Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Geram dengan Komplotan Serial Killer Cianjur, Warga Tendang Pagar Rumah Wowon cs hingga Roboh

Kompas.com - 02/03/2023, 20:59 WIB
Firman Taufiqurrahman,
Reni Susanti

Tim Redaksi

CIANJUR, KOMPAS.com – Geram dengan perbuatan komplotan pembunuh berantai Wowon Cs, warga merusak tembok pagar rumah Solihin alias Duloh hingga roboh di Kampung Babakan Mande, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciiranjang, Cianjur, Jawa Barat.

Informasi yang diperoleh Kompas.com dari warga di lokasi, pagar tembok tersebut roboh beberapa waktu lalu setelah ditendang sejumlah warga.

“Kalau malam itu anak-anak, pemuda yang lewat suka tendang pagar tembok itu sampai roboh seperti ini. Soalnya juga tidak ada penyangga besinya,” kata Ujang (54), warga setempat kepada Kompas.com, Kamis (2/3/2023).

Baca juga: Detik-Detik Wiwin Dibunuh Serial Killer Wowon dkk: Mamah Kemana, Pak?

Namun, Ujang tidak bisa memastikan warga mana yang telah melakukan tindakan tersebut.

“Biasanya malam, yang melintas saja, tendang gitu, lama-lama ambruk pagarnya,” ujar dia.

Warga lain, Nur (49) menambahkan, sejak peristiwa pembunuhan terkuak, lokasi di sekitar rumah tersangka sepi, bahkan warga memilih berjalan memutar.

"Kalau selepas Magrib itu pasti sepi saja. Padahal, dulu jam 10 malam itu masih ramai sama orang yang lewat," ucap Nur.

Baca juga: Rekonstruksi Serial Killer Wowon dkk di Cianjur, Pelaku Disoraki Warga Bukan Manusia

Selain kondisi tembok pagar rumah Duloh yang rusak, lobang tempat mengubur jenazah dua korban yang terletak di belakang rumah tersangka juga sudah ditutupi.

Akibatnya penyidik Polda Metro Jaya terpaksa kembali menggali saat hendak melakukan rekontruksi kasus serial killer tersebut.

Gelaran rekonstruksi yang menghadirkan tiga tersangka, yakni Wowon alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Solehudin itu sendiri cukup menyita perhatian warga setempat.

Di tengah guyuran hujan, ratusan warga tampak memadati rumah Duloh dan Wowon yang berjarak tak begitu jauh untuk menyaksikan reka adegan demi adegan yang diperagakan ketiga tersangka.

Di dua lokasi ini, Wowon cs mengubur tiga jenazah korban dalam dua lubang berbeda, yakni di belakang rumah Duloh dan pekarangan rumah Wowon.

Warga yang menyaksikan tampak geram dan beberapa di antaranya tak bisa menahan kekesalannya dengan meneriaki para tersangka.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ijal Bunuh Didi dan Butuh 3 Jam untuk Cor Jasad Korban di Dalam Rumah di Bandung Barat

Ijal Bunuh Didi dan Butuh 3 Jam untuk Cor Jasad Korban di Dalam Rumah di Bandung Barat

Bandung
Usai Kasus Pungli di Masjid Al Jabbar, Pengelola Pasang Spanduk dan Baliho Imbauan

Usai Kasus Pungli di Masjid Al Jabbar, Pengelola Pasang Spanduk dan Baliho Imbauan

Bandung
Bonek Dilarang Hadiri Pertandingan Persib Vs Persebaya, Polisi Berjaga di Perbatasan Kota Bandung

Bonek Dilarang Hadiri Pertandingan Persib Vs Persebaya, Polisi Berjaga di Perbatasan Kota Bandung

Bandung
Kementan Bakal Beri 5.000 Pompa untuk Produksi Padi Jabar

Kementan Bakal Beri 5.000 Pompa untuk Produksi Padi Jabar

Bandung
Polisi Buru Pelaku Lain dalam Perselisihan 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Polisi Buru Pelaku Lain dalam Perselisihan 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Bandung
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Anggota Ormas 'Ngamuk' dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Anggota Ormas "Ngamuk" dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Bandung
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun, Status Turun Menjadi Waspada

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun, Status Turun Menjadi Waspada

Bandung
Kronologi 2 Ormas di Bandung Bentrok hingga 1 Orang Tewas, Berawal dari Tersenggol

Kronologi 2 Ormas di Bandung Bentrok hingga 1 Orang Tewas, Berawal dari Tersenggol

Bandung
Kayla Meninggal Usai Lari 7 Putaran 12 Menit Saat Seleksi Paskibraka

Kayla Meninggal Usai Lari 7 Putaran 12 Menit Saat Seleksi Paskibraka

Bandung
Siswi SMA di Sukabumi Meninggal Saat Ikut Seleksi Paskibraka, Ini Kronologinya

Siswi SMA di Sukabumi Meninggal Saat Ikut Seleksi Paskibraka, Ini Kronologinya

Bandung
2 Ormas Bentrok di Bandung, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

2 Ormas Bentrok di Bandung, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Bandung
Persib vs Persebaya Besok, Polisi Larang Bonek Datang ke Bandung

Persib vs Persebaya Besok, Polisi Larang Bonek Datang ke Bandung

Bandung
Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com