Kompas.com - 23/09/2022, 18:28 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Berdiri tahun 1988, Bakmi Pelita 2 menjadi salah satu kuliner legendaris di Kota Bandung.

Pada awalnya, olahan mi yang dipopulerkan pedagang-pedagang Tiongkok ke Indonesia ini berlokasi di Pagarsih, Bandung.

Lalu tahun 1998 pemiliknya pindah ke daerah Surapati, tepatnya berada di Gang Pelita II No 3 dan mengubah namanya menjadi Bakmi Pelita 2.

Baca juga: Nasi Merah Sayur Cabai Hijau, Kuliner Legendaris Asli Gunungkidul

Pendiri kedai Bakmi ini adalah Ny Lie Ngiun Tjie. Saat ini sudah dikelola oleh generasi keduanya, Erik. Nama Pelita 2 sendiri terinspirasi dari nama Gang lokasi mereka berjualan.

“Banyak yang mengira kalau ini cabang yang kedua. Tapi sebenernya bukan. Jadi di sini ada Gang Pelita I, II, III. Nah biar orang tidak bingung, dinamailah Bakmi Pelita 2 disamakan dengan nama gang di sini," jelas Erik.

Keunikan

Hal yang membedakan Bakmi Pelita 2 dengan kedai bakmi yang lainnya adalah mi-nya yang masih dibuat dengan cara tradisional.

“Cara pembuatannya simpel. Pertama kita meracik tepung, telur, dan sebagainya. Dan tahap keduanya yang lucu, jadi adonan yang masih kasar disimpan di atas meja, lalu ada bambu panjang, nanti ada orang yang naikin bambunya kaya naik kuda, terus diratain," ungkapnya.

"Nah ini emang tradisional sekali dan jarang, karena capek banget. Dan untuk mi yang dihasilkannya paling bisa 13-15 kg per hari,” imbuh Erik.

Baca juga: Kuliner Legendaris Toko You Bandung Gratiskan Mie Baso untuk Pejuang Isoman, Cukup WA ke Nomor Ini

Salah satu pelanggan setia Bakmi Pelita 2, Iyo mengakui kelezatannya.

“Tekstur mi nya enak. Beda dari kedai bakmi yang lain, makanya saya beli di sini terus,” aku Iyo.

Bagi yang ingin mencoba Bakmi Pelita 2 tetapi bingung memilih menu, bisa memilih menu favorit. Yaitu bakmi asin rica bakso pangsit.

Sedangkan bagi penyuka rasa manis bisa mencoba menu bakmi manis rica katsu, karena dua menu ini memang menjadi andalan di Bakmi Pelita 2.

Untuk harga seporsinya mulai dari Rp 22.000-32.000. Kedai ini buka dari pukul 11.00–20.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Bandung
Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Bandung
Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Bandung
Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Bandung
Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Bandung
Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Bandung
Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Bandung
Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Bandung
Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Bandung
Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bandung
Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Bandung
Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Siapkan Pengawalan Tim Persija dan Official

Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Siapkan Pengawalan Tim Persija dan Official

Bandung
Jaminkan Mobil, Guru di Pangandaran yang Gunakan Tabungan Siswa Siap Kembalikan Rp 119 Juta Sebelum 18 Oktober

Jaminkan Mobil, Guru di Pangandaran yang Gunakan Tabungan Siswa Siap Kembalikan Rp 119 Juta Sebelum 18 Oktober

Bandung
2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

Bandung
Kronologi Polisi Terima 'Uang Damai', Ternyata Ditawari Sopir Rp 600.000 dan Diambil Rp 200.000

Kronologi Polisi Terima "Uang Damai", Ternyata Ditawari Sopir Rp 600.000 dan Diambil Rp 200.000

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.