Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemkab Majalengka Tanggung Biaya Jaminan Perlindungan Petugas Pilkada 2024

Kompas.com - 17/05/2024, 15:36 WIB
Muhamad Syahrial

Editor

KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka melantik 130 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada Serentak 2024, di Ballroom Hotel Fitra, Jalan KH. Abdul Halim, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Jabar), pada Jumat (17/5/2024).

Ketua KPU Kabupaten Majalengka, Teguh Fajar Putra Utama mengatakan, para petugas PPK itu akan ditugaskan di 26 kecamatan se-Kabupaten Majalengka.

Selain dilantik, 130 orang PPK itu juga menandatangani pakta integritas untuk mewujudkan Pilkada Serentak 2024 Kabupaten Majalengka yang jujur, adil, berkualitas, dan berintegritas.

"Seluruh anggota PPK secara resmi bertugas mulai hari ini," kata Teguh, dikutip dari TribunJabar.id.

Dia menyampaikan, tugas PPK kali ini cukup berat karena akan melaksanakan Pilkada tingkat provinsi dan kabupaten sekaligus.

Baca juga: Kisah Nenek 100 Tahun Tukang Pijat Naik Haji, Menabung di Kresek Rp 20.000 Setiap Hari

Meski begitu, dia berharap, para petugas PPK dapat menyukseskan Pilkada serentak 2024 yang bakal digelar pada 27 November 2024.

Dia menjelaskan, 130 petugas PPK yang dilantik hari ini merupakan hasil seleksi KPU Kabupaten Majalengka. Sebagian anggota baru, sedangkan sebagian lainnya sempat bertugas pada Pemilu 2024.

"Proses seleksinya dari awal lagi, tetapi ada yang sudah berpengalaman di Pemilu 2024, dan ada petugas baru juga, sehingga komposisinya campuran," jelasnya.

Tanggung biaya jaminan perlindungan petugas Pilkada 2024

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka memastikan akan menanggung biaya jaminan perlindungan bagi PPK, PPS, serta KPPS pada Pilkada 2024.

Menurut Sekda Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 300 juta untuk biaya jaminan perlindungan para petugas tersebut.

Baca juga: PPDB Jateng untuk SMA dan SMK Dibuka Juni, Ini Kuota Setiap Jalurnya

"Jaminan perlindungan ini dibutuhkan untuk melindungi para petugas PPK, PPS, dan KPPS di Kabupaten Majalengka," ujar Eman.

Dia mengaku, Pemkab Majalengka juga melakukan hal yang sama ketika penyelenggaraan Pemilu 2024.

Pasalnya, jaminan perlindungan ini sangat penting bagi petugas yang perlu mendapatkan perawatan medis usai menjalankan tugasnya.

Selain itu, bila petugas meninggal, lanjutnya, pihak keluarga akan mendapat santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Jaminan perlindungan ini sebagai antisipasi apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan, tetapi kami berharap mereka selalu sehat dalam melaksanakan tugasnya," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Detik-detik Sapi Kurban Terperosok dan Terjepit di Selokan Cirebon

Detik-detik Sapi Kurban Terperosok dan Terjepit di Selokan Cirebon

Bandung
Video Viral Sapi Ngamuk 'Nyemplung' ke Parit Saat Akan Disembelih di Karawang

Video Viral Sapi Ngamuk "Nyemplung" ke Parit Saat Akan Disembelih di Karawang

Bandung
Alasan Bey Machmudin Shalat Idul Adha di Kampung Padat Penduduk

Alasan Bey Machmudin Shalat Idul Adha di Kampung Padat Penduduk

Bandung
Dedi Mulyadi Shalat Idul Adha di Dekat TKP Pembunuhan Vina dan Eky

Dedi Mulyadi Shalat Idul Adha di Dekat TKP Pembunuhan Vina dan Eky

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Bandung
Muncul Isu ASN Kabupaten Bandung Wajib Patungan Hewan Kurban, Pemkab Beri Tanggapan

Muncul Isu ASN Kabupaten Bandung Wajib Patungan Hewan Kurban, Pemkab Beri Tanggapan

Bandung
Megawati Kurbankan Sapi Hitam Berbobot 500 Kg, Didatangkan dari Ponpes di Sukabumi

Megawati Kurbankan Sapi Hitam Berbobot 500 Kg, Didatangkan dari Ponpes di Sukabumi

Bandung
Minyak Bocor dari Pipa Pertamina Cemari Sungai dan Irigasi di Indramayu

Minyak Bocor dari Pipa Pertamina Cemari Sungai dan Irigasi di Indramayu

Bandung
Sebelum dikurbakan, Kambing di Ponpes Sukabumi Ikuti Teatrikal

Sebelum dikurbakan, Kambing di Ponpes Sukabumi Ikuti Teatrikal

Bandung
Jokowi Beli 'Pancasona' di Bandung Barat Seharga Rp 100 Juta

Jokowi Beli "Pancasona" di Bandung Barat Seharga Rp 100 Juta

Bandung
Perajin Arang Briket asal Sukabumi Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Perajin Arang Briket asal Sukabumi Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Bandung
Sosok Terduga Teroris di Karawang, Residivis Kasus Terorisme dan Enggan Setor KTP

Sosok Terduga Teroris di Karawang, Residivis Kasus Terorisme dan Enggan Setor KTP

Bandung
Nina Agustina Siap Bila Dipasangkan Kembali dengan Artis di Pilkada 2024

Nina Agustina Siap Bila Dipasangkan Kembali dengan Artis di Pilkada 2024

Bandung
Kunjungi Pasar Sederhana Bandung, Zulhas Soroti Harga Ayam Terlalu Murah

Kunjungi Pasar Sederhana Bandung, Zulhas Soroti Harga Ayam Terlalu Murah

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com