Kompas.com - 27/12/2021, 10:42 WIB

PANGANDARAN, KOMPAS.com - Sebuah foto yang memperlihat dokumen kependudukan atas nama mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti jadi perbincangan di media sosial. Dokumen kependudukan berupa surat keterangan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) itu dijadikan bungkus gorengan.

Foto itu salah satunya diunggah oleh akun Twitter @howtodresvvell. Tampak dua potong gorengan di atas surat keterangan KTP sementara itu.

Sementara di pojok bawah terdapat pas foto mirip Susi.

Foto tersebut diunggah pada Jumat (24/12/2021) puku 13.53 WIB. Hingga Senin (27/12/2021) pagi, unggahan itu sudah di-retwet sebanyak 1.824 kali dan disukai sebanyak 11,2 ribu kali.

Baca juga: Dokumen Susi Pudjiastuti Jadi Bungkus Gorengan, Camat Pangandaran: Saya Tidak Pernah Menyuruh Menjual Arsip-arsip

Pada kop surat keterangan tersebut tercantum Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Kecamatan Pangandaran. Surat keterangan tersebut dikeluarkan pada tanggal 20 Januari 2014, dan ditandatangani oleh Camat Pangandaran saat itu, H Suryanto.

Camat Pangandaran, Yadi Setiadi mengatakan, surat keterangan yang ramai diperbincangkan itu merupakan surat keterangan KTP sementara.

"Suket (surat keterangan) sementara KTP. Keluar 20 Januari 2014. Suket berlaku selama KTP belum jadi," kata Yadi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin.

Yadi mengaku sudah mengonfirmasi terkait surat keterangan tersebut kepada staf bidang arsip di kantornya. Hasilnya, stafnya tidak merasa membuang apalagi menjual berkas pribadi tersebut.

"Insya Allah tidak ada keteledoran (petugas arsip). Tidak ada penjualan arsip, bahkan buang arsip," kata Yadi.

Baca juga: Tak Lagi Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti Sibuk Tanam Bakau, Jadi Presenter, hingga Kelola Susi Air

Yadi mengatakan, surat keterangan itu asli. Hal ini ditandai dengan stempel kecamatan dan foto Susi Pudjiastuti yang berwarna.

"Itu surat keterangan asli. Ada stempel basah. Fotonya juga asli, bukan fotokopi," jelasnya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Bandung
Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Bandung
Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Bandung
Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Bandung
Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Bandung
Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Bandung
Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Bandung
Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Bandung
Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Bandung
Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bandung
Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Bandung
Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Siapkan Pengawalan Tim Persija dan Official

Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Siapkan Pengawalan Tim Persija dan Official

Bandung
Jaminkan Mobil, Guru di Pangandaran yang Gunakan Tabungan Siswa Siap Kembalikan Rp 119 Juta Sebelum 18 Oktober

Jaminkan Mobil, Guru di Pangandaran yang Gunakan Tabungan Siswa Siap Kembalikan Rp 119 Juta Sebelum 18 Oktober

Bandung
2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

Bandung
Kronologi Polisi Terima 'Uang Damai', Ternyata Ditawari Sopir Rp 600.000 dan Diambil Rp 200.000

Kronologi Polisi Terima "Uang Damai", Ternyata Ditawari Sopir Rp 600.000 dan Diambil Rp 200.000

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.