BANDUNG, KOMPAS.com - Video yang memperlihatkan kondisi Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, yang mulai rusak dan bocor viral di media sosial.
Dari rekaman gambar yang diterima Kompas.com, kerusakan dan kebocoran terlihat di beberapa bagian ruangan. Paling mengkhawatirkan di area toilet dengan plafon yang sudah ambruk.
Bahkan dalam video tersebut, air hujan meluncur cukup deras pada salah satu bagian gedung berlatar rangkaian bendera berbagai negara.
Baca juga: Gedung Merdeka di Bandung: Sejarah, Fungsi, dan Arsitek
Beberapa foto juga memperlihatkan petugas menyiapkan beberapa ember untuk menampung cucuran air hujan di beberapa ruangan.
Sejumlah dinding juga tampak retak dan lembab akibat kebocoran. Di bagian kanan bawah foto itu tercantum 3 September 2022 sebagai tanggal pengambilan gambar.
Video tersebut juga ramai diperbincangkan di media sosial. Berdasarkan penelusuran, video itu ramai setelah diunggah pemilik akun @txtdaribandung di Twitter pada Senin (19/9/2022) malam.
Warganet pun menyayangkan kondisi ikon Kota Bandung itu yang tak terawat.
"@ridwankamil tolong dibenahi Pak, mau ajak anak2 ke sana. Nanti mereka sedih kalau ga sesuai bangunannya. Takut salah fokus malah ke masalah bangunannya," tulis pemilik akun @armezahfauzi.
"Pengen banget ke museum ini belum dikasih kesempatan, masa sih padahal tempat bersejarah kaya gini gak dirawat dengan baik, braga aja dibagusin giliran tempat kaya gini gak diurus," ujar pemilik akun @AUliatkamu.
Baca juga: 120 Anggota DPRD Jabar Resmi Dilantik di Gedung Merdeka
Kepala Museum Konferensi Asia Afrika Dahlia Kusuma Dewi membenarkan kondisi itu. Namun, kata dia, saat ini bagian yang rusak sedang diperbaiki.
"Jadi memang betul itu bocor betul, tapi sekarang sedang diperbaiki," ucap Dahlia.
Menurut dia, proses renovasi membutuhkan waktu dan persiapan matang mengingat Gedung Merdeka sebagai cagar budaya.
"Jadi karena ini kan gedung cagar budaya, jadi prosesnya waktu itu agak panjang. Pemprov sudah sejak pertengahan tahun pun sudah siap. Cuman harus izin dulu, karena cagar budaya di sini itu ada tim ahli cagar budaya," jelasnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.