Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pencetak Uang Palsu Ditangkap Saat Beli Vape, Pelaku: Awalnya Lihat di Youtube Hanya Iseng, Menyesal Pak

Kompas.com - 15/02/2023, 14:30 WIB
Riska Farasonalia

Editor

KOMPAS.com - Kasus pemalsuan uang di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terbongkar.

DP (22), seorang pemuda ditangkap polisi lantaran nekat mencetak dan menggunakan uang palsu untuk membeli alat rokok elektrik (vape).

Pelaku mengaku melakukan aksi pemalsuan uang baru pertama kali dengan mempelajarinya lewat YouTube.

Di hadapan polisi, dia pun menangis karena menyesali perbuatannya.

"Menyesal, Pak. Pertama kali saya lakukan. Sendirian. Awalnya lihat di YouTube. Hanya iseng. Menyesal, Pak," kata DP sambil menangis saat gelar perkara di Mapolres Cirebon Kota, Selasa.

Baca juga: Pemuda Pembuat Uang Palsu di Cirebon Ditangkap, Menangis di Hadapan Polisi

Kasus terungkap

Peristiwa ini terjadi pada Senin (6/2/2023) sekitar pukul 19.24 WIB di Jalan Perjuangan, depan Rumah Sakit Cahaya Bunda.

Awalnya, DP janjian bersama korban Yoga yang merupakan penjual vape.

Namun, korban curiga dan meragukan keaslian uang yang diberikan pelaku.

Lantas, korban pun melaporkannya ke polisi.

"Saat itu, korban Yoga curiga dan ragu akan keaslian uang yang DP berikan. Korban langsung menelpon call center polisi. Polisi yang tak jauh dari lokasi, langsung melakukan penangkapan terhadap DP," kata Kapolres Cirebon Kota, AKBP Ariek Indra Sentanu.

260 lembar uang palsu

Selanjutnya, polisi melakukan penggeledahan terhadap pelaku.

Setelah digeledah, ditemukan 260 lembar uang palsu dengan mata uang pecahan Rp 100.000 dari DP.

Kemudian, polisi mengembangkan kasus itu ke rumah DP di Desa Bakung, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Pedagang di Lampung Tengah Dihipnotis, Perhiasan Emas 20 Gram Diganti Uang Palsu

Di rumah pelaku, polisi mendapati barang bukti lain berupa mesin alat cetak atau printer, kertas HVS, satu buah handphone, dan lainnya.

Pelaku beserta barang bukti tersebut diamankan polisi.

Atas tindakannya ini, DP terancam pasal 244 dan atau 245 junto pasal 36 Undang undang RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman penjara 15 tahun penjara.

Sumber: Kompas.com (Penulis Kontributor Kompas TV Cirebon, Muhamad Syahri Romdhon | Editor Reni Susanti)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Patok Tarif Seenaknya, 25 Juru Parkir Liar di Karawang Ditangkap

Patok Tarif Seenaknya, 25 Juru Parkir Liar di Karawang Ditangkap

Bandung
Pemprov Jabar Targetkan 11 Juta Ton Gabah Kering Giling di 2024

Pemprov Jabar Targetkan 11 Juta Ton Gabah Kering Giling di 2024

Bandung
Dramatis, Polisi Tangkap Tangan Curanmor di Jalan Cirebon–Kuningan

Dramatis, Polisi Tangkap Tangan Curanmor di Jalan Cirebon–Kuningan

Bandung
Video Viral Parkir di Minimarket Karawang Rp 15.000 untuk THR

Video Viral Parkir di Minimarket Karawang Rp 15.000 untuk THR

Bandung
Jasad Wisatawan Bandung Ditemukan 4 Km dari Pantai Cidamar

Jasad Wisatawan Bandung Ditemukan 4 Km dari Pantai Cidamar

Bandung
HUT ke 383, Kabupaten Bandung Masih Terjerat Problem Sampah

HUT ke 383, Kabupaten Bandung Masih Terjerat Problem Sampah

Bandung
Jadi Sorotan, Jalur Wisata Bandung Selatan Kerap Macet

Jadi Sorotan, Jalur Wisata Bandung Selatan Kerap Macet

Bandung
Atasi Pungli di Masjid Al Jabbar, Bey Machmudin Libatkan Aher dan Ridwan Kamil

Atasi Pungli di Masjid Al Jabbar, Bey Machmudin Libatkan Aher dan Ridwan Kamil

Bandung
Pasca-Lebaran Harga Sembako Turun, Pedagang Cirebon Semringah Penjualan Tembus Lebih dari 1 Ton

Pasca-Lebaran Harga Sembako Turun, Pedagang Cirebon Semringah Penjualan Tembus Lebih dari 1 Ton

Bandung
Sepasang Mahasiswa yang Mau Kuburkan Bayi di Jatinagor Jadi Tersangka

Sepasang Mahasiswa yang Mau Kuburkan Bayi di Jatinagor Jadi Tersangka

Bandung
Tukang Kebun Mengaku Bunuh Honorer di KBB untuk Bela Diri, Kubur Jenazah di Dapur karena Panik

Tukang Kebun Mengaku Bunuh Honorer di KBB untuk Bela Diri, Kubur Jenazah di Dapur karena Panik

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Mengintip Sejumlah Figur yang Akan Ramaikan Pilkada Kota Tasikmalaya

Mengintip Sejumlah Figur yang Akan Ramaikan Pilkada Kota Tasikmalaya

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Pupuk Kujang Resmikan Pabrik Dry Ice dengan Investasi Rp 9,8 Miliar

Pupuk Kujang Resmikan Pabrik Dry Ice dengan Investasi Rp 9,8 Miliar

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com