Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Tebus Motor Digadai, Pria di Bogor Tewas Dibunuh Temannya

Kompas.com - 14/05/2024, 15:39 WIB
Afdhalul Ikhsan,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Darmawan alias Darmo (43) dibunuh oleh temannya sendiri di depan ruko Kampung Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/5/2024).

Pria asal Bogor ini ditemukan tewas setelah dibacok di bagian kepala dan punggung oleh temannya bernama Garry alias Cimcim (36).

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin mengatakan, pelaku menghabisi korban karena kesal motor inventaris milik bosnya digadai.

"Pelaku (Garry) merasa kesal terhadap korban yang tidak menebus motor yang digadai tersebut," ujar Didin saat dikonfirmasi melalui keterangan tertulisnya, Selasa.

Baca juga: Polisi Sebut Balita di Tulunggagung Meninggal akibat Kekurangan Oksigen, Diduga Dibunuh Sang Ayah

Didin menjelaskan, motor tersebut awalnya digadai kepada pria asal Citeureup Bogor sejak dua bulan lalu. Namun oleh korban tak kunjung ditebus.

Padahal pelaku sudah memberi bantuan tambahan uang sebesar Rp 500.000 untuk menebus motor tersebut.

Namun, korban tidak kunjung menebus motor tersebut sehingga pelaku pun kesal.

"Sebelumnya digadai ke orang Citeureup, nah pelaku sudah bantu bayar 500 ribu supaya bisa ditebus sama korban, ternyata gak ditebus-tebus, karena itu pelaku kesal hingga membacok korban," ungkapnya.

Setelah menghabisi nyawa temannya tersebut, Garry langsung menyerahkan diri ke Polsek Gunung Putri.

Polisi kemudian menuju ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mencari keterangan para saksi-saksi.

Baca juga: Bayi Berusia 5 Hari Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Kebun Sawit di Kampar, Riau

Barang bukti berupa sebilah golok panjang sekitar 50 sentimeter dengan gagang plastik coklat disita.

"Pelaku telah menyerahkan diri dan kini proses penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan," ucapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 dan/atau 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan dan/atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Disdik Coret 199 Calon Peserta Didik dari Jalur Zonasi PPDB Jabar 2024, Ini Alasannya

Disdik Coret 199 Calon Peserta Didik dari Jalur Zonasi PPDB Jabar 2024, Ini Alasannya

Bandung
Jumlah Anak Terlibat Judi Online Tinggi, Bupati Bandung Minta Sekolah Cek Ponsel Siswa

Jumlah Anak Terlibat Judi Online Tinggi, Bupati Bandung Minta Sekolah Cek Ponsel Siswa

Bandung
Paspor di Bandung Raya Kini Bisa Diantar Gojek ke Rumah

Paspor di Bandung Raya Kini Bisa Diantar Gojek ke Rumah

Bandung
Ditutup, Tempat Pembuangan Sampah Liar di Sungai Jamblang Cirebon

Ditutup, Tempat Pembuangan Sampah Liar di Sungai Jamblang Cirebon

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Selasa 25 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Selasa 25 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Diincar PDI-P, Bey Machmudin Tolak Maju di Pilkada Jabar 2024

Diincar PDI-P, Bey Machmudin Tolak Maju di Pilkada Jabar 2024

Bandung
Ridwan Kamil: Pemimpin Jakarta Harus Paham Jawa Barat dan Banten

Ridwan Kamil: Pemimpin Jakarta Harus Paham Jawa Barat dan Banten

Bandung
Hakim Minta Sengketa Hukum Ibu dan Anak Kandung di Karawang untuk Berdamai

Hakim Minta Sengketa Hukum Ibu dan Anak Kandung di Karawang untuk Berdamai

Bandung
Detik-detik Warga Tarik Pemantik Granat Temuan di Garut, 4 Orang Luka Serius

Detik-detik Warga Tarik Pemantik Granat Temuan di Garut, 4 Orang Luka Serius

Bandung
Berantas Judi Online, Bupati Bandung Minta Sekolah Razia Ponsel Siswa

Berantas Judi Online, Bupati Bandung Minta Sekolah Razia Ponsel Siswa

Bandung
Alasan Pj Bupati Bogor Bongkar Bangunan PKL: untuk Estetika Kawasan Puncak

Alasan Pj Bupati Bogor Bongkar Bangunan PKL: untuk Estetika Kawasan Puncak

Bandung
Warga Cioray Sukabumi Temukan Kerangka Manusia Saat Cari Rumput

Warga Cioray Sukabumi Temukan Kerangka Manusia Saat Cari Rumput

Bandung
Setelah Absen 23 Tahun, Sumedang Kirim Wakil ke Paskibraka Nasional

Setelah Absen 23 Tahun, Sumedang Kirim Wakil ke Paskibraka Nasional

Bandung
Masuk Radar PDIP Jabar, Bey Machmudin Tegaskan Tak Akan Maju di Pilkada 2024

Masuk Radar PDIP Jabar, Bey Machmudin Tegaskan Tak Akan Maju di Pilkada 2024

Bandung
Bupati Bandung Minta TPS di Desa Sukamukti yang Bakar Sampah Ditutup

Bupati Bandung Minta TPS di Desa Sukamukti yang Bakar Sampah Ditutup

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com