Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Teka-teki Mobil yang Menabrak Mahasiswi Cianjur Selvi Amalia, Audi 8 atau Innova Rombongan Polisi?

Kompas.com - 27/01/2023, 06:46 WIB
Rachmawati

Editor

Di saat bersamaan melintas kendaraan yang diduga menabrak Selvi. Diduga kendaraan tersebut adalah rombongan pejabat.

Selvi mengalami luka di kepala dan ia masih mengenakan helm dengan posisi terkunci.

Keluarga bantah pernyataan polisi

Sementara itu pihak keluarga Selvi justru membantah keterangan Kapolres Cianjur mengenai ciri-ciri mobil pelaku.

Kuasa hukum keluarga korban, Yudi Junadi menjelaskan, fakta yang disampaikan polisi bertolak belakang dengan bukti-bukti yang sudah dikumpulkan.

"Tidak ada itu mobil Audi di lokasi kejadian. Kita sudah mengumpulkan bukti yang menabrak adalah mobil anggota iring-iringan pejabat kepolisian," kata dia, Rabu (25/1/2023).

Berdasarkan bukti rekaman CCTV, kendaraan yang menabrak Selvi merupakan mobil jenis Toyota Innova berwarna hitam.

Baca juga: Warga Ceritakan Kondisi Mahasiswi Selvi Amalia Usai Ditabrak hingga Tak Ada yang Berani Evakuasi Korban

"Mobil tersebut ikut rombongan, bahkan terparkir di TKP kasus Wowon 'Serial Killer' di Kampung Babakan Mande, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Bahkan ada goresan bekas gesekan di bemper bagian depan sebelah kanan," ucap dia.

Fakta tersebut didapatkan dari mahasiswa Cianjur yang ikut menelusuri kasus tabrak lari yang menewaskan Selvi.

"Berdasarkan hasil penelusuran rekan-rekan mahasiswa, mobil Toyota Innova yang terparkir di lokasi Wowon Cs itu disimpan, pengemudinya naik mobil lain, dan sekitar pukul 22.00 WIB malam baru diambil lagi," kata Yudi.

Selain itu, berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, mobil Innova tersebut berada dalam rombongan iring-iringan patwal Polisi.

Baca juga: Cerita Warga Saksikan Tabrak Lari yang Tewaskan Mahasiswi Cianjur Selvi Amalia

"Tidak hanya itu, di mobil tersebut pun terdapat goresan. Goresan yang terdapat di mobil itu tinggal dibawa ke Labotarium Forensik (Labfor)," katanya

Yudi sendiri tak mengetahui persis apakah mobil Audi tersebut melintas sebelum atau sesudah terjadinya kecelakaan.

"Saya gak tau, yang penting dalam rombongan itu tidak ada mobil Audi. Tetapi saya cenderung mobil Audi itu sebelumnya, karena jaraknya jauh, dan harus melihat CCTV yang berdurasi lebih panjang," katanya.

Dia menambahkan, dalam rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, setelah terjadi kecelakaan, sejumlah warga spontan melihat ke arah jalan. Dan itu terjadi setelah rombongan melintas.

"Reaksi warga tersebut membuktikan bahwa di situ terjadi kecelakaan. Sedangkan menurut Kapolres harus ada saksi yang melihat benar persis kecelakaannya, padahal kan itu bukti petunjuk bagi polisi," ucapnya.

Baca juga: Cerita Warga Saksikan Tabrak Lari yang Tewaskan Mahasiswi Cianjur Selvi Amalia

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

'One Way' Puncak Bogor ke Jakarta Berakhir, Arus Lalin dari 2 Arah Normal

"One Way" Puncak Bogor ke Jakarta Berakhir, Arus Lalin dari 2 Arah Normal

Bandung
Jalur Gentong Tasikmalaya Macet Parah, Kendaraan Tak Bergerak 2,5 Jam

Jalur Gentong Tasikmalaya Macet Parah, Kendaraan Tak Bergerak 2,5 Jam

Bandung
Cerita Polisi Tolong Pemudik Menggigil di Dalam Gubuk

Cerita Polisi Tolong Pemudik Menggigil di Dalam Gubuk

Bandung
Viral, Unggahan Bengkel di Puncak Bogor Getok Harga Ganti Ban Serep, Ini Klarifikasinya

Viral, Unggahan Bengkel di Puncak Bogor Getok Harga Ganti Ban Serep, Ini Klarifikasinya

Bandung
70 Anak Terpisah dengan Keluarganya di Pantai Pangandaran

70 Anak Terpisah dengan Keluarganya di Pantai Pangandaran

Bandung
KCIC Ungkap Penyebab Genangan Air di Gerbong Whoosh

KCIC Ungkap Penyebab Genangan Air di Gerbong Whoosh

Bandung
Urai Kemacetan di Tasikmalaya, Polisi Berlakukan 'One Way' di Nagreg

Urai Kemacetan di Tasikmalaya, Polisi Berlakukan "One Way" di Nagreg

Bandung
52.000 Kendaraan Melintas di Jalur Nagreg dari Arah Tasikmalaya Menuju Bandung

52.000 Kendaraan Melintas di Jalur Nagreg dari Arah Tasikmalaya Menuju Bandung

Bandung
Anak 9 Tahun Sesak Napas Saat Hampir Tiba di Kampung Halaman, Dokter Ungkap Penyebabnya

Anak 9 Tahun Sesak Napas Saat Hampir Tiba di Kampung Halaman, Dokter Ungkap Penyebabnya

Bandung
Curug Cinulang di Jawa Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Curug Cinulang di Jawa Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Bandung
Arus Kendaraan Meningkat, 'One Way' Diterapkan dari Puncak Bogor ke Jakarta

Arus Kendaraan Meningkat, "One Way" Diterapkan dari Puncak Bogor ke Jakarta

Bandung
Tabung Gas 12 Kilogram Meledak di Puncak Bogor, Satu Keluarga Luka Bakar 70 Persen

Tabung Gas 12 Kilogram Meledak di Puncak Bogor, Satu Keluarga Luka Bakar 70 Persen

Bandung
Kawasan Pantai Anyer Penuh, Pengunjung Diminta Putar Balik

Kawasan Pantai Anyer Penuh, Pengunjung Diminta Putar Balik

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Bandung
Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Karawang, 1 Orang Tewas

Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Karawang, 1 Orang Tewas

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com