Kompas.com - 24/07/2022, 14:33 WIB

GARUT, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebut, ada 15 ekor ikan arapaima yang ditemukan pasca-banjir akibat luapan Sungai Cipejeuh di Kampung Dayeuh Handap, Kelurahan Kota Kulon, pada Jumat (15/7/2022).

15 ekor ikan predator asal Sungai Amazon itu merupakan ikan peliharaan dan dipastikan tidak ada yang lepas ke sungai.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Garut, Sofyan Yani mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan yang datang langsung ke lokasi, dipastikan tidak ada ikan yang lepas hingga ke sungai.

Baca juga: 3 Ikan Arapaima Ditangkap Warga Usai Banjir Garut, KSDA: Ada Ancaman Pidana bagi Pemiliknya

"Ikan itu ditemukan bukan di perairan umum ya, bukan di sungai, tapi ditemukan di sekitar kolam tempat pemeliharaan milik warga," jelas Sofyan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (24/7/2022).

Sofyan menuturkan, ikan tersebut merupakan peliharaan warga yang juga pemilik PD Cengkeh. Tim pemeriksa telah mendatangi lokasi kolam tempat pemeliharaan ikan tersebut dan bertemu dengan pemilik ikan.

"Jadi pada Jumat malam, kolam terkena banjir hingga meluap dan ikan ke darat, kemudian dimasukkan lagi ke kolam, tapi karena airnya keruh ikan jadi mati," katanya.

Baca juga: Warga Garut Temukan 2 Ikan Arapaima Pasca-banjir, Bagaimana Bisa Ikan Ini Ada di Indonesia?

Menurut Sofyan, dari 15 ekor ikan yang dipelihara di kolam tersebut, 14 di antaranya mati karena kondisi air kolam yang keruh karena banjir. 13 ekor ikan yang mati kemudian dibagikan kepada warga untuk dipotong, sementara satu ekor lainnya dikubur.

"Sisa satu ekor yang hidup dalam pengawasan KKP, pemiliknya sudah membuat pernyataan tidak boleh lepas, dititipkan dulu karena sulit untuk dibawa," katanya.

Sofyan menuturkan, berdasarkan pengakuan pemiliknya, ikan tersebut dibeli dari Pasar Senen Jakarta pada tahun 2011 lalu. Pemilik ikan yang juga pemilik perusahaan PD Cengkeh mengaku tidak mengetahui bahwa memelihara ikan tersebut dilarang.

"Pemiliknya sudah membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, soal pelanggaran ditangani oleh Dirjen PSDKP, itu kewenangan PSDKP apakah persuasif atau apa," katanya.

Sebelumnya, warga Garut, Jawa Barat, geger oleh penemuan tiga ekor ikan arapaima yang disebut-sebut ditemukan di Sungai Cipeujeuh yang meluap saat banjir bandang Garut, Jumat (15/7/2022). Ketiga ikan tersebut kemudian dipotong dan dagingnya dikonsumsi oleh warga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Ini Sepak Bola, Bukan Sepak Nyawa

Ridwan Kamil: Ini Sepak Bola, Bukan Sepak Nyawa

Bandung
Anies Diusung Nasdem Jadi Capres, Ridwan Kamil: Selamat Pak Anies Baswedan

Anies Diusung Nasdem Jadi Capres, Ridwan Kamil: Selamat Pak Anies Baswedan

Bandung
Muncikari di Cirebon Ditangkap, Jual 2 Anak Sebagai PSK dengan Kirim Foto ke Kenalan

Muncikari di Cirebon Ditangkap, Jual 2 Anak Sebagai PSK dengan Kirim Foto ke Kenalan

Bandung
Bupati Non-aktif Bandung Barat Aa Umbara Resmi Diberhentikan

Bupati Non-aktif Bandung Barat Aa Umbara Resmi Diberhentikan

Bandung
Hari Pertama Operasi Zebra Lodaya 2022, Polresta Bandung Tak Langsung Menilang

Hari Pertama Operasi Zebra Lodaya 2022, Polresta Bandung Tak Langsung Menilang

Bandung
Berkemah di Bogor Saat Hujan Deras, Seorang Siswa SD Tewas Tersambar Petir

Berkemah di Bogor Saat Hujan Deras, Seorang Siswa SD Tewas Tersambar Petir

Bandung
Pengusaha Travel Haji-Umrah Minta Syarat Vaksin Meningitis Dilonggarkan karena Stok Langka

Pengusaha Travel Haji-Umrah Minta Syarat Vaksin Meningitis Dilonggarkan karena Stok Langka

Bandung
Tak Ada Anggaran untuk Gaji, 115 Satpol PP Bandung Barat Dirumahkan 3 Bulan

Tak Ada Anggaran untuk Gaji, 115 Satpol PP Bandung Barat Dirumahkan 3 Bulan

Bandung
Dirumahkan karena Tak Ada Anggaran Gaji, 115 Satpol PP Tuntut Kejelasan Nasib

Dirumahkan karena Tak Ada Anggaran Gaji, 115 Satpol PP Tuntut Kejelasan Nasib

Bandung
Kuburan Puluhan Kucing Dibunuh di Tasikmalaya Dibongkar, Bangkainya Diperiksa Tim Inafis

Kuburan Puluhan Kucing Dibunuh di Tasikmalaya Dibongkar, Bangkainya Diperiksa Tim Inafis

Bandung
Kesaksian Penemu Belasan Bangkai Kucing Dibunuh di Pasar Tasikmalaya

Kesaksian Penemu Belasan Bangkai Kucing Dibunuh di Pasar Tasikmalaya

Bandung
125 Orang Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil: Jangan Kejar Rating TV dengan Paksa Pertandingan Selalu Malam Hari

125 Orang Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil: Jangan Kejar Rating TV dengan Paksa Pertandingan Selalu Malam Hari

Bandung
5 Wisata Jabar yang Punya Cerita Legenda, dari Gunung Padang hingga Goa Sunyaragi

5 Wisata Jabar yang Punya Cerita Legenda, dari Gunung Padang hingga Goa Sunyaragi

Bandung
Puluhan Kucing di Tasikmalaya Dibunuh dengan Sadis, Organ Dalam Diambil Termasuk yang Hamil

Puluhan Kucing di Tasikmalaya Dibunuh dengan Sadis, Organ Dalam Diambil Termasuk yang Hamil

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 3 Oktober 2022: Berawan hingga Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 3 Oktober 2022: Berawan hingga Hujan Petir

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.