Jabar Siapkan Rp 27 Miliar untuk Bantu Nelayan, Petani, dan UKM

Kompas.com - 12/09/2022, 13:50 WIB


BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan dana sekitar Rp 27 miliar untuk membantu sektor ekonomi yang terdampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Pria yang akrab disapa Emil itu menuturkan, subsidi tersebut akan dialokasikan untuk nelayan, petani, dan usaha kecil menengah (UKM).

Emil menyebut, anggaran subsidi tersebut berasal dari dana bagi hasil Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Kami terus memantau situasi ekonomi pasca-kenaikan harga BBM subsidi," ujar Emil saat memantau harga pangan di Pasar Balubur, Kota Bandung, Jawa Barat (12/9/2022).

Baca juga: Atalia Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Angkat Bicara

Pertama, selain mengawal BLT pemerintah pusat ada kewajiban dua persen dari dana bagi hasil itu dijadikan dana bansos untuk kota kabupaten.

"Jabar sediakan Rp 27 miliar yang dijadikan subsidi kepada pihak paling terdampak kenaikan BBM khusus nelayan, petani, dan UKM," tutur dia. 

Emil menambahkan, berdasarkan hasil pemantauannya, dampak kenaikan BBM belum berpengaruh terhadap kenaikan harga sejumlah komoditas pokok.

Baca juga: Elektabilitas Tinggi, Atalia Istri Ridwan Kamil Ramaikan Bursa Cawalkot Bandung

 

Hanya harga komoditas cabai yang belum turun ke harga normal karena faktor suplai.

"Hari ini saya monitor ternyata secara umum tidak terjadi kenaikan signifikan oleh BBM. Yang naik ngaruh itu hanya ikan yang tadinya Rp 20.000 dijual Rp 26.000, pas ditanya memang karena BBM naik. Lain-lain ngaruh karena suplai bukan karena BBM yaitu cabai sudah turun tapi belum harga normal jadi bukan karena suplai BBM," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat Iendra Sofyan menjelaskan, secara umum belum ada kenaikan harga komoditas di pasar Jawa Barat.

"Sesuai yang disampaikan Pak Gubernur, pertama kami juga melakukan pengawasan dan pemantauan setiap hari, tidak hanya di sini (Pasar Balubur) tapi di beberapa wilayah di Jabar," ungkap Iendra.

Disinggung soal naiknya harga ikan, Iendra menuturkan, itu disebabkan biaya transportasi dari off taker yang cenderung membengkak akibat kenaikan BBM. Oleh sebab itu, salah satu alokasi subsidi diarahkan untuk nelayan.

Baca juga: Harga BBM Naik, Ridwan Kamil Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Transportasi

"Biasanya kenaikan harga itu bukan dari petani, nelayan, atau peternak tapi dari off taker karena dia memerlukan transportasi. Apalagi, kalau off taker-nya rantai pasoknya panjang, nah ini sampai ke pasar itu akan lebih mahal," jelas Iendra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Gempa Cianjur 26 November 2022: Total Korban Meninggal 318 Orang, 14 Hilang

UPDATE Gempa Cianjur 26 November 2022: Total Korban Meninggal 318 Orang, 14 Hilang

Bandung
Kisah Abdul, dari Bali ke Cianjur demi Cari Putranya yang Hilang Terseret Longsor: Saya Ingin Ketemu karena Dia Anak Satu-satunya

Kisah Abdul, dari Bali ke Cianjur demi Cari Putranya yang Hilang Terseret Longsor: Saya Ingin Ketemu karena Dia Anak Satu-satunya

Bandung
Apindo Jabar Tolak Permenaker Penetapan Upah Minimum 2023, Uji Materiil ke MA Siap Dilakukan

Apindo Jabar Tolak Permenaker Penetapan Upah Minimum 2023, Uji Materiil ke MA Siap Dilakukan

Bandung
Akses Jalan Tertutup Longsor, Pengungsi Gempa Cianjur Terisolasi, Logistik Menipis hingga Terpaksa Makan Irit

Akses Jalan Tertutup Longsor, Pengungsi Gempa Cianjur Terisolasi, Logistik Menipis hingga Terpaksa Makan Irit

Bandung
Diberi Bantuan Televisi, Pengungsi Gempa Cianjur Gembira Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia

Diberi Bantuan Televisi, Pengungsi Gempa Cianjur Gembira Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia

Bandung
Kisah Yasin Lindungi Ibu saat Gempa Cianjur, Sempat Pingsan saat Kepala Tertimpa Reruntuhan

Kisah Yasin Lindungi Ibu saat Gempa Cianjur, Sempat Pingsan saat Kepala Tertimpa Reruntuhan

Bandung
Korban Gempa Cianjur Mengungsi di Kandang Domba, Enggan Pindah karena Sudah Biasa

Korban Gempa Cianjur Mengungsi di Kandang Domba, Enggan Pindah karena Sudah Biasa

Bandung
Cerita Korban Gempa Cianjur, Terpaksa Tinggal di Kuburan karena Rumah Rusak

Cerita Korban Gempa Cianjur, Terpaksa Tinggal di Kuburan karena Rumah Rusak

Bandung
Gempa Cianjur, Penantian Imas Menunggu Regu Penyelamat Mencari Sang Anak di Bawah Puing Reruntuhan Rumah

Gempa Cianjur, Penantian Imas Menunggu Regu Penyelamat Mencari Sang Anak di Bawah Puing Reruntuhan Rumah

Bandung
6 Pelajar Selamat Saat Angkot yang Ditumpangi Terkena Longsor Gempa Cianjur, 1 Guru dan 2 Rekannya Meninggal

6 Pelajar Selamat Saat Angkot yang Ditumpangi Terkena Longsor Gempa Cianjur, 1 Guru dan 2 Rekannya Meninggal

Bandung
Kala Pengungsi di Cianjur Bilang 'I Love You' ke Ridwan Kamil Usai Santap Sepotong Pizza

Kala Pengungsi di Cianjur Bilang "I Love You" ke Ridwan Kamil Usai Santap Sepotong Pizza

Bandung
Cerita Enan Tertimbun Tanah Bersama Istri Saat Gempa Cianjur, Tak Bisa Bergerak, Hanya Mampu Lambaikan Tangan

Cerita Enan Tertimbun Tanah Bersama Istri Saat Gempa Cianjur, Tak Bisa Bergerak, Hanya Mampu Lambaikan Tangan

Bandung
Pamit Kerja ke Tangerang, Asep Tertimbun Longsor Saat Gempa Cianjur, Korban Sedang Istirahat di Rest Area

Pamit Kerja ke Tangerang, Asep Tertimbun Longsor Saat Gempa Cianjur, Korban Sedang Istirahat di Rest Area

Bandung
Terkubur Longsoran di Cianjur, Mobil Yayasan Al Azhar Dipotong-potong untuk Evakuasi Jenazah Para Penumpang

Terkubur Longsoran di Cianjur, Mobil Yayasan Al Azhar Dipotong-potong untuk Evakuasi Jenazah Para Penumpang

Bandung
Dampak Gempa Cianjur, 363 Sekolah dan 144 Tempat Ibadah Rusak

Dampak Gempa Cianjur, 363 Sekolah dan 144 Tempat Ibadah Rusak

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.