Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Surat Wasiat Pria yang Tewas Tabrakan Diri ke Kereta untuk Istrinya: Tolong Lunasi Utang Rp 3,5 Juta

Kompas.com - 19/09/2022, 17:59 WIB
Reni Susanti

Editor

SUBANG, KOMPAS.com - Seorang pria asal Subang, Edi Siswanto, mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kereta api di Stasiun Pagaden Baru Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu(18/9/2022) sekitar pukul 16.30 WIB.

Warga Cibarola, Kelurahan Soklat, Kecamatan Subang, Jawa Barat tersebut diduga bunuh diri karena terlilit utang.

Kapolsek Pagaden, Kompol Senen Ali mengatakan, Korban datang ke Stasiun Pagaden dengan mengendarai kendaraan Suzuki Pickup T 8552 AH.

Baca juga: Terowongan Sasaksaat: Sejarah, Panjang, dan Kereta yang Melewati

"Dari keterangan saksi mata yang kita himpun, Korban datang ke Stasiun Pagaden Baru, masuk ke kamar mandi. Tidak beberapa lama korban keluar dari kamar mandi/toilet lalu duduk di kursi yang ada di Stasiun Pagaden Baru," ujar Kompol Senen Ali, Minggu(18/9/2022)

Namun, saat kereta api Kertajaya Nomor KA 256A melintas pria tersebut lari dan menabrakkan diri ke Kereta Api yang datang dari Jakarta menuju Pasar Turi Surabaya.

"Korban murni lakukan bunuh diri dengan cara menabrakan diri ke kereta api. Jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Subang," imbuhnya.

Kapolsek mengungkapan, pihak kepolisian juga menemukan surat wasiat yang ditemukan di kendaraan pickup yang dibawa korban.

"Diduga penyebab korban nekad bunuh diri karena terlilit hutang. Dalam surat wasiat tersebut, korban menulis meminta kepada wanita diduga istrinya untuk melunasi hutang sebesar Rp 3,5juta," ucapnya.

Baca juga: Ratusan Driver Ojol di Subang Demo, Kenaikan Tarif Tak Sebanding Mahalnya BBM

Adapun surat wasiat tersebut bertuliskan "tolong lunasi hutang Rp 3,5 juta" ke salah seorang yang hanya ditulis nomor handphone nya saja.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pria Asal Subang Wariskan Utang Kepada Istri, Jenazahnya Ditemukan di Stasiun Kereta

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sekda Jabar Pastikan Tak Ada WFH bagi ASN di Pelayanan Publik

Sekda Jabar Pastikan Tak Ada WFH bagi ASN di Pelayanan Publik

Bandung
Dicemari Pungli, Pemprov Jabar Evaluasi Pengelolaan Masjid Al Jabbar

Dicemari Pungli, Pemprov Jabar Evaluasi Pengelolaan Masjid Al Jabbar

Bandung
Pengendara Wajib Bayar jika Lewati Portal di Desa Tasikmalaya Ini, Mobil Rp 2.000

Pengendara Wajib Bayar jika Lewati Portal di Desa Tasikmalaya Ini, Mobil Rp 2.000

Bandung
Sejoli Tepergok Mau Kuburkan Bayi Hasil Hubungan Gelap di Jatinangor

Sejoli Tepergok Mau Kuburkan Bayi Hasil Hubungan Gelap di Jatinangor

Bandung
Cerita Polisi Tolong Pemudik Vertigo dan Terjebak di Jalur 'Contraflow'

Cerita Polisi Tolong Pemudik Vertigo dan Terjebak di Jalur "Contraflow"

Bandung
Kronologi Sopir Taksi 'Online' di Bandung Dirampok hingga Alami 70 Jahitan

Kronologi Sopir Taksi "Online" di Bandung Dirampok hingga Alami 70 Jahitan

Bandung
Perjuangan Aiptu Yosep Tangkap Perampok Taksi Online di Bandung

Perjuangan Aiptu Yosep Tangkap Perampok Taksi Online di Bandung

Bandung
Pelaku Pungli Masjid Al Jabbar Ditangkap, Sekda: Saya Minta Maaf

Pelaku Pungli Masjid Al Jabbar Ditangkap, Sekda: Saya Minta Maaf

Bandung
Kronologi Tukang Kebun di Bandung Barat Bunuh Honorer dan Kubur Mayatnya di Dapur

Kronologi Tukang Kebun di Bandung Barat Bunuh Honorer dan Kubur Mayatnya di Dapur

Bandung
Sidak ke Masjid Al Jabbar, Sekda Jabar Ancam Para Pelaku Pungli

Sidak ke Masjid Al Jabbar, Sekda Jabar Ancam Para Pelaku Pungli

Bandung
Libur Lebaran Berakhir, Kebun Raya Cibodas Masih Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran Berakhir, Kebun Raya Cibodas Masih Diserbu Wisatawan

Bandung
Pengelolaan Tak Optimal, PAD Pantai Selatan Tasikmalaya Kecil

Pengelolaan Tak Optimal, PAD Pantai Selatan Tasikmalaya Kecil

Bandung
Upah Tak Dibayar, Alasan Tukang Kebun Bunuh dan Cor Pria di Bandung Barat

Upah Tak Dibayar, Alasan Tukang Kebun Bunuh dan Cor Pria di Bandung Barat

Bandung
Pembunuh Pria yang Mayatnya Dicor di Bandung Barat Ternyata Tukang Kebun Kompleks

Pembunuh Pria yang Mayatnya Dicor di Bandung Barat Ternyata Tukang Kebun Kompleks

Bandung
Pembunuh Pria yang Mayat Korbannya Dicor di Bandung Barat Ditangkap

Pembunuh Pria yang Mayat Korbannya Dicor di Bandung Barat Ditangkap

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com