KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, selama dua hari berturut-turut menyebabkan tanah longsor, Minggu (12/2/2023) sore. Satu unit rumah warga rusak parah diterjang longsor tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan, satu keluarga harus mengungsi setelah tanah longsor itu menjebol tembok kamar rumah.
"Betul, sampai sekarang mereka masih mengungsi. satu unit rumah warga atas nama Pak Suryadi itu rusak berat," kata Staff Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin saat dihubungi melalui telepon, Selasa (14/2/2023).
Baca juga: Kuat Maruf Divonis 15 Tahun Penjara, Keluarga Brigadir J: Kami Sudah Puas
Jalal mengatakan, peristiwa tanah longsor itu terjadi di Kampung Cigarehong RT 01/08, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan. Pihaknya baru mendapat laporan sehari kemudian atau tepatnya Senin (13/2/2023) pagi.
Dari hasil assessment, tanah longsor tersebut berasal dari tebing belakang yang posisinya lebih tinggi dibanding rumah tersebut. Sehingga longsoran tersebut menerjang satu unit rumah.
Akibatnya, tembok kamar mandi jebol dan membuat material longsor masuk ke kamar tengah. "Kerusakannya jebol pada bagian dinding kamar tengah rumah dan kamar mandi," ungkapnya.
Baca juga: CCTV Tangkap Sinar Api di Dalam Kawah Tangkuban Parahu, PVMBG Angkat Bicara
Jalal menjelaskan, longsoran tanah tersebut disebabkan hujan yang berkepanjangan dalam kurun waktu 2 hari. Hujan tersebut membuat tanah di belakang rumah roboh.
"Tanah longsor dengan rincian panjang 9 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 6 meter berdampak kerusakan pada satu unit rumah," ucapnya.
Jalal memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian itu. Namun, ada korban ikut terancam yakni tetangganya atas nama Apan Suhendi.
"(korban jiwa) alhamdulillah nihil. Tapi, satu unit rumah terancam," ujarnya.
Situasi saat ini, rumah korban telah dikosongkan dan penghuni 1 KK sebanyak 6 jiwa mengungsi.
Hasil analisa anggota di lapangan, rumah tersebut butuh penanganan lebih lanjut dari dinas terkait karena bila dibiarkan dapat menambah longsoran ke rumah yang lain.
"Kebutuhan dasar logistik tanggap darurat, terpal, dan beronjong. Anggota sedang melakukan pembersihan tanah longsoran," pungkasnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.