Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gempa Banten M 5,2, Pelajar SD di Sukabumi Terluka Tertimpa Plafon Kelas

Kompas.com - 07/02/2023, 14:57 WIB
Budiyanto ,
Reni Susanti

Tim Redaksi

SUKABUMI, KOMPAS.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 berpusat di Muarabinuangeun, Banten, Selasa (7/2/2023) pagi, melukai seorang pelajar sekolah dasar (SD) di Sukabumi, Jawa Barat.

Insiden ini terjadi di SDN Cisalimar, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan. Korban bernama Novia (8 tahun). Ia mengalami luka ringan pada kaki kiri.

Data Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, gempa merusak bangunan SDN Cisalimar, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan.

Baca juga: Gempa M 5,2 Guncang Banten, Belum Ada Laporan Kerusakan

"Satu pelajar kelas dua mengalami luka ringan di bagian kaki sebelah kiri akibat tertimpa internit, dan sudah ditangani," ungkap Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna saat dikonfirmasi Kompas.com melalui WhatsApp, Selasa siang

Daeng menjelaskan, gempa bumi berdampak merusak bangunan SDN Cisalimar di ruang kelas 2, kelas 3, dan ruang kantor. Di kedua kelas tersebut, jumlah siswa mencapai 65 orang.

"Kerusakannya ringan di bagian plafonnya berjatuhan. Di antaranya mengenai pelajar hingga luka ringan," jelas dia.

Baca juga: Ayah Aniaya 2 Anaknya di Cimahi, Si Bungsu Disiksa Sampai Meninggal

Ia menuturkan, pascagempa Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kabandungan mengecek lokasi kejadian, berkoordinasi dengan perangkat Desa Cipeuteuy dan Kecamatan Kabandungan.

"P2BK melakukan assessment dan juga memberikan imbauan kepada guru dan pelajar agar tetap waspada," tutur Daeng.

Berita sebelumnya, sejumlah warga di beberapa wilayah Sukabumi, Jawa Barat, berhamburan ke luar rumah saat getaran gempa magnitudo 5,2 yang berpusat di Muarabinuangeun, Banten, terasa hingga Sukabumi.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa terkini berkekuatan M 5,2 mengguncang wilayah Muarabinuangeun, Banten pada pukul 7.35 WIB.

Episenter gempa berada di titik koordinat 7,43 LS dan 105,88 BT, tepatnya 66 km tenggara Muarabinuangeun, Banten atau 69 km Barat Daya Bayah, Banten.

Kedalaman gempa ini 10 kilometer di bawah permukaan laut. Kendati pusat gempa di laut, namun tidak berpotensi tsunami.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ijal Bunuh Didi dan Butuh 3 Jam untuk Cor Jasad Korban di Dalam Rumah di Bandung Barat

Ijal Bunuh Didi dan Butuh 3 Jam untuk Cor Jasad Korban di Dalam Rumah di Bandung Barat

Bandung
Usai Kasus Pungli di Masjid Al Jabbar, Pengelola Pasang Spanduk dan Baliho Imbauan

Usai Kasus Pungli di Masjid Al Jabbar, Pengelola Pasang Spanduk dan Baliho Imbauan

Bandung
Bonek Dilarang Hadiri Pertandingan Persib Vs Persebaya, Polisi Berjaga di Perbatasan Kota Bandung

Bonek Dilarang Hadiri Pertandingan Persib Vs Persebaya, Polisi Berjaga di Perbatasan Kota Bandung

Bandung
Kementan Bakal Beri 5.000 Pompa untuk Produksi Padi Jabar

Kementan Bakal Beri 5.000 Pompa untuk Produksi Padi Jabar

Bandung
Polisi Buru Pelaku Lain dalam Perselisihan 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Polisi Buru Pelaku Lain dalam Perselisihan 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Bandung
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Anggota Ormas 'Ngamuk' dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Anggota Ormas "Ngamuk" dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Bandung
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun, Status Turun Menjadi Waspada

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun, Status Turun Menjadi Waspada

Bandung
Kronologi 2 Ormas di Bandung Bentrok hingga 1 Orang Tewas, Berawal dari Tersenggol

Kronologi 2 Ormas di Bandung Bentrok hingga 1 Orang Tewas, Berawal dari Tersenggol

Bandung
Kayla Meninggal Usai Lari 7 Putaran 12 Menit Saat Seleksi Paskibraka

Kayla Meninggal Usai Lari 7 Putaran 12 Menit Saat Seleksi Paskibraka

Bandung
Siswi SMA di Sukabumi Meninggal Saat Ikut Seleksi Paskibraka, Ini Kronologinya

Siswi SMA di Sukabumi Meninggal Saat Ikut Seleksi Paskibraka, Ini Kronologinya

Bandung
2 Ormas Bentrok di Bandung, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

2 Ormas Bentrok di Bandung, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Bandung
Persib vs Persebaya Besok, Polisi Larang Bonek Datang ke Bandung

Persib vs Persebaya Besok, Polisi Larang Bonek Datang ke Bandung

Bandung
Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com