Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dipecat Usai Sebut "Maneh" ke Ridwan Kamil, Sabil Tak Kena "Blacklist", Masih Bisa Berkarier sebagai Guru

Kompas.com - 17/03/2023, 14:43 WIB
Muhamad Syahrial

Editor

KOMPAS.com - M. Sabil Fadhillah (34), Guru salah satu SMK di Cirebon, Jawa Barat, masih bisa melanjutkan kariernya sebagai tenaga pengajar.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah X Jabar, Ambar Triwidodo memastikan tak ada "blacklist" untuk Sabil yang telah diberhentikan dari sekolah tempatnya mengajar.

Ambar menjelaskan, dalam dunia pendidikan tak ada istilah blacklist, sehingga Sabil masih bisa melanjutkan pengabdiannya sebagai seorang guru.

"Guru tetap guru, tidak ada istilah blacklist dalam profesi mulia tersebut," kata Ambar, dikutip dari TribunJabar.id, Jumat (17/3/2023).

Ambar menyampaikan, SMK tempat Sabil mengajar juga telah membuka peluang bila guru yang telah mengabdi selama 14 tahun itu ingin kembali.

Baca juga: Batal Dipecat Usai Komentar di IG Ridwan Kamil, Sabil Pilih Tak Lanjut Mengajar, Ini Alasannya

"Tidak ada larangan bagi yang bersangkutan, mau melanjutkan pengabdian di sekolah sebelumnya atau sekolah lainnya," ujar Ambar.

Tak ada arahan pemberhentian Sabil

Ambar menegaskan, pihaknya sejak awal tidak menerima dan memberi arahan agar sekolah memberhentikan Sabil usai menyebut Ridwan Kamil dengan kata sapaan 'maneh' di kolom komentar akun Instagram Gubernur Jabar tersebut.

Dia mengaku, pihaknya hanya meminta yayasan yang menaungi SMK tempat Sabil mengajar menegur salah satu tenaga pendidiknya itu.

"Dari awal tidak ada pemberhentian sehingga yang bersangkutan juga tetap bisa mengajar, bahkan dapodiknya belum dicabut," ucap Ambar.

Menurutnya, tugas KCD Pendidikan Wilayah X Jabar juga berkomitmen untuk menyejahterakan para guru, terutama yang masih berstatus honorer seperti Sabil.

Baca juga: Sosok Sabil, Guru Honorer yang Dipecat gara-gara Kritik Ridwan Kamil, Sudah 2 Kali Diberi SP oleh Sekolah

"Untuk semua guru, mari didik anak-anak kita menjadi anak-anak yang berekarakter baik untuk mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin di bidang pendidikan," tandasnya.

Tanggapan Sabil

Sebelumnya, Sabil dipecat dari pekerjaannya usai melontarkan kritik di kolom komentar akun Instagram Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, pada Selasa (14/3/2023).

Sabil menerima surat pemberhentian dari pihak yayasan yang menaungi sekolah tempatnya mengajar pada Rabu (15/3/2023).

Usai kejadian tersebut, pria yang telah berprofesi sebagai guru sejak tahun 2014 itu mengaku mendapat pelajaran berharga.

"Tentunya, ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga, khususnya bagi diri saya pribadi," kata Sabil, dikutip dari TribunCirebon.com, Jumat (17/3/2023).

Baca juga: Kritik yang Membuat Guru Sabil Dipecat dan Klarifikasi Ridwan Kamil

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

'One Way' Puncak Bogor ke Jakarta Berakhir, Arus Lalin dari 2 Arah Normal

"One Way" Puncak Bogor ke Jakarta Berakhir, Arus Lalin dari 2 Arah Normal

Bandung
Jalur Gentong Tasikmalaya Macet Parah, Kendaraan Tak Bergerak 2,5 Jam

Jalur Gentong Tasikmalaya Macet Parah, Kendaraan Tak Bergerak 2,5 Jam

Bandung
Cerita Polisi Tolong Pemudik Menggigil di Dalam Gubuk

Cerita Polisi Tolong Pemudik Menggigil di Dalam Gubuk

Bandung
Viral, Unggahan Bengkel di Puncak Bogor Getok Harga Ganti Ban Serep, Ini Klarifikasinya

Viral, Unggahan Bengkel di Puncak Bogor Getok Harga Ganti Ban Serep, Ini Klarifikasinya

Bandung
70 Anak Terpisah dengan Keluarganya di Pantai Pangandaran

70 Anak Terpisah dengan Keluarganya di Pantai Pangandaran

Bandung
KCIC Ungkap Penyebab Genangan Air di Gerbong Whoosh

KCIC Ungkap Penyebab Genangan Air di Gerbong Whoosh

Bandung
Urai Kemacetan di Tasikmalaya, Polisi Berlakukan 'One Way' di Nagreg

Urai Kemacetan di Tasikmalaya, Polisi Berlakukan "One Way" di Nagreg

Bandung
52.000 Kendaraan Melintas di Jalur Nagreg dari Arah Tasikmalaya Menuju Bandung

52.000 Kendaraan Melintas di Jalur Nagreg dari Arah Tasikmalaya Menuju Bandung

Bandung
Anak 9 Tahun Sesak Napas Saat Hampir Tiba di Kampung Halaman, Dokter Ungkap Penyebabnya

Anak 9 Tahun Sesak Napas Saat Hampir Tiba di Kampung Halaman, Dokter Ungkap Penyebabnya

Bandung
Curug Cinulang di Jawa Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Curug Cinulang di Jawa Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Bandung
Arus Kendaraan Meningkat, 'One Way' Diterapkan dari Puncak Bogor ke Jakarta

Arus Kendaraan Meningkat, "One Way" Diterapkan dari Puncak Bogor ke Jakarta

Bandung
Tabung Gas 12 Kilogram Meledak di Puncak Bogor, Satu Keluarga Luka Bakar 70 Persen

Tabung Gas 12 Kilogram Meledak di Puncak Bogor, Satu Keluarga Luka Bakar 70 Persen

Bandung
Kawasan Pantai Anyer Penuh, Pengunjung Diminta Putar Balik

Kawasan Pantai Anyer Penuh, Pengunjung Diminta Putar Balik

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Bandung
Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Karawang, 1 Orang Tewas

Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Karawang, 1 Orang Tewas

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com