Salin Artikel

Menara Masjid Pemkab Tasikmalaya Roboh, PKL Sebut Bangunan Selalu Goyang Setiap Hujan Angin

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baiturrahman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya meminta seluruh pedagang kaki lima (PKL) di sekitar menara Masjid Agung Baiturrahman di Komplek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya Bojong Koneng yang roboh untuk pindah ke lokasi aman, pada Rabu (2/3/2022).

Pembangunan masjid agung sendiri dikerjakan dua tahap. Pembangunan gedung inti dan menara depan dilakukan saat era Bupati Tatang Farhanul Hakim pada 2009.

Sedangkan bangunan pelengkap masjid berupa lapangan sintetis dan menara yang roboh, dibangun di era Bupati Uu Ruzhanul Ulum pada tahun 2018.

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, terlihat beberapa petugas Kepolisian dari Satreskrim Polres Tasikmalaya sedang mengecek menara masjid yang roboh dan meminta keterangan dari para saksi di sekitar lokasi kejadian siang tadi.

"Kami sudah meminta para PKL di sekitar Taman Sintetis masjid dekat menara yang roboh untuk segera mengosongkan dan pindah ke lokasi aman. Itu untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan," jelas Ketua DKM Masjid Pemkab Tasikmalaya Hasan Basri, kepada wartawan, Rabu (2/3/2022) siang.

Sementara itu, Dani (39) salah seorang pedagang di lokasi mengaku, selalu melihat menara bergoyang setiap kali terjadi hujan disertai angin.

Bahkan saat pembangunan menara di Taman Sintetis sekitas masjid dilakukan, dia mengaku melihat besi yang dipasang berukuran kecil.

Menurut Dani, hal itu berbeda dengan pembangunan menara depan yang dibangun pada 2009, terlihat sangat kokoh dengan struktur besi berukuran besar.

"Dulu saya lihat menara yang baru ini besinya kecil-kecil. Kalau saat hujan angin, menara terlihat goyang Pak. Makanya yang satu roboh kemarin, dan yang di pinggirnya pun sudah goyang-goyang kalau hujan angin," kata dia.

Hal sama diutarakan Dian (58), warga setempat yang ikut melihat bangunan menara yang roboh dekat garis polisi di bawahnya.

Dirinya menyebut, besi-besi yang menopang bangunan menara roboh terlihat kecil dan tidak seimbang dengan ukuran menara yang tinggi dan besar.

"Kalau besi sebesar ini mana tahan dengan tinggi besarnya menara. Pantesan roboh, beda dengan menara yang ada di depan pinggir jalan yang dibangun dulu, itu kuat sampai sekarang," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Kabupaten Tasikmalaya Endang Syahrudin membenarkan bahwa bangunan menara masjid yang roboh itu dibangun sekitar tahun 2018.

Namun, pihaknya belum bisa menjabarkan secara rinci terkait anggaran yang dipakai untuk pembangunan menara tersebut karena dirinya mengaku baru menjabat sebagai sekretaris dinas PU selama beberapa pekan belakangan.

"Betul, menara yang roboh itu di anggaran 2018. Nah, kalau junlah anggarannya saya harus buka lagi dokumennya karena saya baru menjabat di sini. Sementara pejabat bidang bangunan sedang berada di Inspektorat," kata dia.

Kompas.com pun mencoba menghubungi Kepala Sub Bagian Bidang Bangunan Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya Agus lewat sambungan telepon.

Namun, dirinya belum bisa menjelaskan rinci terkait bangunan menara roboh itu karena sedang berada di Kantor Insepktorat Kabupaten Tasikmalaya.

"Maaf pak, saya sedang diperiksa di Kantor Inspektorat, nanti ya Pak," singkat dia lewat telepon, Selasa siang.

Diberitakan sebelumnya, sebuah menara Masjid Agung Baiturrahman di Komplek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya Bojong Koneng tiba-tiba roboh menimpa sebuah warung dan sepeda motor di bawahnya pada Senin (28/2/2022) sore.

Saat kejadian, cuaca sedang cerah, tidak terjadi hujan ataupun angin kencang. Beruntung, tidaka da korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kendati demikian, puing-puing reruntuhan bangunan yang berserakan membuat panik warga di sekitar lokasi kejadian, sampai membuat beberapa orang histeris.

Cuplikan video usai runtuhnya menara sebelah Timur masjid tersebut langsung viral di media sosial dengan dilengkapi keterangan dari sekretariat masjid tersebut.

https://bandung.kompas.com/read/2022/03/02/121453578/menara-masjid-pemkab-tasikmalaya-roboh-pkl-sebut-bangunan-selalu-goyang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke