Minyak Goreng Masih Langka di Jabar, Ridwan Kamil: Ini Fenomena Memprihatinkan

Kompas.com - 18/03/2022, 15:46 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku prihatin karena masih langkanya suplai minyak goreng di Jabar. Ia menyebut, ini merupakan fenomena memprihatinkan seiring tingginya kebutuhan masyarakat menyambut bulan Ramadan.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, pemerintah daerah akan mencari cara untuk mengatasi gejolak harga minyak goreng di masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah dalam rangka menjaga ketahanan pangan.

"Ini sungguh menjadi sebuah fenomena yang membuat prihatin," mata Emil dalam keterangan resminya, Jumat (18/3/2022).

Baca juga: Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Rp 18.000, di Atas HET

Upaya menjaga stabilitas suplai minyak goreng dengan menggelar operasi pasar juga tak bisa maksimal.

Sebab kata Emil, operasi pasar tidak didesain sebagai solusi jangka panjang karena dibatasi oleh stok dan situasi lapangan.

"Walau produksi dan distribusinya adalah kewenangan pusat, namun jika ada masalah di lapangan, bagaimana pun pemerintah daerah juga terus mencari cara agar kebutuhan pokok ini selalu tersedia dan selalu terjangkau harganya," ungkapnya.

Karena itu, Emil memerintahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memantau kondisi pasar jelang Ramadan.

"Saya perintahkan Kadis Indag untuk fokus di bulan-bulan ini menjelang Hari Besar dan Keagamaan Nasional (HBKN) untuk berkeliling melakukan pemantauan kondisi di 27 kota/kabupaten," ujarnya.

Emil juga mendesak pemerintah pusat segera mencari solusi konkret mengatasi kelangkaan minyak goreng.

"Semoga Pemerintah Pusat bisa menemukan solusi yang konkrit dan berkelanjutan secepatnya. Tidak hanya dari sisi suplai tapi juga manajemen distribusinya dan keterjangkauan harganya," jelasnya.

Kementerian Perdanganan sudah mengeluarkan  Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 11 tahun  2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Curah yaitu sebesar Rp 14.000 per Liter atau Rp 15.500 per kg sudah termasuk pajak penambahan nilai.

Baca juga: Berdesakan Antre Minyak Goreng Murah, Seorang Perempuan di Lumajang Pingsan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jabar Iendra Sofyan menambahkan, operasi pasar  dilakukan dalam situasi menjaga ketahanan pangan seperti HKBN diantaranya menjelang bulan Ramadan dengan beberapa kriteria di antaranya lokasi dan sasaran yang tepat.

"Kami berencana melakukan OP menjelang Idulfitri untuk komoditas minyak goreng, tepung, hingga gula kristal. Tapi masih menunggu berapa jumlah penerimanya dan petunjuk pelaksanaan dari Pak Gubernur," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 6 Desember 2022: Berawan hingga Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 6 Desember 2022: Berawan hingga Hujan Petir

Bandung
Gempa Susulan Masih Meneror Warga Cianjur, Dede Pilih Tidur di Kebun

Gempa Susulan Masih Meneror Warga Cianjur, Dede Pilih Tidur di Kebun

Bandung
4 Hari Terakhir, Banjir Luapan Sungai Cikapundung Rendam 1.000 Rumah di Kampung Cijagra Bandung

4 Hari Terakhir, Banjir Luapan Sungai Cikapundung Rendam 1.000 Rumah di Kampung Cijagra Bandung

Bandung
Pencarian Korban Gempa Cianjur Nihil, Tim SAR Terkendala Cuaca

Pencarian Korban Gempa Cianjur Nihil, Tim SAR Terkendala Cuaca

Bandung
20 Rumah dan Vila di Bogor Rusak Dihantam Hujan dan Angin Puting Beliung

20 Rumah dan Vila di Bogor Rusak Dihantam Hujan dan Angin Puting Beliung

Bandung
Masih Ada 8 Korban Gempa Cianjur Hilang Tertimbun Longsor

Masih Ada 8 Korban Gempa Cianjur Hilang Tertimbun Longsor

Bandung
Jaringan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Sukabumi Terungkap, 9 Orang Diciduk

Jaringan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Sukabumi Terungkap, 9 Orang Diciduk

Bandung
Menengok Kampung Mujiah Karawang, Dikepung Sungai Cibeet hingga Jadi Langganan Banjir

Menengok Kampung Mujiah Karawang, Dikepung Sungai Cibeet hingga Jadi Langganan Banjir

Bandung
Buron 2 Hari, Pelaku Penyiraman Air Keras ke Istri Ditangkap di Bekasi

Buron 2 Hari, Pelaku Penyiraman Air Keras ke Istri Ditangkap di Bekasi

Bandung
Gaduh Kemunculan 2 Versi Usulan UMK Bandung Barat, Buruh dan Pemerintah Beda Landasan

Gaduh Kemunculan 2 Versi Usulan UMK Bandung Barat, Buruh dan Pemerintah Beda Landasan

Bandung
Dinilai Tidak Berdasar Fakta, Pleidoi Doni Salmanan Ditolak

Dinilai Tidak Berdasar Fakta, Pleidoi Doni Salmanan Ditolak

Bandung
Buruh Unjuk Rasa di Gedung Sate, Tuntut Kenaikan UMK

Buruh Unjuk Rasa di Gedung Sate, Tuntut Kenaikan UMK

Bandung
Penusuk Tetangganya hingga Tewas di Karawang Alami Gangguan Jiwa

Penusuk Tetangganya hingga Tewas di Karawang Alami Gangguan Jiwa

Bandung
Tinjau Hunian Relokasi Korban Gempa Cianjur, Jokowi Sebut Rampung Tahun Ini

Tinjau Hunian Relokasi Korban Gempa Cianjur, Jokowi Sebut Rampung Tahun Ini

Bandung
Kisah Warga Bandung Kecewa TV Analog Dimatikan, STB Gratis Hanya 4 Per RW

Kisah Warga Bandung Kecewa TV Analog Dimatikan, STB Gratis Hanya 4 Per RW

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.