede Pangrango Lereng Selatan di Sukabumi

Bandung
Gempa Garut Guncang Pangandaran, Warga: Gempanya Kayak Mau Tsunami Dulu Tahun 2006

Gempa Garut Guncang Pangandaran, Warga: Gempanya Kayak Mau Tsunami Dulu Tahun 2006

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.