Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Siswa Korban Kecelakaan Bus di Subang Sempat Jadi Kuli Angkut Pasir demi Ikut "Study Tour"

Kompas.com - 15/05/2024, 13:15 WIB
Muhamad Syahrial

Editor

KOMPAS.com - Tiga orang korban kecelakaan maut bus study tour SMK Lingga Kencana di Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), ternyata merupakan sepupu.

Ketiga orang korban yang tinggal dalam satu wilayah itu yakni Dimas Aditya, Intan Rahmawati, dan Mahesya Putra.

Ibunda Intan, Siti Masitoh, mengatakan, tiap siswa membayar Rp 800.000 untuk ikut study tour. Total tersebut terdiri dari biaya perpisahan sebesar Rp 700.000 dan kenang-kenangan untuk guru senilai Rp 100.000.

“Rencananya kan mau wisuda di DTC (Depok Trade Center), kemudian diganti wisudanya di Bandung," kata Masitoh.

"Anak saya awalnya gak mau ikut ke Bandung karena tidak suka acara seperti itu (wisata), apalagi sampai menginap, tapi akhirnya ikut karena wisudanya pindah,” sambungnya.

Baca juga: Kontainer Tumbang Menimpa Warga yang Sedang Melayat, 1 Orang Tewas, 1 Luka Berat

Siti mengaku terakhir kali dia berkomunikasi dengan anaknya yakni pada Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu, jelasnya, Intan meminta dijemput karena rombongan sudah dalam perjalanan pulang menuju Depok. Akan tetapi, beberapa jam kemudian kecelakaan maut itu terjadi.

Sebagai orangtua, Masitoh berharap, tidak ada lagi kegiatan study tour serupa. Menurutnya, acara perpisahan dan semacamnya bisa dilakukan di lingkungan sekolah.

“Kita bukan sedih lagi, tapi hancur. Anak saya kesakitan, saya tidak bisa tolong,” ujar Masitoh.

Di tempat yang sama, Marsani, Ibunda Dimas, mengenang anaknya sangat senang karena telah lulus sekolah. Bahkan sang anak berencana akan langsung bekerja setelah mendapatkan ijazah SMK.

Baca juga: ODGJ, Pembunuh Ibu Kandung di Sukabumi Sempat Minta Dibunuh Juga

“Sebelumnya juga dia sudah ikut kerja. Dia bilang mau bantu Umi jadi tulang punggung keluarga, "nanti Umi tidak perlu kerja lagi kalau aku sudah kerja". Ternyata bukan kerja malah "pergi",” ucap Marsani.

Sementara itu, Ibunda Mahesya, Rosdiana mengungkapkan, dia terpaksa meminjam uang sebesar Rp 800.000 agar anaknya bisa mengikuti kegiatan tersebut.

Rosdiana menambahkan, dia ingin anaknya senang sehingga dia tidak tega jika Mahesya tidak ikut acara tersebut bersama teman-temannya.

“Namanya orangtua, kita ikut senang kalau anak senang. Kemarin pinjam dulu uangnya ke neneknya. Kasihan juga masa dia sendiri nanti yang tidak ikut,” ungkapnya.

Terungkap bahwa Mahesya dan Dimas bersama seorang temannya yang lain sempat bekerja sebagai kuli angkut pasir sebelum berangkat study tour. Hasil kerja sebagai kuli angkut mereka gunakan untuk bekal study tour.

Baca juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Ile Lewotolok Meningkat, Warga 4 Desa Diimbau Waspada

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Detik-detik Sapi Kurban Terperosok dan Terjepit di Selokan Cirebon

Detik-detik Sapi Kurban Terperosok dan Terjepit di Selokan Cirebon

Bandung
Video Viral Sapi Ngamuk 'Nyemplung' ke Parit Saat Akan Disembelih di Karawang

Video Viral Sapi Ngamuk "Nyemplung" ke Parit Saat Akan Disembelih di Karawang

Bandung
Alasan Bey Machmudin Shalat Idul Adha di Kampung Padat Penduduk

Alasan Bey Machmudin Shalat Idul Adha di Kampung Padat Penduduk

Bandung
Dedi Mulyadi Shalat Idul Adha di Dekat TKP Pembunuhan Vina dan Eky

Dedi Mulyadi Shalat Idul Adha di Dekat TKP Pembunuhan Vina dan Eky

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Bandung
Muncul Isu ASN Kabupaten Bandung Wajib Patungan Hewan Kurban, Pemkab Beri Tanggapan

Muncul Isu ASN Kabupaten Bandung Wajib Patungan Hewan Kurban, Pemkab Beri Tanggapan

Bandung
Megawati Kurbankan Sapi Hitam Berbobot 500 Kg, Didatangkan dari Ponpes di Sukabumi

Megawati Kurbankan Sapi Hitam Berbobot 500 Kg, Didatangkan dari Ponpes di Sukabumi

Bandung
Minyak Bocor dari Pipa Pertamina Cemari Sungai dan Irigasi di Indramayu

Minyak Bocor dari Pipa Pertamina Cemari Sungai dan Irigasi di Indramayu

Bandung
Sebelum dikurbakan, Kambing di Ponpes Sukabumi Ikuti Teatrikal

Sebelum dikurbakan, Kambing di Ponpes Sukabumi Ikuti Teatrikal

Bandung
Jokowi Beli 'Pancasona' di Bandung Barat Seharga Rp 100 Juta

Jokowi Beli "Pancasona" di Bandung Barat Seharga Rp 100 Juta

Bandung
Perajin Arang Briket asal Sukabumi Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Perajin Arang Briket asal Sukabumi Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Bandung
Sosok Terduga Teroris di Karawang, Residivis Kasus Terorisme dan Enggan Setor KTP

Sosok Terduga Teroris di Karawang, Residivis Kasus Terorisme dan Enggan Setor KTP

Bandung
Nina Agustina Siap Bila Dipasangkan Kembali dengan Artis di Pilkada 2024

Nina Agustina Siap Bila Dipasangkan Kembali dengan Artis di Pilkada 2024

Bandung
Kunjungi Pasar Sederhana Bandung, Zulhas Soroti Harga Ayam Terlalu Murah

Kunjungi Pasar Sederhana Bandung, Zulhas Soroti Harga Ayam Terlalu Murah

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com