Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Data BPS: Jumlah Pengangguran di Banten Menurun, Jabar Tertinggi di Indonesia

Kompas.com - 08/11/2022, 12:32 WIB
Muhamad Syahrial

Editor

KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Banten pada periode Agustus 2022 mencapai 8,09 persen atau 523 ribu orang dari total penduduk.

Angka tersebut turun bila dibandingkan dengan periode Agustus 2021 yang mencapai 8,98 persen atau 562 ribu orang.

Kepala BPS Provinsi Banten, Dody Herlando mengatakan, Kabupaten Serang tercatat memiliki jumlah penganggur terbanyak di Provinsi Banten, yakni 10,61 persen, naik bila dibandingkan periode Agustus 2021 yang sebesar 10,58 persen.

Posisi selanjutnya ditempati Pandeglang dengan angka 9,24 persen, Lebak 8,55 persen, Kota Serang 8,17 persen, Kota Cilegon 8,10 persen, Kabupaten Tangerang 7,88 persen, Kota Tangerang 7,16 persen.

Baca juga: Angka Pengangguran di Jateng Turun hingga 44.000 Orang

"Sedangkan (TPT) terendah ada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yakni sebesar 6,59 persen, mengalami penurunan dari 2021 sebesar 8,60 persen," ujar Dody melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (7/11/2022).

Tingkat Pengangguran Terbuka di semua provinsi di Indonesia menurut data BPS

Sebelumnya, BPS pusat telah merilis berita resmi statistik bertajuk "Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Agustus 2022".

Berdasarkan data tersebut, BPS menyebut bahwa TPT di Indonesia sebesar 5,86 persen atau 8,41 juta orang per Agustus 2022, turun sebanyak 0,63 persen bila dibandingkan dengan kondisi pada periode Agustus 2021 yang mencapai 6,49 persen.

Dengan begitu, dilansir dari laman resmi BPS pada Selasa (8/11/2022), dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar 6 orang penganggur.

Kepala BPS, Margo Yuwono mengatakan bahwa penurunan jumlah pengangguran merupakan bukti bahwa pemilihan ekonomi di Indonesia berjalan baik.

Baca juga: BPS: Kabupaten Serang Sumbang Pengangguran Tertinggi di Banten

“Sejalan dengan membaiknya perekonomian Indonesia, kondisi ketenagakerjaan juga terus membaik. Terlihat dari angka TPT kita pada Agustus 2022 sebesar 5,86 persen, turun bila dibandingkan Agustus 2021,” kata Margo dalam konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2022, Senin (7/11/2022), dikutip dari channel YouTube BPS Statistics, Selasa (8/11/2022).

Sementara itu, Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi dengan TPT tertinggi di Indonesia pada periode Agustus 2022 ini dengan jumlah 8,31 persen, sedangkan yang terkecil ditempati Sulawesi Barat (Sulbar) dengan TPT sebesar 2,34 persen.

Meski begitu, jumlah penganggur di semua provinsi di Indonesia saat ini mengalami penurunan dibandingkan periode Agustus 2021.

Baca juga: BPS Catat Maumere Alami Deflasi Sebesar 0,8 Persen, Ini Penyebabnya

Berikut ini data TPT berdasarkan provinsi per Agustus 2022 yang dirilis BPS pada Senin (7/11/2022):

- Aceh: 6,17 persen

- Sumatra Utara: 6,16 persen

- Sumatra Barat: 6,28 persen

- Riau: 4,37 persen

- Jambi: 4,59 persen

- Sumatra Selatan: 4,63 persen

- Bengkulu: 3,59 persen

- Lampung: 4,52 persen

- Kepulauan Bangka Belitung: 4,77 persen

- Kepulauan Riau: 8,23 persen

- DKI Jakarta: 7,18 persen

- Jawa Barat: 8,31 persen

- Jawa Tengah: 5,57 persen

- Yogyakarta: 4,06 persen

- Jawa Timur: 5,49 persen

- Banten: 8,09 persen

- Bali: 4,80 persen

- Nusa Tenggara Barat: 2,89 persen

- Nusa Tenggara Timur: 3,54 persen

- Kalimantan Barat: 5,11 persen

- Kalimantan Tengah: 4,26 persen

- Kalimantan Selatan: 4,74 persen

- Kalimantan Timur: 5,71 persen

- Kalimantan Utara: 4,33 persen

- Sulawesi Utara: 6,61 persen

- Sulawesi Tengah: 3,00 persen

- Sulawesi Selatan: 4,51 persen

- Sulawesi Tenggara: 3,36 persen

- Gorontalo: 2,58 persen

- Sulawesi Barat: 2,34 persen

- Maluku: 6,88 persen

- Maluku Utara: 3,98 persen

- Papua Barat: 5,37 persen

- Papua: 2,83 persen

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Serang, Rasyid Ridho | Editor: Gloria Setyvani Putri), BPS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Pesan Gibran di Karawang: Kalau Ada Serangan Jangan Dibalas

Pesan Gibran di Karawang: Kalau Ada Serangan Jangan Dibalas

Bandung
Akhir Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Mempelai Wanita Pilih Pisah dengan 'Suami'

Akhir Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Mempelai Wanita Pilih Pisah dengan "Suami"

Bandung
Cerita Kepala KUA Dijanjikan “Sesuatu” jika Bersedia Nikahkan Pasangan Sesama Jenis di Cianjur

Cerita Kepala KUA Dijanjikan “Sesuatu” jika Bersedia Nikahkan Pasangan Sesama Jenis di Cianjur

Bandung
Komitmen Berantas Korupsi, Mahfud MD: Kami Peluru Tak Terkendali

Komitmen Berantas Korupsi, Mahfud MD: Kami Peluru Tak Terkendali

Bandung
Didapuk Jadi Warga Kehormatan Sunda, Mahfud MD Dapat Sapaan Uwak

Didapuk Jadi Warga Kehormatan Sunda, Mahfud MD Dapat Sapaan Uwak

Bandung
Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur Diadakan secara Siri Setelah Ditolak KUA

Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur Diadakan secara Siri Setelah Ditolak KUA

Bandung
Mahfud Sebut Indeks Korupsi Indonesia Turun gara-gara Revisi UU KPK

Mahfud Sebut Indeks Korupsi Indonesia Turun gara-gara Revisi UU KPK

Bandung
Kasus Dugaan 'Bullying' Siswa SD di Sukabumi Dilaporkan sejak Oktober, Polisi Sebut Masih Diselidiki

Kasus Dugaan "Bullying" Siswa SD di Sukabumi Dilaporkan sejak Oktober, Polisi Sebut Masih Diselidiki

Bandung
Ralat Pernyataan, Mahfud MD Pastikan OTT KPK Sudah Cukup Bukti

Ralat Pernyataan, Mahfud MD Pastikan OTT KPK Sudah Cukup Bukti

Bandung
Tangis Wariha, Anak Kesayangannya Tewas Dianiaya Polisi di Subang: Salah Anak Saya Apa?

Tangis Wariha, Anak Kesayangannya Tewas Dianiaya Polisi di Subang: Salah Anak Saya Apa?

Bandung
7 Cara Unik Dedi Mulyadi Sosialisasikan Prabowo-Gibran: Lomba Joget Gemoy

7 Cara Unik Dedi Mulyadi Sosialisasikan Prabowo-Gibran: Lomba Joget Gemoy

Bandung
Kampanye di Tanah Kelahirannya Kuningan, Anies Tawarkan Program 'Pasar Amin'

Kampanye di Tanah Kelahirannya Kuningan, Anies Tawarkan Program "Pasar Amin"

Bandung
Kronologi Pernikahan Mempelai Pria Ternyata Wanita di Cianjur, Akad Nikah Sempat Dilarang Kades

Kronologi Pernikahan Mempelai Pria Ternyata Wanita di Cianjur, Akad Nikah Sempat Dilarang Kades

Bandung
Mempelai Pria yang Ternyata Wanita Memaksa Dinikahkan di KUA, Tolak Berikan Dokumen Identitas

Mempelai Pria yang Ternyata Wanita Memaksa Dinikahkan di KUA, Tolak Berikan Dokumen Identitas

Bandung
Usai Sehari Menikah, Baru Ketahuan Mempelai Pria Ternyata Wanita

Usai Sehari Menikah, Baru Ketahuan Mempelai Pria Ternyata Wanita

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com