Isak Tangis Keluarga yang Makan Nasi dan Garam Saat Dikunjungi Wakil Bupati Tasikmalaya

Kompas.com - 10/03/2021, 06:52 WIB

"Pernah sama sekali nggak punya beras buat makan. Untuk makan anak-anaknya, (Emin) terpaksa minta dari tetangga," lanjutnya.

Selain diberi bantuan, anak-anak Emin juga diangkat menjadi anak asuh Deni dan akan dibantu untuk biaya pendidikan mereka.

Pada hari yang sama, Deni juga mengunjungi rumah keluarga miskin lainnya di kampung yang sama, Jeruk Mipis. Deni mengunjungi rumah Eni (75), janda tua yang merawat cucunya, Astri Fitriani (12), siswi kelas 6 SD. Ia juga memberi bantuan dan menjadikan Astri sebagai anak angkat.

"Ia ditinggal ibunya bekerja di Bandung. Saya akan jamin biaya sekolahnya," ucap Deni.

Wakil Bupati 42 Hari

Deni adalah wakil bupati Tasikmalaya yang baru saja dilantik pada 10 Feburari 2021 lalu. Ia adalah wakil bupati dengan jabatan paling singkat, yakni selama 42 hari. Sebelumnya ia adalah anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dua periode dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Ia mengisi jabatan wakil bupati yang sudah lama kosong sejak bupati sebelumnya, Uu Ruzhanul Ulum terpilih menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat pada Pilgub Jabar pada 2018 lalu. Jabatan bupati kemudian diserahkan ke wakilnya kala itu, Ade Sugianto.

Setelah Ade menjadi bupati, jabatan wakilnya kosong. Deni pun diusulkan untuk mengisi kekosongan jabatan wakil bupati Tasikmalaya sejak setahun lalu. Namun usulan itu baru direspons bulan lalu dengan pelantikan Deni pada 10 Februari 2021.

Baca juga: Menjabat 42 Hari, Wakil Bupati Tasikmalaya Pilih Menginap di Rumah Warga

Praktis masa jabatan Deni hanya selama 42 hari dan akan berakhir pada 23 Maret nanti. Masa jabatan wakil bupati yang singkat itu dimanfaatkan Deni dengan mengunjungi rumah-rumah warga. Bahkan ia sampai menginap di rumah warga daerah terpencil.

"Sejak saya menjabat saya sudah niat sejak awal akan memanfaatkan jabatan saya yang singkat itu untuk menginap tiap harinya di rumah warga daerah terpencil. Saya pun keliling sampai sekarang," jelas Deni kepada Kompas.com, Senin (8/3/2021).

Deni mengatakan, selama berkeliling dan menginap di rumah warga, ia menerima banyak keluhan dan permasalahan di masyarakat yang sebenarnya bisa diselesaikan secara langsung. Sebagian besar keluhan tersebut adalah akses jalan yang rusak parah dan tak beraspal.

"Selain berkomunikasi terkait permasalahan masyarakat di perkampungannya masing-masing, saya tak lupa di akhiri kunjungan tersebut shalat subuh berjamaah dan pengajian subuh," kata sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat itu.

Bahkan, hampir setiap hari, Deni mengaku berangkat ke kantor Bupati Tasikmalaya di Singaparna, dari rumah warga yang diinapinya, tanpa pulang dulu ke rumah. (Penulis Irwan Nugraha | Editor Farid Assifa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaringan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Sukabumi Terungkap, 9 Orang Diciduk

Jaringan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Sukabumi Terungkap, 9 Orang Diciduk

Bandung
Menengok Kampung Mujiah Karawang, Dikepung Sungai Cibeet hingga Jadi Langganan Banjir

Menengok Kampung Mujiah Karawang, Dikepung Sungai Cibeet hingga Jadi Langganan Banjir

Bandung
Buron 2 Hari, Pelaku Penyiraman Air Keras ke Istri Ditangkap di Bekasi

Buron 2 Hari, Pelaku Penyiraman Air Keras ke Istri Ditangkap di Bekasi

Bandung
Gaduh Kemunculan 2 Versi Usulan UMK Bandung Barat, Buruh dan Pemerintah Beda Landasan

Gaduh Kemunculan 2 Versi Usulan UMK Bandung Barat, Buruh dan Pemerintah Beda Landasan

Bandung
Dinilai Tidak Berdasar Fakta, Pleidoi Doni Salmanan Ditolak

Dinilai Tidak Berdasar Fakta, Pleidoi Doni Salmanan Ditolak

Bandung
Buruh Unjuk Rasa di Gedung Sate, Tuntut Kenaikan UMK

Buruh Unjuk Rasa di Gedung Sate, Tuntut Kenaikan UMK

Bandung
Penusuk Tetangganya hingga Tewas di Karawang Alami Gangguan Jiwa

Penusuk Tetangganya hingga Tewas di Karawang Alami Gangguan Jiwa

Bandung
Tinjau Hunian Relokasi Korban Gempa Cianjur, Jokowi Sebut Rampung Tahun Ini

Tinjau Hunian Relokasi Korban Gempa Cianjur, Jokowi Sebut Rampung Tahun Ini

Bandung
Kisah Warga Bandung Kecewa TV Analog Dimatikan, STB Gratis Hanya 4 Per RW

Kisah Warga Bandung Kecewa TV Analog Dimatikan, STB Gratis Hanya 4 Per RW

Bandung
189 Rumah di Karawang Terendam Banjir hingga 1,5 Meter akibat Sungai Citarum dan Cibeet Meluap

189 Rumah di Karawang Terendam Banjir hingga 1,5 Meter akibat Sungai Citarum dan Cibeet Meluap

Bandung
Terpeleset, Warga Sumedang Tewas di Dasar Sumur Berisi Ular

Terpeleset, Warga Sumedang Tewas di Dasar Sumur Berisi Ular

Bandung
UPDATE Gempa Garut, Senin 5 Desember: Tak Ada Korban Jiwa, 135 Rumah Terdampak Ringan

UPDATE Gempa Garut, Senin 5 Desember: Tak Ada Korban Jiwa, 135 Rumah Terdampak Ringan

Bandung
Ternyata Aksi Suami Siram Istri dengan Air Keras Sudah Direncanakan, Ancam Bikin Cacat kalau Mau Cerai

Ternyata Aksi Suami Siram Istri dengan Air Keras Sudah Direncanakan, Ancam Bikin Cacat kalau Mau Cerai

Bandung
Polisi Bekuk Pedagang Keliling di Karawang yang Cabuli Anak di Bawah Umur

Polisi Bekuk Pedagang Keliling di Karawang yang Cabuli Anak di Bawah Umur

Bandung
Pelaku Perusakan Lingkungan di Kawasan Hutan Karawang Terancam Pasal Berlapis

Pelaku Perusakan Lingkungan di Kawasan Hutan Karawang Terancam Pasal Berlapis

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.