Anggota TNI Diduga Terlibat Dalam Kecelakaan Sejoli yang Mayatnya Ditemukan di Sungai Serayu

Kompas.com - 24/12/2021, 17:28 WIB

KOMPAS.com- Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) III Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto mengungkapkan, ada dugaan keterlibatan anggota TNI Angkatan Darat dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang mayat korbannya dibuang di Sungai Serayu, Jawa Tengah.

Dugaan itu berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh polisi di tempat kejadian perkara.

Berdasarkan hal itu, kasus itu kini ditangani Polisi Militer Kodam III Siliwangi.

Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Sejoli yang Mayatnya Ditemukan di Sungai Serayu

"Memang kalau dilihat dari bukti di TKP diduga dari oknum TNI AD, namun kita tetap harus menunggu hasil penyidikan yang dilakukan Pomdam III Siliwangi," kata Arie saat konferensi pers pelimpahan kasus di Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat, Jumat (24/12/2021).

Pengalihan kasus ini, disebut Arie, berdasarkan instruksi dari Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto.

"Terkait hal itu Pangdam III Siliwangi memerintahkan untuk melakukan penyelidikan secara intensif agar segera kita ketahui pelakunya," katanya.

Baca juga: Polisi Kantongi Ciri-ciri Terduga Pelaku Kematian Sejoli yang Mayatnya Ditemukan di Sungai Serayu

Sebelumnya diberitakan, Handi Harisaputra dan Salsabila sempat dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Nagreg, Kabupaten Bandung.

Berdasarkan video rekaman warga yang tersebar di media sosial, tampak beberapa orang tengah mengangkat korban, diduga dibawa masuk ke minibus hitam yang menabraknya.

Tiga hari setelah kecelakaan itu, tepatnya Sabtu (11/12/2021), mayat Handi dan Salsabila ditemukan di aliran Sungai Serayu, Jawa Tengah.

Baca juga: Polda Jateng Ikut Bantu Usut Kematian Sejoli yang Mayatnya Ditemukan di Sungai Serayu

Handi ditemukan di Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawolo, Kabupaten Banyumas.

Sementara Salsabila ditemukan di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul KAPENDAM Akui Ciri Penabrak 2 Sejoli di Nagreg Mengarah ke Oknum TNI AD, Tunggu Hasil Penyidikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TKW Indramayu Hilang Selama 11 Tahun Saat Kerja di Arab Saudi, Keluarga Sampai Minta Bantuan Dukun

TKW Indramayu Hilang Selama 11 Tahun Saat Kerja di Arab Saudi, Keluarga Sampai Minta Bantuan Dukun

Bandung
Ini Identitas Sopir Bus yang Kabur Usai Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Ini Identitas Sopir Bus yang Kabur Usai Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Bandung
Islah, 4 Pemerkosa Bocah di Ciamis Dibebaskan, Ibu-ibu Emosi Demo ke Kantor Desa

Islah, 4 Pemerkosa Bocah di Ciamis Dibebaskan, Ibu-ibu Emosi Demo ke Kantor Desa

Bandung
Sopir Truk Ditemukan Terikat Tali Tambang di Bogor, Mulutnya Dilakban

Sopir Truk Ditemukan Terikat Tali Tambang di Bogor, Mulutnya Dilakban

Bandung
Video Viral 3 Pengendara Motor Nyaris Tersambar Kereta, Nekat Terobos Palang Pintu KA di Cimahi

Video Viral 3 Pengendara Motor Nyaris Tersambar Kereta, Nekat Terobos Palang Pintu KA di Cimahi

Bandung
Setelah Ditemukan 10 Hektar Ladang Ganja, Hutan di Cianjur Disisir Polisi

Setelah Ditemukan 10 Hektar Ladang Ganja, Hutan di Cianjur Disisir Polisi

Bandung
Kemenag Sebut Tiga Jemaah Haji Asal Jawa Barat Meninggal Dunia

Kemenag Sebut Tiga Jemaah Haji Asal Jawa Barat Meninggal Dunia

Bandung
Dinkes Kabupaten Bandung Ungkap Bahaya Mi Berformalin Bagi Manusia

Dinkes Kabupaten Bandung Ungkap Bahaya Mi Berformalin Bagi Manusia

Bandung
'Indonesia Ini Minat Bacanya Rendah, Literasi Rendah, tapi Paling Cerewet di Media Sosial'

"Indonesia Ini Minat Bacanya Rendah, Literasi Rendah, tapi Paling Cerewet di Media Sosial"

Bandung
Centrum Million Balls Bandung, Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Centrum Million Balls Bandung, Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Bandung
Investasi di Karawang 5 Besar Nasional, Diprediksi Terus Tumbuh

Investasi di Karawang 5 Besar Nasional, Diprediksi Terus Tumbuh

Bandung
Cianjur Dapat Jatah 4.800 Vaksin PMK, Induk dan Anak Sapi Diprioritaskan

Cianjur Dapat Jatah 4.800 Vaksin PMK, Induk dan Anak Sapi Diprioritaskan

Bandung
Tahun Ini Pemkot Bandung Rehabilitasi 1.051 Rumah Tak Layak Huni

Tahun Ini Pemkot Bandung Rehabilitasi 1.051 Rumah Tak Layak Huni

Bandung
Kasus PMK di Kabupaten Bandung Naik, 7.188 Ternak di 81 Desa Terinfeksi

Kasus PMK di Kabupaten Bandung Naik, 7.188 Ternak di 81 Desa Terinfeksi

Bandung
2 Maling Motor yang Beraksi di 21 TKP Karawang-Bekasi Diringkus di Kabupaten Bogor

2 Maling Motor yang Beraksi di 21 TKP Karawang-Bekasi Diringkus di Kabupaten Bogor

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.