NEWS
Salin Artikel

Arus Kendaraan ke Puncak Bogor Macet, Polisi Berlakukan Sistem Satu Arah

Akibatnya, arus lalu lintas kendaraan mengalami kemacetan di sejumlah titik di jalur wisata Puncak.

Kemacetan terjadi karena jumlah lajur setiap persimpangan tak mampu menampung tingginya arus kendaraan.

Kepolisian pun akhirnya menerapkan rekayasa ganjil genap dan sistem one way atau satu arah di sepanjang jalur wisata tersebut.

"Kalau saat ini situasi arua lalin sudah normal 2 arah setelah sejak pagi tadi (macet) dan dilaksanakan rekayasa one way ke atas (Jakarta-Puncak)," ujar KBO Sat Lantas Polres Bogor, Iptu Ardian Noviantasari saat dihubungi, Sabtu.

Ardian mengatakan, sistem satu arah dari Jakarta menuju Puncak diberlakukan usai penerapan ganjil genap. Sebab, kepadatan arus kendaraan menuju Puncak sudah terlihat sejak Sabtu pagi.

Alhasil, sempat terjadi antrean kendaraan dari pintu keluar GT Ciawi hingga ke Simpang Gadog atau seputaran Jalan Ciawi.

Tak hanya itu, antrean kendaraan juga terjadi di titik ruas jalan seperti di Pasir Muncang, Simpang Megamendung dan Pasar Cisarua Bogor.

"Antrean ke bawah hambatan Pasar Cisarua sudah di SPBU Tugu. Dan rencana nanti akan kami laksanakan rekayasa one way ke bawah (Puncak- Jakarta)," ujarnya.

Ardian menyebut, sistem one way ini diberlakukan secara situasional dengan melihat situasi arus lalu lintas di lapangan.

Apabila terjadi kepadatan yang signifikan, pelaksanaan one way akan diberlakukan secepatnya dan bisa dinormalkan dua arah jika dominasi kendaraan roda empat berkurang.

"Tergantung arus kendaraan yang datang dari arah Jakarta maupun Ciawi ke arah Puncak. Kalau belum terserap maka akan kami laksanakan lagi one way ke bawah (Puncak- Jakarta) siang ini," jelasnya.

https://bandung.kompas.com/read/2023/06/03/131741078/arus-kendaraan-ke-puncak-bogor-macet-polisi-berlakukan-sistem-satu-arah

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Regional
Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Regional
Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Regional
Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Regional
Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Regional
Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Regional
Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Regional
Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Regional
Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Regional
Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Regional
Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Regional
Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Regional
Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Regional
Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Regional
Hadiri Pelantikan Ketua KONI Kalteng, Gubernur Sugianto Harap Prestasi PON Meningkat

Hadiri Pelantikan Ketua KONI Kalteng, Gubernur Sugianto Harap Prestasi PON Meningkat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke