Salin Artikel

Modus Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Komplotan di Bandung Ditangkap Polisi, Beraksi Sejak Tahun 2019

Total ada lima pelaku yang diamankan yakni SA, HP, K, RP dan J. Sementara dua pelaku lainnya yakni E dan R masuk dalam daftar pencarian orang.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, modus yang dilakukan para pelaku ini adalah mengganjal mesin ATM menggunakan tusuk gigi agar tidak dapat digunakan.

Saat korbannya kesulitan menggunakan ATM tersebut, pelaku kemudian berpura-pura menawarkan bantuan sambil menukar ATM korban dengan milik pelaku.

"Saat ATM dimasukkan, komplotan pelaku lainnya mengintip pin korban. Setelah itu, pelaku menguras semua uang korban karena ada pin nya," ujar Budi, saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Kamis (20/4/2023).

Selain mengamankan pelaku, Polisi pun mengamankan 14 kartu ATM hasil kejahatan dari tangan pelaku.

"Hasil pemeriksaan, banyak ATM yang sudah dibuang," katanya.

Para pelaku ini mengaku sudah beraksi sejak 2019 dan menjalankan aksinya di wilayah Jakarta, Cilegon dan sejumlah daerah di Jawa Barat.

Adapun targetnya, kata Budi, para pelaku ini mencari ATM yang sepi atau tidak banyak antrean.

"Spesialisasi ganjal ATM dengan semua pelaku memiliki tugas masing-masing. Siapa yang memasukan tusuk gigi, sampai mengintip," ucapnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 362 dan 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Budi pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya saat ada orang yang menawarkan bantuan di mesin ATM.

Selain itu, tidak mudah percaya pada nomor telepon yang berada di stiker karena banyak yang penipuan juga.

"Kalau ada satpam, sebaiknya minta bantuan ke Satpam atau hubungi call center," katanya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Komplotan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi di Bandung Diringkus Polisi, Beraksi Sejak 2019

https://bandung.kompas.com/read/2023/04/20/170100178/modus-ganjal-atm-pakai-tusuk-gigi-komplotan-di-bandung-ditangkap-polisi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke