Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tol Cisumdawu Beroperasi Penuh 15 April tapi Ada 4 Jembatan Masih Dikerjakan

Kompas.com - 31/03/2023, 07:53 WIB
Teuku Muhammad Valdy Arief

Editor

KOMPAS.com-Jalan Tol l Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dijadwalkan beroperasi penuh pada 15 April 2023 atau sepekan jelang Idul Fitri 1444 Hijriah. 

Namun, proses pembangunan jalan bebas hambatan itu belum sepenuhnya rampung pengerjaannya. 

Hingga kini masih ada empat jembatan di Jalan Tol Cisumdawu yang belum selesai dibangun. 

Baca juga: Bisa Dilalui Pemudik, Tol Cisumdawu Beroperasi Penuh 15 April 2023

Keempat jembatan itu adalah Jembatan Cikondang sepanjang 202 meter di seksi 4A; Jembatan Conggeang sepanjang 636 meter di seksi 5A; Jembatan Kedondong 744 meter di seksi 5B; dan Jembatan Gunung Puyuh sepanjang 216 meter di seksi 5B.

Sebagian dari jembatan itu pembangunannya baru dimulai dua bulan lalu.

"Kecuali yang Gunung Puyuh masih dalam progres. Kasarnya, ini jembatan Sangkuriang (dikebut pengerjaannya)," kata Direktur Teknik PT CKJT, Bagus Medi, kepada Tribun Jabar.id, Kamis (30/3/2023).

Bagus menyebutkan, pengerjaan sejumlah jembatan itu terkendala dengan cuaca di lokasi yang terus diguyur hujan.

Baca juga: Tarif Tol Cisumdawu 2023

PT CKJT yang mengerjakan jalan tol itu menggunakan strategi penimbunan dengan geofoam agar proses pengerjaan jembatan bisa terus dilakukan.

"Bahan ringan disusun sebagai timbunan. Material tanah kena hujan lembek, ini tidak," kata Bagus.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sekda Jabar Pastikan Tak Ada WFH bagi ASN di Pelayanan Publik

Sekda Jabar Pastikan Tak Ada WFH bagi ASN di Pelayanan Publik

Bandung
Dicemari Pungli, Pemprov Jabar Evaluasi Pengelolaan Masjid Al Jabbar

Dicemari Pungli, Pemprov Jabar Evaluasi Pengelolaan Masjid Al Jabbar

Bandung
Pengendara Wajib Bayar jika Lewati Portal di Desa Tasikmalaya Ini, Mobil Rp 2.000

Pengendara Wajib Bayar jika Lewati Portal di Desa Tasikmalaya Ini, Mobil Rp 2.000

Bandung
Sejoli Tepergok Mau Kuburkan Bayi Hasil Hubungan Gelap di Jatinangor

Sejoli Tepergok Mau Kuburkan Bayi Hasil Hubungan Gelap di Jatinangor

Bandung
Cerita Polisi Tolong Pemudik Vertigo dan Terjebak di Jalur 'Contraflow'

Cerita Polisi Tolong Pemudik Vertigo dan Terjebak di Jalur "Contraflow"

Bandung
Kronologi Sopir Taksi 'Online' di Bandung Dirampok hingga Alami 70 Jahitan

Kronologi Sopir Taksi "Online" di Bandung Dirampok hingga Alami 70 Jahitan

Bandung
Perjuangan Aiptu Yosep Tangkap Perampok Taksi Online di Bandung

Perjuangan Aiptu Yosep Tangkap Perampok Taksi Online di Bandung

Bandung
Pelaku Pungli Masjid Al Jabbar Ditangkap, Sekda: Saya Minta Maaf

Pelaku Pungli Masjid Al Jabbar Ditangkap, Sekda: Saya Minta Maaf

Bandung
Kronologi Tukang Kebun di Bandung Barat Bunuh Honorer dan Kubur Mayatnya di Dapur

Kronologi Tukang Kebun di Bandung Barat Bunuh Honorer dan Kubur Mayatnya di Dapur

Bandung
Sidak ke Masjid Al Jabbar, Sekda Jabar Ancam Para Pelaku Pungli

Sidak ke Masjid Al Jabbar, Sekda Jabar Ancam Para Pelaku Pungli

Bandung
Libur Lebaran Berakhir, Kebun Raya Cibodas Masih Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran Berakhir, Kebun Raya Cibodas Masih Diserbu Wisatawan

Bandung
Pengelolaan Tak Optimal, PAD Pantai Selatan Tasikmalaya Kecil

Pengelolaan Tak Optimal, PAD Pantai Selatan Tasikmalaya Kecil

Bandung
Upah Tak Dibayar, Alasan Tukang Kebun Bunuh dan Cor Pria di Bandung Barat

Upah Tak Dibayar, Alasan Tukang Kebun Bunuh dan Cor Pria di Bandung Barat

Bandung
Pembunuh Pria yang Mayatnya Dicor di Bandung Barat Ternyata Tukang Kebun Kompleks

Pembunuh Pria yang Mayatnya Dicor di Bandung Barat Ternyata Tukang Kebun Kompleks

Bandung
Pembunuh Pria yang Mayat Korbannya Dicor di Bandung Barat Ditangkap

Pembunuh Pria yang Mayat Korbannya Dicor di Bandung Barat Ditangkap

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com