Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lagi, Polisi Gagalkan Pengiriman 400.000 Petasan Asal Indramayu, Hendak Dikirim ke Cirebon

Kompas.com - 30/03/2023, 21:48 WIB
Muhamad Syahri Romdhon,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

CIREBON, KOMPAS.com – Anggota Polsek Kesambi, Cirebon, Jawa Barat, mengamankan mobil bak yang membawa 40 dus berisi 400.000 petasan berbagai jenis.

Pemilik membungkus petasan dengan terpal rongsok untuk mengelabui petugas. Petasan dari Indramayu itu hendak diedarkan di wilayah Kota Cirebon. 

Baca juga: Polisi Sita 27.600 Petasan yang Akan Diedarkan di Cirebon

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Indra Ariek Sentanu, menyampaikan, awalnya anggota Polsek Kesambi sedang melakukan razia intensif pada Rabu (29/3/2023) petang.

Baca juga: Racik Petasan Belajar dari YouTube, 2 Pemuda di Grobogan Diringkus Polisi

 

Petugas kemudian mendapatkan informasi akan ada transaksi pengiriman petasan skala besar.

“Patroli ini di jam-jam rawan, jam yang dianggap lengah. Namun, justru di jam tersebut polisi siaga, sehingga berhasil melakukan pengamanan pengiriman petasan tersebut,” kata Ariek saat ditemui Kompas.com usai pemusnahan miras di kantor Balai Kota Cirebon, Kamis (30/3/2023).

Polisi kemudian memberhentikan sebuah mobil bak dengan nomor polisi E 8129 KW, di jalur utama Pantura Kota Cirebon.

Sopir truk sempat mengelak dan menyebut barang yang dibawanya merupakan barang rongsok. 

Petugas yang tidak percaya langsung membongkar dan melihat beberapa tumpuk dus berisi petasan berbagai jenis.

Petugas kemudian membawa dua penumpang dan mobil berikut seluruh muatan di dalamnya ke Polsek Kesambi untuk diperiksa.

Pemilik akhirnya mengakui bahwa petasan tersebut berasal dari Kabupaten Indramayu dan hendak dijual ke salah satu pembeli di Kota Cirebon.

Petasan akan diedarkan di wilayah Kota Cirebon dengan jumlah 40 karton yang berisi 400,000 petasan berbagai merk.

Petugas kepolisian terus berkerja sama dengan berbagai lapisan masyarakat untuk mendapatkan laporan yang meresahkan.

Polisi juga melakukan razia secara intensif di berbagai tempat.

Razia petasan dilakukan untuk mengantisipasi adanya tawuran petasan dan tawuran sarung yang terus marak di berbagai wilayah.

Sebelumnya, anggota Polsek Utara Barat, Cirebon Kota, Jawa Barat, juga menggagalkan pengiriman puluhan ribu petasan di perbatasan kota dan Kabupaten Cirebon, Senin (27/3/2023) petang.

Petasan yang dibawa dari Indramayu, Jabar, ini hendak ditransaksikan melalui sistem Cash On Delivery (COD) atau bayar di tempat di pusat kota.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Aksi Duel Siswa di Cianjur, Berawal Saling Tantang di Medsos

Video Viral Aksi Duel Siswa di Cianjur, Berawal Saling Tantang di Medsos

Bandung
Ular Sanca 2,8 Meter Masuk Rumah di Cimahi, Warga Heboh

Ular Sanca 2,8 Meter Masuk Rumah di Cimahi, Warga Heboh

Bandung
Remaja Tanpa Identitas Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat di Indramayu

Remaja Tanpa Identitas Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat di Indramayu

Bandung
Aksi Brutal Pelajar Cianjur, Adu Jotos hingga Saling Piting dan Banting

Aksi Brutal Pelajar Cianjur, Adu Jotos hingga Saling Piting dan Banting

Bandung
Lama Tak Diperbaiki, Ruang Kelas SMP di Argabintana Cianjur Ambruk

Lama Tak Diperbaiki, Ruang Kelas SMP di Argabintana Cianjur Ambruk

Bandung
Tembakkan Pistol Saat Didatangi Serikat Buruh, Pria di Sumut Ditahan

Tembakkan Pistol Saat Didatangi Serikat Buruh, Pria di Sumut Ditahan

Bandung
Polisi Selidiki Dugaan Gratifikasi Perjalanan Umrah Pejabat di Cianjur

Polisi Selidiki Dugaan Gratifikasi Perjalanan Umrah Pejabat di Cianjur

Bandung
Gedung The Historich, Cagar Budaya yang Pernah Jadi Tempat Hiburan Tentara Belanda

Gedung The Historich, Cagar Budaya yang Pernah Jadi Tempat Hiburan Tentara Belanda

Bandung
Pemprov Jabar 'Curi Start' dari Agenda Pandawara Group Bersihkan Pantai Cibutun Loji di Sukabumi

Pemprov Jabar "Curi Start" dari Agenda Pandawara Group Bersihkan Pantai Cibutun Loji di Sukabumi

Bandung
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Cianjur, Tangan Terikat dan Kepala Luka

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Cianjur, Tangan Terikat dan Kepala Luka

Bandung
Beredar Video Duel Pelajar di Cianjur, 17 Orang dari 2 Sekolah Ditangkap

Beredar Video Duel Pelajar di Cianjur, 17 Orang dari 2 Sekolah Ditangkap

Bandung
Residivis di Banjar Incar Apotek, Curi Obat-obatan Psikotropika

Residivis di Banjar Incar Apotek, Curi Obat-obatan Psikotropika

Bandung
Setelah 3 Bulan Kering Kerontang Dilanda Kemarau, Tasikmalaya Mulai Diguyur Hujan

Setelah 3 Bulan Kering Kerontang Dilanda Kemarau, Tasikmalaya Mulai Diguyur Hujan

Bandung
Terbujuk Janji Kerja dengan Gaji Besar di Australia, 29 Orang Jadi Korban TPPO

Terbujuk Janji Kerja dengan Gaji Besar di Australia, 29 Orang Jadi Korban TPPO

Bandung
Teka-teki Asal Sampah di Pantai Cibutun Loji Sukabumi, Pj Gubernur Jabar Curigai Sumber Limbah

Teka-teki Asal Sampah di Pantai Cibutun Loji Sukabumi, Pj Gubernur Jabar Curigai Sumber Limbah

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com