Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anies Baswedan Dinilai Sukses Ubah Jakarta, Nasdem Kabupaten Bandung: Tidak Sulitlah Pimpin Indonesia

Kompas.com - 07/10/2022, 11:16 WIB
Muhamad Syahrial

Penulis

KOMPAS.com - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) resmi mendeklarasikan pengusungan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pada Senin (3/10/2022).

"Pilihan capres Nasdem adalah yang terbaik daripada yang terbaik. Inilah akhirnya, Nasdem memberikan seorang sosok Anies Baswedan," kata Surya Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat.

Menanggapi putusan tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Nasdem Kabupaten Bandung, Toni Permana, mengaku senang dan sudah memprediksi partainya akan mengusung Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

Baca juga: Sejumlah Kader Keluar Usai Anies Jadi Bakal Capres, DPW Nasdem DIY: Dia Tidak Sesuai Demokrasi

"Apalagi sejak jauh-jauh hari, masih setahun lebih (dari Pilpres 2024) putusan ini, artinya kita (Partai Nasdem) punya cukup waktu untuk proses pemenangan," kata Toni kepada Kompas.com, Selasa (4/10/2022).

Menurut Toni, putusan DPP Nasdem untuk mengusung Anies Baswedan sebagai bacapres sudah tepat, mengingat Anies merupakan salah satu deklarator Nasdem.

"Beliau ini punya benang merah, artinya salah satu penggagas dari lahirnya ormas Nasdem yang akhirnya jadi Partai Nasdem," jelasnya.

Selain itu, Toni menambahkan, kinerja Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pun dinilai baik sehingga dia dianggap layak memimpin Indonesia.

Baca juga: Beda Sikap Kader Nasdem Usai Anies Baswedan Diusung Jadi Capres, Ada yang Pilih Mundur, Lainnya Mendukung

"Jakarta ini kan representasi nasional, representasi Indonesia, ketika berhasil memimpin Jakarta tidak sulitlah bagi Pak Anies untuk memimpin Indonesia," ujar Toni.

Dia melanjutkan, selama 5 tahun kepemimpinan Anies Baswedan, Jakarta telah mengalami banyak perubahan ke arah yang lebih baik.

"Dia (Anies Baswedan) banyak merealisasi visi misi yang diusung dulu. Kalau itu tidak sempurna 100 persen, iya, tapi kalau dipresentase lebih banyak berhasilnya ketimbang gagalnya," ucap Toni.

Selain Anies dapat terpilih sebagai Presiden RI periode 2024-2029, Toni berharap, pencalonan Gubernur DKI Jakarta itu juga bisa meningkatkan perolehan suara Partai Nasdem khususnya di Kabupaten Bandung.

"Tapi yang utama bagaimana caranya Anies menang dulu," jelasnya.

Baca juga: DPD Nasdem Solo Siap Menangkan Bakal Capres Anies Baswedan di Pilpres 2024

Toni menjelaskan, berdasarkan hasil survei internal Nasdem, elektabilitas Anies Baswedan berdampak positif bagi perolehan suara partai yang dipimpin oleh Surya Paloh tersebut, baik di Jawa Barat maupun secara khusus di Kabupaten Bandung.

"Kita menargetkan, kalau DPP masuk tiga besar, kami juga menargetkan tiga besar di Kabupaten Bandung dengan bantuan pengaruh elektabilitas Anies Baswedan," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

'One Way' Puncak Bogor ke Jakarta Berakhir, Arus Lalin dari 2 Arah Normal

"One Way" Puncak Bogor ke Jakarta Berakhir, Arus Lalin dari 2 Arah Normal

Bandung
Jalur Gentong Tasikmalaya Macet Parah, Kendaraan Tak Bergerak 2,5 Jam

Jalur Gentong Tasikmalaya Macet Parah, Kendaraan Tak Bergerak 2,5 Jam

Bandung
Cerita Polisi Tolong Pemudik Menggigil di Dalam Gubuk

Cerita Polisi Tolong Pemudik Menggigil di Dalam Gubuk

Bandung
Viral, Unggahan Bengkel di Puncak Bogor Getok Harga Ganti Ban Serep, Ini Klarifikasinya

Viral, Unggahan Bengkel di Puncak Bogor Getok Harga Ganti Ban Serep, Ini Klarifikasinya

Bandung
70 Anak Terpisah dengan Keluarganya di Pantai Pangandaran

70 Anak Terpisah dengan Keluarganya di Pantai Pangandaran

Bandung
KCIC Ungkap Penyebab Genangan Air di Gerbong Whoosh

KCIC Ungkap Penyebab Genangan Air di Gerbong Whoosh

Bandung
Urai Kemacetan di Tasikmalaya, Polisi Berlakukan 'One Way' di Nagreg

Urai Kemacetan di Tasikmalaya, Polisi Berlakukan "One Way" di Nagreg

Bandung
52.000 Kendaraan Melintas di Jalur Nagreg dari Arah Tasikmalaya Menuju Bandung

52.000 Kendaraan Melintas di Jalur Nagreg dari Arah Tasikmalaya Menuju Bandung

Bandung
Anak 9 Tahun Sesak Napas Saat Hampir Tiba di Kampung Halaman, Dokter Ungkap Penyebabnya

Anak 9 Tahun Sesak Napas Saat Hampir Tiba di Kampung Halaman, Dokter Ungkap Penyebabnya

Bandung
Curug Cinulang di Jawa Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Curug Cinulang di Jawa Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Bandung
Arus Kendaraan Meningkat, 'One Way' Diterapkan dari Puncak Bogor ke Jakarta

Arus Kendaraan Meningkat, "One Way" Diterapkan dari Puncak Bogor ke Jakarta

Bandung
Tabung Gas 12 Kilogram Meledak di Puncak Bogor, Satu Keluarga Luka Bakar 70 Persen

Tabung Gas 12 Kilogram Meledak di Puncak Bogor, Satu Keluarga Luka Bakar 70 Persen

Bandung
Kawasan Pantai Anyer Penuh, Pengunjung Diminta Putar Balik

Kawasan Pantai Anyer Penuh, Pengunjung Diminta Putar Balik

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Bandung
Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Karawang, 1 Orang Tewas

Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Karawang, 1 Orang Tewas

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com