Kompas.com - 31/07/2022, 12:26 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Atap sebuah Minimarket di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, roboh dan menimpa tiga buah sepeda motor yang sedang terparkir.

Kapolsek Ciparay AKP Asep Dedi mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (30/7/2022) pukul 15.00 WIB.

"Betul rubuh, kejadiannya tadi siang. Kami dari Polsek sudah langsung turun ke sana, mendatangi minimarket itu," katanya dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Tiang Listrik Desa Terdampak Abrasi di Karawang Kerap Roboh, PLN Terkendala Akses Jalan

Asep menyebutkan, material atap minimarket yang rubuh tersebut menimpa sepeda motor yang sedang terparkir.

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak menelan ada korban jiwa.

"Hanya dua orang luka ringan, yang satu di bawa ke rumah sakit karena terluka kakinya, mungkin harus di ronsen juga," ujarnya.

Atap sebuah minimarket di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung rubuh saat proses pemasangan kanopi. Beruntung dalam insiden tersebut tak ada korban jiwa.KOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah Atap sebuah minimarket di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung rubuh saat proses pemasangan kanopi. Beruntung dalam insiden tersebut tak ada korban jiwa.

Informasi yang didapatnya, minimarket tersebut, memang sedang memperbaiki atap bagian depan (kanopi).

Baca juga: Mendag Zulhas Buat Permendag Wajibkan Minimarket Suplai Kebutuhan Warung Kecil

"Memang sedang memperbaiki, tapi sayangnya tidak ada peringatan terlebih dahulu, kalau pihak minimarket sedang memperbaiki kanopi," beber dia.

Insiden tersebut, sambung Asep, termasuk kategori kecelakaan kerja. Pihaknya telah berkordinasi dengan jajaran Polresta Bandung untuk tindakan selanjutnya.

"Kita sudah koordinasi sama Wakasat, jadi penanganan untuk di Reskrim Polresta Bandung," tambahnya.

Baca juga: Minimarket di Bandung Barat Dibobol Maling, Pencuri Bawa Lari Rokok dan Kosmetik

"Sementara itu minimarket saat ini sementara di-police line dulu," sambungnya.

Antisipasi hal serupa tidak terjadi, Asep menyebutkan agar pihak-pihak yang sedang memperbaiki untuk menutup sementara tempat dan menghentikan kegiatannya.

"Kalau misalnya sedang perbaikan, alangkah baiknya ada penutupan sementara. Apalagi itu sifatnya memperbaiki atas kanopi, jadi kalau yang perbaikan kan dikhawatirkan bisa terjadi seperti itu lagi," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Bandung
Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Bandung
Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Bandung
Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Bandung
Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Bandung
Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bandung
Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Bandung
Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Siapkan Pengawalan Tim Persija dan Official

Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Siapkan Pengawalan Tim Persija dan Official

Bandung
Jaminkan Mobil, Guru di Pangandaran yang Gunakan Tabungan Siswa Siap Kembalikan Rp 119 Juta Sebelum 18 Oktober

Jaminkan Mobil, Guru di Pangandaran yang Gunakan Tabungan Siswa Siap Kembalikan Rp 119 Juta Sebelum 18 Oktober

Bandung
2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

Bandung
Kronologi Polisi Terima 'Uang Damai', Ternyata Ditawari Sopir Rp 600.000 dan Diambil Rp 200.000

Kronologi Polisi Terima "Uang Damai", Ternyata Ditawari Sopir Rp 600.000 dan Diambil Rp 200.000

Bandung
Disebut Dedi Mulyadi Tak Perhatikan Kebun Teh Malabar, Pengelola Nimo Highland Beri Penjelasan

Disebut Dedi Mulyadi Tak Perhatikan Kebun Teh Malabar, Pengelola Nimo Highland Beri Penjelasan

Bandung
Kronologi Oknum Polisi Terima 'Uang Damai' dan Bentak Pengendara di Tol Ciawi-Sukabumi, Berawal dari Tilang Mobil Travel

Kronologi Oknum Polisi Terima "Uang Damai" dan Bentak Pengendara di Tol Ciawi-Sukabumi, Berawal dari Tilang Mobil Travel

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 30 September 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 30 September 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Bandung
Nasib Polisi Usai Terima 'Uang Damai' Rp 600.000 dan Bentak Sopir di Tol Bocimi, Berujung Diperiksa Propam hingga Dimutasi

Nasib Polisi Usai Terima "Uang Damai" Rp 600.000 dan Bentak Sopir di Tol Bocimi, Berujung Diperiksa Propam hingga Dimutasi

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.