Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

Kompas.com - 30/09/2022, 11:39 WIB
M. Elgana Mubarokah,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 2.721 kendaraan angkutan umum (Angkot) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) gratis.

Ribuan angkutan umum tersebut mengantre di SPBU Cipetir Jalan Raya Soreang-Banjaran, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, hal ini dilakukan guna pengendalian inflasi, setelah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan barang pokok lainnya.

Baca juga: Tarif Angkot di Balikpapan Naik, Organda: Mending Beri BLT, Kami Sudah Mau Gulung Tikar

Sebanyak 2.000 liter lebih bahan bakar jenis Pertalite, serta 126 liter bahan bakar solar disiapkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung.

"Jumlah trayek yang mendapat subsidi BBM sebanyak 58 trayek dengan rincian untuk trayek lokal sebanyak 41 trayek,  trayek perbatasan sebanyak 16 trayek, dan untuk angkutan kawasan tertentu sebanyak 1 trayek," katanya kepada awak media, Jumat (30/9/2022).

Sebanyak 2.721 Angkutan Umum di Kabupaten Bandung Mendapat Subsidi Transfortasi Umum, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan langkah tersebut merupakan upaya dari pengendalian inflasi di Kabupaten BandungKOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah Sebanyak 2.721 Angkutan Umum di Kabupaten Bandung Mendapat Subsidi Transfortasi Umum, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan langkah tersebut merupakan upaya dari pengendalian inflasi di Kabupaten Bandung

Dadang menjelaskan, 58 Rayon atau trayek angkot di Kabupaten Bandung tersebut, bakal menerima subsidi sebanyak 35 liter bensin.

"Nantinya, 35 liter itu dikalikan tiga bulan, kurang lebih hampir 105 liter ini diberikan gratis untuk para angkot yang ada di Kabupaten Bandung," kata Bupati.

Baca juga: Tekan Inflasi, Dinas Pertanian Nunukan Bagikan Beras Gratis untuk 100 Sopir Angkot

Anggaran pemberian subsidi BBM untuk supir angkot tersebut, kata dia, berasal dari pergeseran APBD Kabupaten Bandung.

 

Ia menyampaikan, anggaran untuk menyikapi inflasi di Kabupaten Bandung sebesar Rp 22 miliar.

Kemudian ada penambahan DID (Dana Insentif Daerah) Rp 8,9 miliar, sehingga totalnya mencapai Rp 31 miliar.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua masyarakat Kabupaten Bandung, atas dukungannya, selain kepada para Kepala OPD, para camat, kepala desa, RW, RT, semua pihak, sehingga inflasi ini bisa ditekan," tutur dia.

Baca juga: Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Dadang mengklaim Kabupaten Bandung berhasil menekan angka inflasi yang awalnya 4,94 persen, kini menjadi 4,1 persen.

"hari kemarin BI (Bank Indonesia) melaporkan dan menginformasikan bahwa Kabupaten Bandung saat ini inflasi berada di 4,1 persen," imbuhnya.

Bupati Bandung berharap dengan adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bandung, bisa membantu kesulitan para pengusaha angkot dan para sopir angkot yang ada di Kabupaten Bandung.

"Juga kepada para penumpang jangan khawatir, kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung akan selalu hadir untuk mengawasi bagaimana keberlangsungannya, tentunya fokus untuk bagaimana mengimbangi inflasi," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Pesan Gibran di Karawang: Kalau Ada Serangan Jangan Dibalas

Pesan Gibran di Karawang: Kalau Ada Serangan Jangan Dibalas

Bandung
Akhir Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Mempelai Wanita Pilih Pisah dengan 'Suami'

Akhir Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Mempelai Wanita Pilih Pisah dengan "Suami"

Bandung
Cerita Kepala KUA Dijanjikan “Sesuatu” jika Bersedia Nikahkan Pasangan Sesama Jenis di Cianjur

Cerita Kepala KUA Dijanjikan “Sesuatu” jika Bersedia Nikahkan Pasangan Sesama Jenis di Cianjur

Bandung
Komitmen Berantas Korupsi, Mahfud MD: Kami Peluru Tak Terkendali

Komitmen Berantas Korupsi, Mahfud MD: Kami Peluru Tak Terkendali

Bandung
Didapuk Jadi Warga Kehormatan Sunda, Mahfud MD Dapat Sapaan Uwak

Didapuk Jadi Warga Kehormatan Sunda, Mahfud MD Dapat Sapaan Uwak

Bandung
Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur Diadakan secara Siri Setelah Ditolak KUA

Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur Diadakan secara Siri Setelah Ditolak KUA

Bandung
Mahfud Sebut Indeks Korupsi Indonesia Turun gara-gara Revisi UU KPK

Mahfud Sebut Indeks Korupsi Indonesia Turun gara-gara Revisi UU KPK

Bandung
Kasus Dugaan 'Bullying' Siswa SD di Sukabumi Dilaporkan sejak Oktober, Polisi Sebut Masih Diselidiki

Kasus Dugaan "Bullying" Siswa SD di Sukabumi Dilaporkan sejak Oktober, Polisi Sebut Masih Diselidiki

Bandung
Ralat Pernyataan, Mahfud MD Pastikan OTT KPK Sudah Cukup Bukti

Ralat Pernyataan, Mahfud MD Pastikan OTT KPK Sudah Cukup Bukti

Bandung
Tangis Wariha, Anak Kesayangannya Tewas Dianiaya Polisi di Subang: Salah Anak Saya Apa?

Tangis Wariha, Anak Kesayangannya Tewas Dianiaya Polisi di Subang: Salah Anak Saya Apa?

Bandung
7 Cara Unik Dedi Mulyadi Sosialisasikan Prabowo-Gibran: Lomba Joget Gemoy

7 Cara Unik Dedi Mulyadi Sosialisasikan Prabowo-Gibran: Lomba Joget Gemoy

Bandung
Kampanye di Tanah Kelahirannya Kuningan, Anies Tawarkan Program 'Pasar Amin'

Kampanye di Tanah Kelahirannya Kuningan, Anies Tawarkan Program "Pasar Amin"

Bandung
Kronologi Pernikahan Mempelai Pria Ternyata Wanita di Cianjur, Akad Nikah Sempat Dilarang Kades

Kronologi Pernikahan Mempelai Pria Ternyata Wanita di Cianjur, Akad Nikah Sempat Dilarang Kades

Bandung
Mempelai Pria yang Ternyata Wanita Memaksa Dinikahkan di KUA, Tolak Berikan Dokumen Identitas

Mempelai Pria yang Ternyata Wanita Memaksa Dinikahkan di KUA, Tolak Berikan Dokumen Identitas

Bandung
Usai Sehari Menikah, Baru Ketahuan Mempelai Pria Ternyata Wanita

Usai Sehari Menikah, Baru Ketahuan Mempelai Pria Ternyata Wanita

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com