Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Rumah Mewah di Cimahi Ambruk

Kompas.com - 27/01/2023, 18:32 WIB
Bagus Puji Panuntun,
Reni Susanti

Tim Redaksi


CIMAHI, KOMPAS.com - Tak ada angin tak ada hujan, sebuah rumah mewah dua lantai di Jalan Budi, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, tiba-tiba runtuh pada Jumat (27/1/2023) siang.

Detik-detik ambruknya rumah mewah milik Anwar Aminudin (69), disaksikan warga yang kebetulan melintas di Jalan Budi.

Saat kejadian, kelurahan setempat sudah mengantisipasi agar petugas memantau kondisi rumah tersebut, sementara penghuni rumah mengungsi terlebih dahulu.

Baca juga: Tersapu Angin, Rumah Ambruk Rata Tanah, Pemilik Mengungsi ke Musala

"Kejadiannya waktu orang-orang lagi salat Jumat. Kebetulan saya diminta memantau bangunan itu sama pihak kelurahan," kata Yayat, Linmas Kelurahan Pasirkaliki sekaligus saksi mata ambruknya rumah mewah itu.

Menurut Yayat, pemilik rumah sebelumnya sudah menyadari bahaya rumah dua tingkat itu. Sebab, beberapa retakan tembok sebelumnya sudah terlihat di beberapa bagian bangunan.

"Jadi saya dengar keretek-keretek dulu, mungkin pagarnya tergencet. Nah langsung rumahnya ambruk, masuk ke saluran kali di pinggir rumah juga," paparnya.

Baca juga: Hujan 3 Jam, Sejumlah Desa di Probolinggo Terendam Banjir, 1 Rumah Ambruk

Pemilik rumah dan para tetangga juga sudah mengkhawatirkan kondisi itu. Terlebih rumah tersebut berdiri di tepi aliran anak sungai di mana tanggul penahan bibir sungai sebelum kejadian juga terlihat mengalami retak-retak.

Akibat dari aliran air di anak sungai itu, bantaran sungai semakin tergerus dan mengikis fondasi bangunan.

Imbasnya, hampir setengah dari bangunan mewah itu runtuh menutup ke badan anak sungai.

"Kayaknya fondasi bangunannya tergerus air, jadi rapuh sampai akhirnya ambruk. Alhamdulillah nggak ada korban, soalnya dari pagi itu pemiliknya sudah diminta mengungsi," sebut Yayat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan mengatakan, dari hasil assessment petugas BPBD di lokasi kejadian, ambruknya rumah dua lantai itu disebabkan karena fondasi rumah yang berdekatan dengan bibir sungai tergerus aliran air.

"Jadi awalnya itu ada keretakan kirmir sungai yang terjadi sejak dua minggu lalu. Jadi ketika kirmirnya ambruk, lalu ikut menarik rumah dan akhirnya ambruk," ujar Andy.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 2 Perempuan Pelaku TPPO Modus Kawin Kontrak di Cianjur

Polisi Tangkap 2 Perempuan Pelaku TPPO Modus Kawin Kontrak di Cianjur

Bandung
KCIC: Penumpang Whoosh Naik 40 Persen di H+4 Lebaran

KCIC: Penumpang Whoosh Naik 40 Persen di H+4 Lebaran

Bandung
Taman Goa Sunyaragi Cirebon Dikunjungi 1.000-an Turis Selama Lebaran

Taman Goa Sunyaragi Cirebon Dikunjungi 1.000-an Turis Selama Lebaran

Bandung
Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Arteri Kota Cirebon di H+5 Lebaran

Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Arteri Kota Cirebon di H+5 Lebaran

Bandung
Kesal karena Nego Harga, Pria di Bandung Bunuh Wanita PSK di Apartemen

Kesal karena Nego Harga, Pria di Bandung Bunuh Wanita PSK di Apartemen

Bandung
Situ Wanayasa di Purwakarta: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Situ Wanayasa di Purwakarta: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Bandung
Dishub Cirebon: 261.420 Kendaraan Kembali ke Jakarta di H+5 Lebaran

Dishub Cirebon: 261.420 Kendaraan Kembali ke Jakarta di H+5 Lebaran

Bandung
Bisa Pingsan, Penumpang KA Arus Balik Diimbau Tak Bawa Barang Berlebih

Bisa Pingsan, Penumpang KA Arus Balik Diimbau Tak Bawa Barang Berlebih

Bandung
Bocah 5 Tahun Hilang Terseret Arus Selokan di Garut, Bupati Turun Tangan

Bocah 5 Tahun Hilang Terseret Arus Selokan di Garut, Bupati Turun Tangan

Bandung
Mayat Wanita Penuh Luka Ditemukan di Apartemen Bandung, Diduga Korban Pembunuhan

Mayat Wanita Penuh Luka Ditemukan di Apartemen Bandung, Diduga Korban Pembunuhan

Bandung
143.800 Kendaraan Melintasi Jalur Nagreg, Puncak Arus Balik Terlewati

143.800 Kendaraan Melintasi Jalur Nagreg, Puncak Arus Balik Terlewati

Bandung
Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, 1 Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, 1 Orang Tewas

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Arus Balik, Kendaraan di Tol Purbaleunyi Bakal Dialihkan ke Jalur Arteri Lewat GT Cikamuning

Arus Balik, Kendaraan di Tol Purbaleunyi Bakal Dialihkan ke Jalur Arteri Lewat GT Cikamuning

Bandung
Tol Japek Padat, 'Contraflow' hingga Japek Selatan Difungsionalkan

Tol Japek Padat, "Contraflow" hingga Japek Selatan Difungsionalkan

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com