Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Permohonan Kasasi Ditolak, PT KAI Bakal Ajukan PK Terkait Sengketa Lahan di Bandung

Kompas.com - 16/09/2022, 18:22 WIB
Agie Permadi,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) terkait perkara kepemilikan aset di Kelurahan Garuda, Kota Bandung. Putusan tersebut diterima KAI pada 31 Agustus 2022.

Guna mempertahankan aset tersebut yang juga merupakan aset negara berupa kekayaan negara yang dipisahkan, KAI akan melakukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan kasasi tersebut ke Mahkamah Agung.

"Kami menyayangkan putusan kasasi dari Mahkamah Agung yang menolak permohonan kasasi dari KAI. Sehingga KAI berpotensi kehilangan aset yang nilainya begitu besar," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Jumat (16/9/2022).

Joni mengatakan bahwa KAI telah memiliki bukti kepemilikan berupa Sertifikat Hak Pakai No. 1 Tahun 1988 di tanah tersebut. Oleh karena itu, KAI akan berupaya maksimal untuk mempertahankan dan menjaga aset tersebut.

Baca juga: Gibran Sebut Sengketa Kompleks Taman Sriwedari Solo Segera Berakhir

Menurut Joni, Aset KAI tersebut di klaim kepemilikannya oleh Nani Sumarni dan lainnya yang mengaku sebagai ahli waris Djoemena BP Lamsi, yang memiliki luas 76.093 meter persegi.

Di atas tanah tersebut telah berdiri Rumah Perusahaan yang ditempati oleh pekerja dan pensiunan KAI, mess pekerja KAI, bangunan TK, SD, SMP, SMA, dan fasilitas umum lainnya.

Dijelaskan, perkara tanah ini mulai disengketakan di Pengadilan Negeri Bandung pada tahun 2020.

Berdasarkan Putusan Nomor 65/PDT.G/2020/PN.BDG, Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Bandung menyatakan tanah yang menjadi objek sengketa milik Nani Sumarni, dkk dan menghukum KAI untuk mengosongkan serta menyerahkannya kepada Nani Sumarni, dkk.

Terhadap putusan tersebut, KAI mengajukan banding namun ditolak oleh Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Baca juga: Sengketa Lahan dengan Perusahaan Tambang, Anggota DPRD Lahat Ditahan Polda Sumsel

Mengingat hal itu, upaya hukum kasasi pun diajukan PT KAI ke Mahkamah Agung. Namun berdasarkan Putusan Kasasi Nomor: 1741 K/Pdt/2022, permohonan kasasi KAI ditolak oleh Mahkamah Agung.

"Dengan adanya putusan kasasi dari Mahkamah Agung tersebut, KAI akan segera mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali dalam waktu dekat. KAI akan terus memperjuangkan aset negara yang telah diamanahkan kepada KAI," tegas Joni.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Pembunuhan Vina di 6 Titik Rabu Malam

Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Pembunuhan Vina di 6 Titik Rabu Malam

Bandung
Suami Istri di Bogor Curi Kotak Amal, Berdalih untuk Beli Susu Anak

Suami Istri di Bogor Curi Kotak Amal, Berdalih untuk Beli Susu Anak

Bandung
Kebun Durian Warso Farm di Bogor: Daya Tarik, Jam Buka, dan Rute

Kebun Durian Warso Farm di Bogor: Daya Tarik, Jam Buka, dan Rute

Bandung
Sengketa Proses Pilkada Garut Ditolak, Aceng Fikri 'Walkout', Ancam Laporkan Bawaslu

Sengketa Proses Pilkada Garut Ditolak, Aceng Fikri "Walkout", Ancam Laporkan Bawaslu

Bandung
Gagal Nyalip, Pelajar SMP di Sumedang Tewas Terlindas Truk

Gagal Nyalip, Pelajar SMP di Sumedang Tewas Terlindas Truk

Bandung
Berawal dari Chat Mesra, Pria Bertato Tewas Ditusuk Saat Berkendara di Bandung

Berawal dari Chat Mesra, Pria Bertato Tewas Ditusuk Saat Berkendara di Bandung

Bandung
Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Jalan Boulfat Bogor, Satu Orang Tewas

Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Jalan Boulfat Bogor, Satu Orang Tewas

Bandung
PPP, PAN, Demokrat, dan Gerindra Berkoalisi Usung Cecep Nurul Yakin di Pilkada Tasikmalaya

PPP, PAN, Demokrat, dan Gerindra Berkoalisi Usung Cecep Nurul Yakin di Pilkada Tasikmalaya

Bandung
Jenazah Bocah Diduga Korban Malapraktik di Cianjur Diotopsi, Hasil Disampaikan Pekan Depan

Jenazah Bocah Diduga Korban Malapraktik di Cianjur Diotopsi, Hasil Disampaikan Pekan Depan

Bandung
Pria di Soreang Tewas Ditusuk Anggota Geng Motor, Berawal dari Pesan 'Sayang-sayangan'

Pria di Soreang Tewas Ditusuk Anggota Geng Motor, Berawal dari Pesan "Sayang-sayangan"

Bandung
Terungkap Motif Pembunuhan di Soreang Bandung, Pelaku Cemburu

Terungkap Motif Pembunuhan di Soreang Bandung, Pelaku Cemburu

Bandung
Ini Daftar Nama Bakal Calon Wali Kota Bandung dari PDI-P dan PKS

Ini Daftar Nama Bakal Calon Wali Kota Bandung dari PDI-P dan PKS

Bandung
Kantongi Data Pencemar DAS Citarum, Bey: Kami Tindak Lanjuti

Kantongi Data Pencemar DAS Citarum, Bey: Kami Tindak Lanjuti

Bandung
Jual Sajam lewat Medsos, Seorang Remaja Ditangkap

Jual Sajam lewat Medsos, Seorang Remaja Ditangkap

Bandung
PDI-P Ingin Berkoalisi pada Pilkada Jabar, PKS: Mudah-mudahan Ada Jodohnya

PDI-P Ingin Berkoalisi pada Pilkada Jabar, PKS: Mudah-mudahan Ada Jodohnya

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com