KOMPAS.com - Polisi telah menetapkan tersangka dalam kasus pengendara motor gede (moge) tabrak santri di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar).
Sosok yang menjadi tersangka ialah T (55), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jakarta.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Jabar Kombes Wibowo mengatakan, saat terlibat kecelakaan dengan korban, T mengendarai Piaggio bernomor polisi B 4363 SZI.
"Salah satu kendaraan yang terlibat adalah kendaraan dengan kategori moge karena memiliki cc 1.400. Moge dilihat cc mesinnya. Ini masuk kategori moge," ujarnya dalam konferensi pers di Markas Polda Jabar, Senin (29/5/2023).
Baca juga: Tabrak Santri di Ciamis, Biker Moge Asal Jakarta Jadi Tersangka
Lalu, di motor tersebut juga tertempel stiker acara "Wingday" yang digelar di Kabupaten Pangandaran, Jabar. Kegiatan itu diikuti oleh para pencinta moge.
Wibowo menuturkan, T turut hadir dalam acara tersebut bersama belasan rekannya. Meski hadir di kegiatan itu, tetapi Wibowo menegaskan bahwa T bukan merupakan anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI).
"Datang meramaikan kegiatan sebagai simpatisan meramaikan datang tanpa undangan," ucapnya.
Baca juga: Polisi Tegaskan Biker Moge Penabrak Santri di Ciamis Bukan Anggota HDCI
Pada Sabtu (27/5/2023) siang, ketika melintas di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya di jalan raya Ciamis-Tasikmalaya, di wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Ciamis, T yang waktu itu hendak kembali ke tempat asalnya, terlibat kecelakaan dengan korban.
Kala itu, T hendak mendahului korban yang mengendarai sepeda motor matik. Namun, motor T menyenggol Yamaha Aerox korban. Korban lantas terjatuh.
Menurut keterangan T, dirinya tak menyadari bersenggolan dengan korban, sehingga tetap melanjutkan perjalanan. Ia baru mengetahui insiden tersebut setelah videonya viral di media sosial.
Baca juga: Usai Videonya Viral, Pengendara Moge Penabrak Santri di Ciamis Serahkan Diri
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.