Peredaran Narkotika Jaringan Lapas Jabar Terungkap, Kurir Tertangkap di Bandung Barat

Kompas.com - 15/09/2022, 14:04 WIB


BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bandung Barat mengungkap tahanan narkoba yang masih mengendalikan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Kasus itu terungkap setelah BNNK Bandung Barat mengamankan seorang pria berinisial IS (38). Ia diberi tugas mengantarkan sabu-sabu oleh tahanan narkoba di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang ada di Jawa Barat.

Kepala BNNK Bandung Barat AKBP M Julian mengatakan, dari hasil pendalaman pemeriksaan terhadap tersangka IS, pelaku diketahui jaringan peredaran narkoba dari Lapas.

Baca juga: Tangkap 14 Pengedar Narkoba di Lamongan, Polisi Sita 249 Gram Ganja hingga 10 Gram Sabu

"Sejauh ini yang bersangkutan mengaku sebagai kurir dengan jaringan salah satu lapas di wilayah Jawa Barat," ujar Julian saat gelar perkara di Kantor BNNK Banding Barat, Kamis (15/9/2022).

Julian menjelaskan, pelaku IS sengaja menggunakan handphone jadul untuk berkomunikasi dengan jaringan lapas dan konsumen.

Dengan demikian, pelaku bisa mengelabuhi petugas dan menghindar dari pantauan atau penyadapan petugas.

"Pelaku cukup lama dan berpengalaman bermain di peredaran narkoba ini. Sehingga pelaku sengaja menggunakan handphone jadul untuk komunikasi," papar Julian.

Baca juga: Miliki 986 Butir Pil Ekstasi, Bandar Narkoba Ditangkap Polres Binjai

Berangkat dari pengungkapan kasus ini, BNN bakal melakukan pengembangan adanya tersangka lain termasuk menelusuri jaringan lapas yang mengendalikan jual beli narkotika dari dalam penjara.

Julian mengakui, terpidana narkotika cukup mendominasi di dalam lapas. Sehingga, tidak sedikit kasus peredaran narkoba terungkap dan bertaut dengan jejaring dari balik jeruji besi.

"Jumlah pelaku terpidana kasus narkotika masih mendominasi dibandingkan dengan kasus kejahatan lainnya. Dan mungkin pelaku yang mengedarkan dengan modus dari lapas ini seakan-akan mereka seperti berlindung," tuturnya.

Akibat dari perbuatannya, tersangka IS dijerat UU Narkotika Pasal 112 Juncto 114 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

"Namun hukuman tersebut bisa menjadi hukuman seumur hidup jika tersangka terbukti sudah berkali-kali tertangkap atau residivis kasus yang sama," sebut Julian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Gempa Cianjur 26 November 2022: Total Korban Meninggal 318 Orang, 14 Hilang

UPDATE Gempa Cianjur 26 November 2022: Total Korban Meninggal 318 Orang, 14 Hilang

Bandung
Kisah Abdul, dari Bali ke Cianjur demi Cari Putranya yang Hilang Terseret Longsor: Saya Ingin Ketemu karena Dia Anak Satu-satunya

Kisah Abdul, dari Bali ke Cianjur demi Cari Putranya yang Hilang Terseret Longsor: Saya Ingin Ketemu karena Dia Anak Satu-satunya

Bandung
Apindo Jabar Tolak Permenaker Penetapan Upah Minimum 2023, Uji Materiil ke MA Siap Dilakukan

Apindo Jabar Tolak Permenaker Penetapan Upah Minimum 2023, Uji Materiil ke MA Siap Dilakukan

Bandung
Akses Jalan Tertutup Longsor, Pengungsi Gempa Cianjur Terisolasi, Logistik Menipis hingga Terpaksa Makan Irit

Akses Jalan Tertutup Longsor, Pengungsi Gempa Cianjur Terisolasi, Logistik Menipis hingga Terpaksa Makan Irit

Bandung
Diberi Bantuan Televisi, Pengungsi Gempa Cianjur Gembira Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia

Diberi Bantuan Televisi, Pengungsi Gempa Cianjur Gembira Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia

Bandung
Kisah Yasin Lindungi Ibu saat Gempa Cianjur, Sempat Pingsan saat Kepala Tertimpa Reruntuhan

Kisah Yasin Lindungi Ibu saat Gempa Cianjur, Sempat Pingsan saat Kepala Tertimpa Reruntuhan

Bandung
Korban Gempa Cianjur Mengungsi di Kandang Domba, Enggan Pindah karena Sudah Biasa

Korban Gempa Cianjur Mengungsi di Kandang Domba, Enggan Pindah karena Sudah Biasa

Bandung
Cerita Korban Gempa Cianjur, Terpaksa Tinggal di Kuburan karena Rumah Rusak

Cerita Korban Gempa Cianjur, Terpaksa Tinggal di Kuburan karena Rumah Rusak

Bandung
Gempa Cianjur, Penantian Imas Menunggu Regu Penyelamat Mencari Sang Anak di Bawah Puing Reruntuhan Rumah

Gempa Cianjur, Penantian Imas Menunggu Regu Penyelamat Mencari Sang Anak di Bawah Puing Reruntuhan Rumah

Bandung
6 Pelajar Selamat Saat Angkot yang Ditumpangi Terkena Longsor Gempa Cianjur, 1 Guru dan 2 Rekannya Meninggal

6 Pelajar Selamat Saat Angkot yang Ditumpangi Terkena Longsor Gempa Cianjur, 1 Guru dan 2 Rekannya Meninggal

Bandung
Kala Pengungsi di Cianjur Bilang 'I Love You' ke Ridwan Kamil Usai Santap Sepotong Pizza

Kala Pengungsi di Cianjur Bilang "I Love You" ke Ridwan Kamil Usai Santap Sepotong Pizza

Bandung
Cerita Enan Tertimbun Tanah Bersama Istri Saat Gempa Cianjur, Tak Bisa Bergerak, Hanya Mampu Lambaikan Tangan

Cerita Enan Tertimbun Tanah Bersama Istri Saat Gempa Cianjur, Tak Bisa Bergerak, Hanya Mampu Lambaikan Tangan

Bandung
Pamit Kerja ke Tangerang, Asep Tertimbun Longsor Saat Gempa Cianjur, Korban Sedang Istirahat di Rest Area

Pamit Kerja ke Tangerang, Asep Tertimbun Longsor Saat Gempa Cianjur, Korban Sedang Istirahat di Rest Area

Bandung
Terkubur Longsoran di Cianjur, Mobil Yayasan Al Azhar Dipotong-potong untuk Evakuasi Jenazah Para Penumpang

Terkubur Longsoran di Cianjur, Mobil Yayasan Al Azhar Dipotong-potong untuk Evakuasi Jenazah Para Penumpang

Bandung
Dampak Gempa Cianjur, 363 Sekolah dan 144 Tempat Ibadah Rusak

Dampak Gempa Cianjur, 363 Sekolah dan 144 Tempat Ibadah Rusak

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.