NEWS
Salin Artikel

Sejak 3 Tahun Lalu, RSUD Soekardjo Tasikmalaya Terendam Banjir Saat Hujan Deras

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wakil Direktur Pelayanan RSUD Soekardjo Tasikmalaya, Jawa Barat, Titie Purwaningsari mengatakan, bangunan lantai satu rumah sakitnya selalu terendam banjir jika terjadi hujan deras sejak 3 tahun lalu.

Namun, tahun ini adalah banjir terbesar selama tiga tahun terakhir, dengan ketinggian mencapai 50-60 sentimeter di ruang rawat inap lantai satu.

Sementara di sekitar lorong jalanan ruang rawat inap, ketinggian muka air mencapai satu meter.

"Sebenarnya banjir ini sudah mulai terjadi sejak 3 tahun lalu. Persisnya saya kurang tahu, tapi secara awam biasanya penyebab utamanya karena lagi ada pembangunan gedung baru yang mungkin gorong-gorong atau tatap serapan airnya menjadi kurang besar atau kurang luas," jelas Titie kepada wartawan, Senin (18/4/2022).

Titie mengatakan, banjir selalu merendam RSUD Soekardjo ketika hujan deras. Biasanya banjir segera surut, tidak memakan waktu lebih dari 6 jam.

Namun, genangan air akan bertambah tinggi saat hujan berlangsung dalam waktu lama.

"Nanti akan diperdalam oleh ahlinya (penyebab banjir). Hanya saja, biasanya ketika hujan deras seperti malam tadi banjirnya mendadak. Memang secara layanan (pasien) pasti terganggu dan juga beberapa alat yang penting pasti kena dampaknya," tambah Titie.

Sebelum banjir merendam RSUD Soekardjo belum lama ini, kata Titie, pihaknya telah menurunkan tim teknis untuk mengecek saluran drainase yang kerap menyebabkan banjir di rumah sakit.

Hampir seluruh saluran drainase di bangunan rumah sakit lantai 1 dibersihkan untuk mencegah kebanjiran.

"Eh, malah banjir lagi semalam. Kalau hujannya sejam tak ada banjir. Karena kali ini lebih dari sejam, maka banjir lagi," kata Titie.

"Ke depan ya salah satunya kita akan lakukan kembali pembersihan saluran air. Tapi itu tak menuntaskan akar masalahnya," tambahnya.

Sementara itu, hingga saat ini pihaknya masih mendata alat-alat medis yang rusak akibat banjir. Apalagi, saat kebanjiran sempat terjadi korsleting listrik yang membuat alat medis mati.

"Kita masih data kerusakan alat. Kalau kita sekarang masih waspada karena hujan deras biasa terjadi lagi hampir setiap sore hari," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, banjir mengepung seluruh ruangan rawat inap di lantai 1 Komplek RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, saat hujan deras melanda sejak pukul 17.30 WIB pada Jumat (15/4/2022).

Pantauan Kompas.com, seluruh pasien dan perawat kaget terpaksa mengungsi di tempat yang tak tergenang air mulai meja kerja, kasur pasien, dan kursi tinggi.

Genangan air hampir merata sekitar 50 sampai 60 sentimeter di semua ruangan dan jalan lorong-lorong bagian dalam rumah sakit.

Bahkan, genangan air sampai 1 meter lebih di halaman lorong rumah sakit atau ruang hijau dan selokan antar bangunan ruangan rawat inap.

https://bandung.kompas.com/read/2022/04/18/165302278/sejak-3-tahun-lalu-rsud-soekardjo-tasikmalaya-terendam-banjir-saat-hujan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.