Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bersolek Jelang Kualifikasi AFC U-20, Penunjuk Arah Dipasang di Stadion GBT

Kompas.com - 11/09/2022, 11:49 WIB
Ghinan Salman,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus membenahi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) untuk menyambut perhelatan Kualifikasi Piala AFC U-20 tahun 2023 pada 14 - 18 September 2022.

Beberapa pembenahan sebelumnya antara lain penguatan sinyal provider, penambahan CCTV, tribun penonton, ruang wartawan, akses jalan, penanganan bau tempat pembuangan akhir (TPA) dan masih banyak lainnya.

Penambahan fasilitas yang dilakukan saat ini adalah menambah petunjuk jalan untuk menuju ke area Stadion GBT.

Baca juga: Tinjau Kesiapan Stadion GBT Surabaya Jelang Piala AFC U20, PSSI Jatim Beri Sejumlah Catatan

Penunjuk jalan itu untuk membedakan akses antara vip area (area VIP), team entrance (pintu masuk tim official) dan Spectators Area (area penonton).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan, terkait rambu-rambu di akses jalan menuju Stadion GBT, diupayakan rampung terpasang seluruhnya.

Pemkot Surabaya memasang petunjuk jalan menuju ke area Stadion GBT. Penunjuk jalan itu untuk membedakan akses antara vip area (area VIP), team entrance (pintu masuk tim official) dan Spectators Area (area penonton).KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN Pemkot Surabaya memasang petunjuk jalan menuju ke area Stadion GBT. Penunjuk jalan itu untuk membedakan akses antara vip area (area VIP), team entrance (pintu masuk tim official) dan Spectators Area (area penonton).

Termasuk petunjuk arah untuk mempermudah penonton dari luar Surabaya, luar negeri, pendukung timnas yang bertanding, tamu VIP, dan tim official masuk ke stadion.

"Tentu kita penuhi fasilitas itu, mana yang arah pengunjung, tamu VIP mana yang official. Petunjuk jalan itu nanti disesuaikan jaraknya," kata Tundjung, dikonfirmasi Minggu (11/9/2022).

Baca juga: Kualifikasi Piala Asia U20 2023, SGBT Surabaya Terus Bersolek Sambut Laga

Penambahan rambu petunjuk arah ini merupakan tindak lanjut dari survei bersama antara Pemkot Surabaya dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Timur, kemarin (9/9/2022).

Pada saat itu, Wakil Ketua PSSI Asprov Jatim, Amir Burhanuddin menyarankan agar jalan menuju ke dalam Stadion GBT diberi petunjuk arah.

Tundjung melanjutkan, petunjuk arah itu dipasang sesuai dengan kecepatan di jalan menuju ke Stadion GBT.

Karena kendaraan yang melaju di jalan menuju ke Stadion GBT hanya dengan kecepatan rendah, maka akan dipasang di jarak yang terlalu jauh dengan lokasi tujuan.

"Bukan hanya rambu, kami juga siagakan petugas untuk standby tidak jauh dari petunjuk arah tersebut. Sehingga ketika pelaksanaan berlangsung ada yang mengarahkan, biar nggak salah arah," ujar dia.

Baca juga: SGBT Bisa Jadi Pelicin Upaya Persebaya Dapatkan Lagi Lisensi Klub AFC

Selain itu, lanjut Tundjung, Dishub Kota Surabaya juga akan mengecat marka jalan menuju ke area Stadion GBT.

Saat ini, ia juga berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya mengenai pengawalan tim official menuju ke Stadion GBT.

Sementara itu, dalam pelaksanaan AFC U-20 2022 mendatang, Dishub Surabaya tidak ada pengaturan arus lalu lintas khusus ketika tim official akan latihan dan bertanding di Stadion GBT.

"Saya rasa nggak ada pengaturan khusus, karena kan keluarnya nggak terlalu sering. Selama tidak diperlukan pengaturan khusus, akan kita lewatkan jalan seperti biasa, sesuai petunjuk arah. Kami koordinasikan lagi, begitu pula dengan pengawalan official," tutur dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ijal Bunuh Didi dan Butuh 3 Jam untuk Cor Jasad Korban di Dalam Rumah di Bandung Barat

Ijal Bunuh Didi dan Butuh 3 Jam untuk Cor Jasad Korban di Dalam Rumah di Bandung Barat

Bandung
Usai Kasus Pungli di Masjid Al Jabbar, Pengelola Pasang Spanduk dan Baliho Imbauan

Usai Kasus Pungli di Masjid Al Jabbar, Pengelola Pasang Spanduk dan Baliho Imbauan

Bandung
Bonek Dilarang Hadiri Pertandingan Persib Vs Persebaya, Polisi Berjaga di Perbatasan Kota Bandung

Bonek Dilarang Hadiri Pertandingan Persib Vs Persebaya, Polisi Berjaga di Perbatasan Kota Bandung

Bandung
Kementan Bakal Beri 5.000 Pompa untuk Produksi Padi Jabar

Kementan Bakal Beri 5.000 Pompa untuk Produksi Padi Jabar

Bandung
Polisi Buru Pelaku Lain dalam Perselisihan 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Polisi Buru Pelaku Lain dalam Perselisihan 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Bandung
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Anggota Ormas 'Ngamuk' dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Anggota Ormas "Ngamuk" dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Bandung
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun, Status Turun Menjadi Waspada

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun, Status Turun Menjadi Waspada

Bandung
Kronologi 2 Ormas di Bandung Bentrok hingga 1 Orang Tewas, Berawal dari Tersenggol

Kronologi 2 Ormas di Bandung Bentrok hingga 1 Orang Tewas, Berawal dari Tersenggol

Bandung
Kayla Meninggal Usai Lari 7 Putaran 12 Menit Saat Seleksi Paskibraka

Kayla Meninggal Usai Lari 7 Putaran 12 Menit Saat Seleksi Paskibraka

Bandung
Siswi SMA di Sukabumi Meninggal Saat Ikut Seleksi Paskibraka, Ini Kronologinya

Siswi SMA di Sukabumi Meninggal Saat Ikut Seleksi Paskibraka, Ini Kronologinya

Bandung
2 Ormas Bentrok di Bandung, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

2 Ormas Bentrok di Bandung, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Bandung
Persib vs Persebaya Besok, Polisi Larang Bonek Datang ke Bandung

Persib vs Persebaya Besok, Polisi Larang Bonek Datang ke Bandung

Bandung
Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com