Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kelompok Khilafatul Muslimin Konvoi di Bandung Barat, Ada Selebaran Dibagikan

Kompas.com - 02/06/2022, 17:52 WIB
Bagus Puji Panuntun,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, digegerkan dengan kemunculan kelompok yang menamakan dirinya Khilafatul Muslimin menggelar konvoi pada Minggu (29/5/2022).

Sekelompok orang itu berkonvoi dengan sepeda motor. Mereka mengenakan pakaian hijau dan membawa bendera hijau.

Kelompok ini juga membagikan selebaran kepada orang di tepi jalan sekitar Kecamatan Cisarua dan Parongpong.

Baca juga: Konvoi Khilafatul Muslimin Juga Terjadi di Cimahi dan Karawang, Ini Kata Polisi

"Hasil penyelidikan kami, betul ada kejadian (konvoi) itu di wilayah Bandung Barat. Saat ini sedang diselidiki aparat penegak hukum (APH)," ujar Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) KBB Suryaman saat ditemui, Kamis (2/6/2022).

Isi dari selebaran yang dibagikan oleh kelompok tersebut berisikan ajakan untuk bersatu dan bersepakat memakai syariat Islam sebagai sistem negara.

Suryaman menyebutkan, Kesbangpol KBB bersama polisi dan TNI masih mendalami aktivitas 'Khilafatul Muslimin' di wilayah Bandung Barat.

"Kami belum bisa memastikan apakah kelompok tersebut berkaitan dengan salah satu organisasi terlarang atau tidak," kata Suryaman.

Baca juga: Soal Konvoi Khilafahtul Muslimin, Polda Metro Duga Ada Ajakan Gabung Khilafah dan Benci Pemerintah

Suryaman menduga, kelompok tersebut sengaja membuat gaduh masyarakat, khususnya Bandung Barat, jelang momen Hari Lahir Pancasila.

"Pada prinsipnya, ini momentum Hari Lahir Pancasila. Kita perkuat ideologi bangsa, sehingga hal yang sudah terjadi itu tidak terulang kembali di wilayah kami," ucap Suryaman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Viral Pungli di Masjid Al Jabbar, Bey Machmudin: Momentum Berantas Pungli

Viral Pungli di Masjid Al Jabbar, Bey Machmudin: Momentum Berantas Pungli

Bandung
Menghilang Saat Lebaran, Kakek di Bogor Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Menghilang Saat Lebaran, Kakek di Bogor Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Bandung
Kawasan Pantai Anyer Padat, Polisi Terapkan Buka Tutup GT Cilegon Timur dan Barat

Kawasan Pantai Anyer Padat, Polisi Terapkan Buka Tutup GT Cilegon Timur dan Barat

Bandung
Antrean Kendaraan Arus Balik Terjadi di Gentong Tasikmalaya, Jalur Alternatif Singaparna Difungsikan

Antrean Kendaraan Arus Balik Terjadi di Gentong Tasikmalaya, Jalur Alternatif Singaparna Difungsikan

Bandung
Arus Balik Mudik 2024: Pemudik Tempuh Ciamis-Nagreg Selama 7 Jam

Arus Balik Mudik 2024: Pemudik Tempuh Ciamis-Nagreg Selama 7 Jam

Bandung
Kronologi Bocah 9 Tahun Hilang Terseret Ombak di Pantai Muaragatah, Pangandaran

Kronologi Bocah 9 Tahun Hilang Terseret Ombak di Pantai Muaragatah, Pangandaran

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Bandung
'One Way' Puncak Bogor ke Jakarta Berakhir, Arus Lalin dari 2 Arah Normal

"One Way" Puncak Bogor ke Jakarta Berakhir, Arus Lalin dari 2 Arah Normal

Bandung
Jalur Gentong Tasikmalaya Macet Parah, Kendaraan Tak Bergerak 2,5 Jam

Jalur Gentong Tasikmalaya Macet Parah, Kendaraan Tak Bergerak 2,5 Jam

Bandung
Cerita Polisi Tolong Pemudik Menggigil di Dalam Gubuk

Cerita Polisi Tolong Pemudik Menggigil di Dalam Gubuk

Bandung
Viral, Unggahan Bengkel di Puncak Bogor Getok Harga Ganti Ban Serep, Ini Klarifikasinya

Viral, Unggahan Bengkel di Puncak Bogor Getok Harga Ganti Ban Serep, Ini Klarifikasinya

Bandung
70 Anak Terpisah dengan Keluarganya di Pantai Pangandaran

70 Anak Terpisah dengan Keluarganya di Pantai Pangandaran

Bandung
KCIC Ungkap Penyebab Genangan Air di Gerbong Whoosh

KCIC Ungkap Penyebab Genangan Air di Gerbong Whoosh

Bandung
Urai Kemacetan di Tasikmalaya, Polisi Berlakukan 'One Way' di Nagreg

Urai Kemacetan di Tasikmalaya, Polisi Berlakukan "One Way" di Nagreg

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com