Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Hipertensi Kambuh, Ketua KPPS Cibingbin Kuningan Meninggal

Kompas.com - 23/02/2024, 19:34 WIB
Muhamad Syahri Romdhon,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

KUNINGAN, KOMPAS.com - Ketua KPPS 09, Ipun Morgana (38), warga Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, meninggal dunia, Jumat (23/2/2024) siang.

Dia menghembuskan nafas terakhir diduga kelelahan bertugas hingga memicu kambuhnya masalah hipertensi yang diidapnya.

Ketua PPK Kecamatan Cibingbin, Arief Hidayat, menyampaikan kejadian ini bermula saat Ipun hendak mandi di rumahnya sekitar pukul 13.30 WIB.

Rencananya, Ipun hendak melanjutkan agenda berikutnya setelah pulang dari shalat Jumat.

Baca juga: KPU: Sebanyak 90 Petugas TPS Meninggal Dunia di Pemilu 2024

Namun, saat mandi Ipun terjatuh hingga tak sadarkan diri. Keluarga yang panik berusaha membawa Ipun ke ruang tengah, dan menghubungi petugas kesehatan setempat.

Setiba di lokasi, petugas yang langsung memeriksa kondisi Ipun, menyebut lelaki itu telah meninggal dunia.

"Di kamar mandi itu, dia jatuh. Dimungkinkan tensinya naik, keluarga minta tolong, manggil bidan terdekat, ternyata langsung diperiksa itu sudah ga ada (meninggal dunia)," kata Arief.

Ipun bertugas sebagai Ketua KPPS 09 pada pemilu 2024 ini. Dia aktif memimpin rapat bimbingan teknis, kesiapan logistik sejak sebelum tanggal 14 Februari lalu.

Mereka juga menyelesaikan penghitungan suara, rekapitulasi data, dan administrasi hingga Kamis sekitar pukul 04.00 WIB.

Baca juga: 2 Hari Tidak Tidur demi Jaga TPS, Linmas di Cimahi Meninggal Dunia

Tugas tersebut kemudian dilanjutkan ke fase rekapitulasi di tingkat desa hingga Minggu 18 Februari lalu.

Arief menyebut Ipun sangat berjasa untuk pemilu. Dia melaksanakan tugas sekaligus memimpin tim KPPS dengan baik, meski bertugas di desa yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Kuningan.

Selain dikenal sebagai Ketua KPPS, Ipun juga beraktivitas sebagai guru olahraga SMPN 2 Cibingbin. Dia sangat dekat dengan guru-guru dan juga murid-muridnya.

Terbukti, sambung Arief, banyak muridnya yang mengantarkan saat Ipun dimakamkan pada Jumat sore tadi.

Ketua KPU Kabupaten Kuningan, Asep Budi Hartono, menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Ketua KPPS 09 Cibingbin.

Dengan meninggalnya Ipun, jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia di Kabupaten Kuningan, menjadi dua orang. Satu orang perempuan, mengalami keguguran saat hamil muda.

Baca juga: 5 Petugas Penyelenggara Pemilu dan 1 Linmas di NTT Meninggal Usai Pemilu

KPU juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban. "Tadi kami sudah ke rumah duka, ini baru kembali ke kantor, sudah diberikan juga santunan untuk keluarga."

"Kami berduka dan mengapresiasi kerja teman-teman di ujung tombak pemilu 2024 ini," kata Asep singkat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pupuk Kujang Resmikan Pabrik Dry Ice dengan Investasi Rp 9,8 Miliar

Pupuk Kujang Resmikan Pabrik Dry Ice dengan Investasi Rp 9,8 Miliar

Bandung
Dishub Garut Sebut Delman 'Lenyap' Bikin Jalur Mudik Lancar

Dishub Garut Sebut Delman "Lenyap" Bikin Jalur Mudik Lancar

Bandung
Jasad Didi Dikubur di Dapur Rumahnya, Pencarian Berujung Duka

Jasad Didi Dikubur di Dapur Rumahnya, Pencarian Berujung Duka

Bandung
Lagi, Tahanan Kabur di Cianjur Ditangkap, Tinggal Seorang Buron

Lagi, Tahanan Kabur di Cianjur Ditangkap, Tinggal Seorang Buron

Bandung
Kronologi Tukang Kebun Bunuh dan Cor Jasad Didi di Bandung Barat, Sempat Bersihkan TKP Selama 7 Jam

Kronologi Tukang Kebun Bunuh dan Cor Jasad Didi di Bandung Barat, Sempat Bersihkan TKP Selama 7 Jam

Bandung
Riuh Tradisi Grebeg Syawal Keraton Kanoman Cirebon, Doa untuk Dunia

Riuh Tradisi Grebeg Syawal Keraton Kanoman Cirebon, Doa untuk Dunia

Bandung
Tukang Kebun yang Cor Mayat di Bandung Barat Terancam Pembunuhan Berencana

Tukang Kebun yang Cor Mayat di Bandung Barat Terancam Pembunuhan Berencana

Bandung
21.000 Penumpang Naik Kereta Cepat Whoosh di Puncak Arus Balik Lebaran

21.000 Penumpang Naik Kereta Cepat Whoosh di Puncak Arus Balik Lebaran

Bandung
Seniman AD Pirous Dimakamkan di Cibarunai Usai Pelepasan di ITB

Seniman AD Pirous Dimakamkan di Cibarunai Usai Pelepasan di ITB

Bandung
Tukang Kebun Bunuh Majikan di Bandung Barat, Mayat Dicor dan Bawa Kabur Motor

Tukang Kebun Bunuh Majikan di Bandung Barat, Mayat Dicor dan Bawa Kabur Motor

Bandung
Saber Pungli Tangkap 4 Juru Parkir Liar di Masjid Al Jabbar

Saber Pungli Tangkap 4 Juru Parkir Liar di Masjid Al Jabbar

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Bandung
Mayat Dicor di Bandung Barat Terungkap karena Posisi Ranjang

Mayat Dicor di Bandung Barat Terungkap karena Posisi Ranjang

Bandung
Mengenal Tanjakan Gentong, Jalur Ekstrem yang Kerap Menjadi Titik Kemacetan

Mengenal Tanjakan Gentong, Jalur Ekstrem yang Kerap Menjadi Titik Kemacetan

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com