Ini Alasan Haji Endang di Karawang Beli Pajero Sport Pakai Uang Receh dan Datang Kenakan Sandal Jepit

Kompas.com - 08/04/2022, 13:08 WIB

KOMPAS.com - Haji Endang yang memiliki nama lengkap Muhammad Endang Junaidi (62), warga Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tengah menjadi buah bibir.

Haji Endang membelikan sang istri mobil Pajero Sport dengan delapan kuintal uang koin receh Rp 500-an yang totalnya adalah Rp 133 juta.

"Mau beli mobil Pajero buat istri. Kebetulan kemarin habis ulang tahun, buat jalan-jalan dengan cucu. Kalau saya naik motor juga biasa," kata dia.

Baca juga: Saya Jual Rumah untuk Ganti Rugi Uang Nasabah, tetapi Masih Kurang Rp 900 Juta

Kata Endang, yang dikenal sebagai pengusaha jembatan penyeberangan menggunakan perahu ponton di Dusun Rummabe di Desa Anggadita, Kecamatan Klari, uang receh tersebut dikumpulkan selama empat bulan.

"Yang saya bawa Rp 200 ribu. Sisanya pakai mobil bak dibungkus kardus," kata Endang, Kamis.

Baca juga: Nabung Berbulan-bulan, Warga Karawang Bawa 8 Kuintal Koin Rp 500 Beli Mobil Pajero untuk Istrinya

Alasan berpakaian sederhana

Pengusaha jembatan penyeberangan perahu ponton di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Muhammad Endang Junaedi, membeli mobil pajero dengan uang koin pecahan Rp 500, Kamis (7/4/2022).KOMPAS.COM/FARIDA Pengusaha jembatan penyeberangan perahu ponton di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Muhammad Endang Junaedi, membeli mobil pajero dengan uang koin pecahan Rp 500, Kamis (7/4/2022).
Endang saat itu datang hanya dengan mengenakan celana pendek, sandal jepit, dan kaos oblong.

Dirinya mengaku sengaja memilih berpakaian sederhana dan membawa uang receh untuk tahu apakah dilayani dengan baik oleh pihak showroom.

"Awalnya saya ingin mencoba dilayani dengan baik gak dengan penampilan seperti ini dan uang receh. Ternyata baik-baik salesnya di sini," kata Endang di Srikandi Diamond Motors, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis.

 

Baca juga: Cerita Haji Endang, Pengusaha Jembatan Karawang, Bercelana Pendek dan Sandal Jepit Beli Pajero dengan Uang Recehan

Namun, Customer Service Officer Srikandi Diamond Motors, Tata Wartasasmita mengatakan, dirinya sudah mengenal Endang sebagai sosok pengusaha jembatan penyeberangan.

Pihaknya pun tak mempermasalahkan konsumen yang membawa uang receh untuk membeli mobil.

"Kami welcome banget. Kami justru bangga debgan kepercayaan beliau meskipun dalam tanda kutip bayarnya pakai receh, itu adalah nilai rupiah yang kita cintai, tidak masalah," kata Tata.

Seperti diberitakan sebelumnya, butuh lima orang staf dan memakan waktu satu jam untuk menghitung uang pecahan yang dibawa Haji Endang dengan total Rp 133 juta.

Mobil yang dipilih Endang adalah Pajero Sport warna hitam dengan harga sekitar Rp 600 jutaan untuk istrinya itu. 

(Penulis : Kontributor Karawang, Farida Farhan | Editor : I Kadek Wira Aditya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JAWA BARAT] Brigjen NA Tembaki Kucing | Setahun Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

[POPULER JAWA BARAT] Brigjen NA Tembaki Kucing | Setahun Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Bandung
Kisah Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung, Baru 2 Bulan Melahirkan Anak Ketiga, Sempat Dilarang Suami

Kisah Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung, Baru 2 Bulan Melahirkan Anak Ketiga, Sempat Dilarang Suami

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Petir

Bandung
Tertangkap Basah Curi Motor di Teras Rumah, Pemuda di Parung Panjang Babak Belur Dihajar Massa

Tertangkap Basah Curi Motor di Teras Rumah, Pemuda di Parung Panjang Babak Belur Dihajar Massa

Bandung
Sebelum Pemboyongan Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945, Kapten Masrin Telah Membuat Peta Darurat RI

Sebelum Pemboyongan Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945, Kapten Masrin Telah Membuat Peta Darurat RI

Bandung
Tak Terima Sering Diajak Berkelahi, Pria di Majalaya Bandung Bacok Temannya hingga Tewas

Tak Terima Sering Diajak Berkelahi, Pria di Majalaya Bandung Bacok Temannya hingga Tewas

Bandung
Siswa SD di Cianjur Belajar di Bawah Pohon karena Kelas Rusak, Bupati: Sabar Dulu Sebentar

Siswa SD di Cianjur Belajar di Bawah Pohon karena Kelas Rusak, Bupati: Sabar Dulu Sebentar

Bandung
2 Tempat Hiburan Malam di Bandung Ditutup, Imbas dari Penangkapan Kasat Narkoba Karawang

2 Tempat Hiburan Malam di Bandung Ditutup, Imbas dari Penangkapan Kasat Narkoba Karawang

Bandung
Setahun Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Seratusan Saksi Diperiksa, tapi Pelaku Tak Kunjung Tertangkap

Setahun Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Seratusan Saksi Diperiksa, tapi Pelaku Tak Kunjung Tertangkap

Bandung
Polisi Tangkap Remaja 19 Tahun yang Diduga Bandar Ganja 1,2 Kg

Polisi Tangkap Remaja 19 Tahun yang Diduga Bandar Ganja 1,2 Kg

Bandung
Meninggal Saat Lomba Balap Karung, Ibu di Tasikmalaya Ternyata Baru 2 Bulan Melahirkan

Meninggal Saat Lomba Balap Karung, Ibu di Tasikmalaya Ternyata Baru 2 Bulan Melahirkan

Bandung
Ada Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes, DP2KBP3A Kabupaten Bandung Siapkan Selter Trauma dan Perlindungan

Ada Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes, DP2KBP3A Kabupaten Bandung Siapkan Selter Trauma dan Perlindungan

Bandung
Putusan Sela Sidang Doni Salmanan, Hakim Tolak Seluruh Eksepsi dari Kuasa Hukum

Putusan Sela Sidang Doni Salmanan, Hakim Tolak Seluruh Eksepsi dari Kuasa Hukum

Bandung
Dugaan Pencabulan 20 Santriwati oleh Pimpinan Ponpes, Polresta Bandung Belum Temukan Korban

Dugaan Pencabulan 20 Santriwati oleh Pimpinan Ponpes, Polresta Bandung Belum Temukan Korban

Bandung
 Soal Penembakan Kucing di Sesko TNI oleh Perwira Tinggi, 3 Betina Hamil Mati Ditembak

Soal Penembakan Kucing di Sesko TNI oleh Perwira Tinggi, 3 Betina Hamil Mati Ditembak

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.