Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ribuan Liter Minyak Goreng Tumpah di Jalan Padalarang-Cianjur Imbas Kecelakaan Maut, Pemudik Terpeleset

Kompas.com - 07/04/2024, 06:15 WIB
Bagus Puji Panuntun,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Kecelakaan truk tangki membuat ribuan liter muatan minyak sawit tumpah di Jalan Raya Padalarang-Cianjur, Kecamatan Ciparat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/4/2024) dini hari.

Akibatnya sejumlah pengemudi yang melintas di jalur mudik tersebut terpeleset dan terjatuh. Kemacetan panjang kendaraan dari arah Cianjur-Bandung maupun sebaliknya pun terjadi di kawasan tersebut.

Baca juga: Truk Tangki Terguling Timpa Pemotor di Jalur Mudik, 3 Orang Tewas

Suyatno (43), seorang pemudik asal Cianjur tujuan Cilacap tergelincir saat melaju di Jalan Raya Padalarang menuju ke arah Bandung.

"Macetnya ini panjang, lalu saya lewat lajur kanan. Saya enggak tahu kalau ini minyak. Pikir saya ini cuma basah karena hujan," kata Yatno saat ditemui di lokasi, Minggu (7/4/2024).

Kendaraan roda dua yang ia tumpangi tiba-tiba sulit dikendalikan hingga akhirnya terjatuh membentur aspal.

"Dari sana enggak ada rambu-rambu atau petugas yang ingatkan kalau ada minyak. Kita sebagai pengendara kan enggak tahu," ucapnya.

Baca juga: Kronologi Truk Tangki Terguling Tewaskan 3 Orang di Jalur Mudik Bandung Barat

Kasatlantas Polres Cimahi AKP Adhi Prasidya Danawiswara mengatakan, kecelakaan truk tangki minyak sawit ini berdampak pada kemacetaan di jalur arus mudik dari wilayah Bogor, Sukabumi, dan Cianjur yang melintas Jalan Raya Padalarang.

"Karena truk tangki itu bermuatan minyak sawit dan muatannya tumpah ke jalanan sehingga mengakibatkan kemacetan," ungkap Adhi di lokasi, Minggu (7/4/2024).

Kondisi aspal sepanjang jalan raya tersebut menjadi licin usai disiram tumpahan minyak dari tangki berukuran 8.000 liter.

Tidak sedikit pengendara yang jatuh akibat terperosok badan jalan yang penuh minyak, kondisi itu diperparah dengan kontur jalanan yang menurun dan berkelok.

"Saat ini polisi masih berupaya mengurai kemacetan dan mengevakuasi kendaraan tangki yang terbalik," sebut Adhi.

Sementara itu, dua unit mobil pemadam kebakaran sudah disiagakan untuk menyemprot badan jalan yang licin akibat tumpahan minyak sawit.

"Kita nanti akan semprot jalannya menggunakan air dan foam agar tidak licin. Namun kita tunggu sampai minyak di dalam tangki habis," kata Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran Padalarang, Yadi saat ditemui di lokasi, Minggu (7/4/2024).

Saat ini minyak di dalam tangki masih mengalir, proses evakuasi tangki terbalik ini terkendala dengan kondisi jalan yang licin.

"Minyaknya tidak cuma di sini. Tumpahnya memang di lokasi kecelakaan tapi terbawa kendaraan mungkin sampai 1 kilometer," tutupnya.

Baca juga: Kecelakaan Anggota DPRD di Cipali, Jangan Berkendara Saat Mengantuk

Sebelumya sebuah tangki pengangkut minyak sawit terguling di Jalan Raya Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/4/2024) dini hari.

Diduga karena rem blong, tangki minyak sawit dengan nomor polisi D 9568 AD terguling dan menghantam pemotor diduga pemudik yang menaiki Honda Beat putih bernomor polisi D 4472 ADL.

Tiga orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mengenang Teknisi Pesawat Jatuh di BSD, Keluarga: Saya Bersaksi Almarhum Sosok yang Baik

Mengenang Teknisi Pesawat Jatuh di BSD, Keluarga: Saya Bersaksi Almarhum Sosok yang Baik

Bandung
Libur Waisak, PT KAI Tambah Perjalanan Bandung ke Solo dan Jakarta

Libur Waisak, PT KAI Tambah Perjalanan Bandung ke Solo dan Jakarta

Bandung
PKS dan Nasdem Sepakat Berkoalisi di Pilkada Bandung 2024

PKS dan Nasdem Sepakat Berkoalisi di Pilkada Bandung 2024

Bandung
Kantor dan Rumah Sekda Karawang Digeledah Terkait Korupsi, 2 Dus Berkas Disita

Kantor dan Rumah Sekda Karawang Digeledah Terkait Korupsi, 2 Dus Berkas Disita

Bandung
Heboh Pungli, Dishub dan Satpol PP Bandung Kaji Aturan Jukir Liar

Heboh Pungli, Dishub dan Satpol PP Bandung Kaji Aturan Jukir Liar

Bandung
Kejati Jabar Geledah Kantor Pemkab Karawang Terkait Dugaan Korupsi 'Tukar Guling' Aset

Kejati Jabar Geledah Kantor Pemkab Karawang Terkait Dugaan Korupsi "Tukar Guling" Aset

Bandung
Flyover Ciroyom Diprotes Warga, Satlantas Polrestabes Bandung Bersuara

Flyover Ciroyom Diprotes Warga, Satlantas Polrestabes Bandung Bersuara

Bandung
Tipikor Tukar Menukar Lahan, Jaksa Geledah Kantor Pemkab Karawang

Tipikor Tukar Menukar Lahan, Jaksa Geledah Kantor Pemkab Karawang

Bandung
Suasana Haru Iringi Pemakaman Farid Ahmad di Bandung Barat

Suasana Haru Iringi Pemakaman Farid Ahmad di Bandung Barat

Bandung
Mobil Ngebut Tabrak Gerobak Kupat Tahu di Bandung, Terguling Saat Mau Kabur

Mobil Ngebut Tabrak Gerobak Kupat Tahu di Bandung, Terguling Saat Mau Kabur

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 20 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 20 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Punya Suara Tinggi, PKS Tak Akan Negosiasi Posisi Wali Kota di Pilkada Bandung 2024

Punya Suara Tinggi, PKS Tak Akan Negosiasi Posisi Wali Kota di Pilkada Bandung 2024

Bandung
Partai Demokrat Siapkan 3 Nama Pendamping Dadang Supriatna di Pilkada 2024

Partai Demokrat Siapkan 3 Nama Pendamping Dadang Supriatna di Pilkada 2024

Bandung
Hindari Jalan Rusak di Parung Panjang Bogor, Truk Tabrak Pengendara Motor

Hindari Jalan Rusak di Parung Panjang Bogor, Truk Tabrak Pengendara Motor

Bandung
Kasus Demam Berdarah di Cimahi Meningkat, 6 Orang Meninggal Dunia

Kasus Demam Berdarah di Cimahi Meningkat, 6 Orang Meninggal Dunia

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com