NEWS
Salin Artikel

Kapolres Karawang Ingatkan Bahaya di Balik Pembelian Motor Bodong

Sebab, biasanya motor tanpa kelengkapan surat-surat merupakan hasil tindak kejahatan.

"Saya mengimbau masyarakat tidak membeli motor bodong, karena biasanya hasil tindak kejahatan. Artinya curian," kata Aldi saat merilis pengungkapan kasus pencurian motor di Mapolsek Karawang Kota, Jawa Barat, Rabu (2/2/2021).

Sekalipun membeli motor bekas, pastikan kendaraan memiliki surat-surat yang valid.

Selain itu, calon pembeli juga perlu mencocokkan antara rangka kendaraan dan surat-surat.

Seperti diketahui, membeli barang hasil kejahatan bisa dijerat Pasal 480 Kitab Undang- Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pembeli bisa terancam hukuman di atas 4 tahun penjara.

Dalam kasus yang baru diungkap, pelaku WR alias Odoy menjual motor hasil curian dengan cara cash on delivery (COD).

Sebelumnya, motor hasil curian dijual secara online.

WR mengaku sudah setahun melakukan jual beli motor hasil kejahatan.

"Keuntungan Rp 200.000 sampai Rp 500.000," ucap WR kepada Kapolres Karawang.

WR dijerat Pasal 480 dan atau Pasal 55 serta Pasal 56 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

WR juga berperan menyiapkan alat yang akan digunakan oleh komplotannya saat beraksi.

Selain WR, polisi menangkap tiga orang lainnya, yakni AJ alias Kucir, BD alias Boy, dan NR alias Aki.


Kepada polisi, mereka mengaku telah beraksi di 10 tempat di Karawang dan Bekasi.

"Satu tersangka diberi tindakan tegas terukur (tembak) pada bagian kaki, lantaran berupaya melawan petugas, yakni NR," ujar Aldi.

Kedua tersangka tersebut diketahui sebagai residivis dalam kasus yang sama. Sedangkan NR disebut sebagai pemain baru.

AJ, BD, dan NR dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.

Saat ini, polisi sedang memburu AG dan DN yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polisi mengamankan 8 unit motor yang diduga hasil curian.

https://bandung.kompas.com/read/2022/02/02/181302878/kapolres-karawang-ingatkan-bahaya-di-balik-pembelian-motor-bodong

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.