Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Orang Tertabrak Kereta Kembali Terjadi di Tasikmalaya, Kali Ini Pemuda Tanpa Identitas Jadi Korban

Kompas.com - 24/11/2023, 13:45 WIB
Irwan Nugraha,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

TASIKMALAYA, KOMPAS.com-Peristiwa orang tertabrak kereta api kembali terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Paling baru, seorang pemuda tanpa identitas tewas setelah ditabrak Kereta Api (KA) Malabar di jalur rel Km 258+0/2 Kampung Pasar Kolot, Desa Rajapolah, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya pada Jumat (24/11/2023) dini hari.

Sehari sebelumnya, seorang mahasiswa Tasikmalaya tewas tertabrak KA Serayu di rel KM 265 Indihiang. 

"Betul, tadi pagi kita sudah evakuasi jenazah pemuda sekira umur 20 tahunan yang tertabrak KA Malabar di jalur rel KA wilayah hukum Rajapolah. Saat di lokasi kejadian korban tanpa membawa identitas," jelas Kepala Polsek Rajapolah Polresta Tasikmalaya, AKP Iwan Sujarwo di kantornya, Jumat siang. 

Baca juga: Sopir Elf Ikuti Google Maps lalu Tertabrak Kereta dan Tewaskan 11 Orang

Kejadian bermula saat petugas keamanan Stasiun Rajapolah dan petugas palang pintu mendapatkan laporan dari masinis KA Malabar telah menabrak seseorang di lokasi kejadian. 

Para saksi pun memeriksa dan menemukan seorang pemuda memakai kaos biru dan celana panjang terlentang telah meninggal di pinggir rel. 

Dugaan sementara, korban tak berhati-hati berjalan kaki di atas rel sampai tertabrak bagian gerbong KA Malabar yang melaju dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. 

KA Malabar sendiri merupakan kereta eksekutif jurusan Bandung-Malang Pulang Pergi (PP) yang melintasi jalur Selatan Jawa Barat termasuk wilayah Tasikmalaya. 

"Diduga korban adalah pejalan kaki yang tak konsentrasi datangnya kereta api. Kejadian sendiri sesuai saksi mata sekitar pukul 03.40 WIB dini hari tadi," tambahnya. 

Baca juga: Mahasiswa Tewas Terhantam KA Serayu di Tasikmalaya, Jasad Tergeletak di Rel

Petugas Polsek Rajapolah, Tim Inafis, Pawas dan anggota Satlantas Polresta Tasikmalaya langsung melakukan olah lokasi kejadian dan mengevakuasi jenazah korban ke ruang kamar mayat RSUD Soekardjo Tasikmalaya. 

Sampai sekarang polisi masih menunggu keluarga korban dengan beberapa ciri korban yang telah disebarkan di wilayab lokasi kejadian dan sekitarnya. 

"Jika ada keluarga yang merasa kehilangan keluarga dengan ciri-ciri jenazah berkaos biru dan celana panjang dan usia sekitar 20 sampai 30 tahun bisa ke ruang kamar mayat RSUD Soekardjo Tasikmalaya," pungkasnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com