Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siang Ini, Tanjakan Gentong Tasikmalaya Tak Ada Kemacetan Usai Libur Lebaran, Arus Balik Pemudik Berakhir?

Kompas.com - 09/05/2022, 12:26 WIB
Irwan Nugraha,
I Kadek Wira Aditya

Tim Redaksi

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Situasi jalur Selatan Jawa Barat yang rawan kemacetan di Tanjakan Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, sudah mulai normal kembali dan nyaris tak ada kemacetan sejak akhir libur Lebaran, Minggu (8/5/2022).

Arus kendaraan motor dan mobil mulai normal kembali di jalur yang sempat macet sampai 20 kilometer pada H+3 dan H+4 Lebaran lalu, mulai dari flyover Rajapolah sampai perbatasan Tasikmalaya-Garut di Malangbong.

Baca juga: Tanjakan Gentong Tasikmalaya Macet, Pemudik: 1 Jam Hanya Melaju 2 Kilometer

Saat ini, situasi jalur tersebut masih normal dan tak ada lonjakan pemudik yang hendak balik ke Bandung dan Jakarta lewat jalur arteri Selatan Jawa Barat itu sampai Senin (9/5/2022).

"Sudah mulai berkurang mulai hari Sabtu dan Minggu kemarin meski akhir liburan cuti bersama. Jalur Gentong sudah lancar dilalui pengendara," jelas Kepala Bagian Operasi Polres Kota (Polresta) Tasikmalaya, Kompol Shohet, Senin siang.

Baca juga: Jalur Gentong Tasikmalaya Macet, Warga: Keluar dari Pangandaran sampai 22 Jam

Shohet menambahkan, pihaknya sampai saat ini masih terus siaga di pos penjagaan bersamaan dengan perpanjangan liburan sampai saat ini.

Hal ini pun menjaga kemungkinan nantinya masih ada arus balik kembali karena belum sepenuhnya pemudik kembali ke Bandung dan Jakarta.

"Kita masih bersiaga menjaga kemungkinan terpahit kembali ada lonjakan di tiap pos penjagaan," tambah Shohet.

Adapun imbauan bagi pemudik yang hendak balik ke Bandung dan Jakarta lewat jalur Gentong Tasikmalaya, tambah Shohet, diminta memastikan kendaraannya dalam kondisinya prima.

Sebab, banyak kejadian mobil mogok saat hendak menaiki Tanjakan Gentong yang kondisinya sangat terjal dan berkelok-kelok.

"Saya minta bagi pemudik yang belum balik dan lewat Gentong, supaya mempersiapkan kendaraannya yang baik. Kemarin banyak kejadian mobil mogok akibat tak kuat menanjak," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com