Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Berebut Gepokan Uang Ditemukan Dalam Saluran Air di Sumedang

Kompas.com - 07/06/2023, 17:20 WIB
Aam Aminullah,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

SUMEDANG, KOMPAS.com- Warga Dusun Cimuja, Desa Cimuja, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat berebut uang kertas pecahan Rp 1.000 yang ditemukan dalam kantong kresek di saluran air.

Uang itu ditemukan seorang anak yang sedang bermain layang-layang pada Selasa (6/6/2023) sekitar 14.00 WIB.

Video warga berebutan uang itu beredar viral di media sosial.

Baca juga: Kisah Sudaryanto, Petugas Kebersihan Stasiun Tugu Yogyakarta, Temukan Uang Rp 40 Juta dan Dikembalikan ke Pemiliknya

Sekretaris Desa Cimuja Lukman Hakim adanya peristiwa tersebut.

"Kejadiannya kemarin siang, itu uang kertas pecahan Rp 1.000 emisi tahun 2022. Kondisinya ada yang masih dalam kantong kresek dan berlumpur," ujar Lukman kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu siang.

Uang kertas pecahan Rp 1.000 yang ditemukan di saluran air wilayah Cimalaka, Sumedang, Jabar.KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH Uang kertas pecahan Rp 1.000 yang ditemukan di saluran air wilayah Cimalaka, Sumedang, Jabar.

Lukman menuturkan, total uang dalam kantong kresek tersebut tidak diketahui secara pasti karena saat ditemukan warga berebut untuk saling mendapatkannya.

"Warga yang kebetulan ada di lokasi berebut mendapatkan uang itu setelah tahu dalam kantong kresek ada puluhan gepok uang," tutur Lukman.

Baca juga: Rumah Pria di Sidoarjo Digeledah, Polisi Temukan Uang Palsu Rp 5,8 Juta Siap Diedarkan

Lukman menyebutkan, uang tersebut pun kini dimiliki sejumlah warga yang berebut itu.

"Uangnya memang basah dan berlumpur. Jadi, warga yang memiliki uang itu membawanya untuk kemudian dibersihkan dan dijemur," sebut Lukman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hujan Deras di Garut, Longsor Timpa 4 Rumah, 3 Orang Tertimbun

Hujan Deras di Garut, Longsor Timpa 4 Rumah, 3 Orang Tertimbun

Bandung
Nasib Pilu Anis Dibakar Suaminya Berujung Maut, 3 Minggu Derita Luka Bakar 89 Persen

Nasib Pilu Anis Dibakar Suaminya Berujung Maut, 3 Minggu Derita Luka Bakar 89 Persen

Bandung
Angin Puting Beliung Terbesar di Cimaung, Gemuruh Macam Suara Pesawat

Angin Puting Beliung Terbesar di Cimaung, Gemuruh Macam Suara Pesawat

Bandung
Belasan Pelaku UMKM Disabilitas Buka Sentra Kuliner di Lembang

Belasan Pelaku UMKM Disabilitas Buka Sentra Kuliner di Lembang

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Lebat

Bandung
Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Bandung Bertambah Jadi 65

Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Bandung Bertambah Jadi 65

Bandung
Derita Penyintas Gempa Cianjur, Melahirkan di Tenda Darurat karena Tak Ada Uang

Derita Penyintas Gempa Cianjur, Melahirkan di Tenda Darurat karena Tak Ada Uang

Bandung
3 Pria Tertabrak Kereta Api di Bandung, 1 Tewas

3 Pria Tertabrak Kereta Api di Bandung, 1 Tewas

Bandung
Video Viral Ratusan Warga Geruduk Maling Motor di Balaidesa Setupatok Cirebon

Video Viral Ratusan Warga Geruduk Maling Motor di Balaidesa Setupatok Cirebon

Bandung
Diguyur Hujan, Tebing Setinggi 120 Meter Longsor Memutus Jalan di Bandung Barat

Diguyur Hujan, Tebing Setinggi 120 Meter Longsor Memutus Jalan di Bandung Barat

Bandung
Pj Bupati Bandung Barat Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Pasar Cigasong Majalengka

Pj Bupati Bandung Barat Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Pasar Cigasong Majalengka

Bandung
Cerita ODGJ di Indramayu, Dicerai Suami, Diperkosa Tetangga hingga Hamil

Cerita ODGJ di Indramayu, Dicerai Suami, Diperkosa Tetangga hingga Hamil

Bandung
Praktik Kawin Kontrak di Cianjur, Tarifnya Capai Rp 100 Juta, Targetnya Wisatawan Asal Timur Tengah

Praktik Kawin Kontrak di Cianjur, Tarifnya Capai Rp 100 Juta, Targetnya Wisatawan Asal Timur Tengah

Bandung
2 Anak Meninggal karena DBD di Karawang Selama Januari-April 2024

2 Anak Meninggal karena DBD di Karawang Selama Januari-April 2024

Bandung
BNPB: 2023 Terjadi 5.400 Bencana, Naik 52 Persen

BNPB: 2023 Terjadi 5.400 Bencana, Naik 52 Persen

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com