Kompas.com - 26/04/2022, 14:57 WIB

BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Belasan kusir delman di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dilarang beroperasi di jalan nasional selama momen mudik Lebaran tahun ini.

Larangan itu diberlakukan demi kelancaran arus mudik Lebaran khususnya di wilayah Padalarang, KBB.

Larangan itu berlaku sejak H-7 lebaran sampai H+7 lebaran atau selama momen mudik Lebaran.

Baca juga: Antisipasi Arus Mudik 2022, Tol Pasteur Operasikan 11 Gardu dan Tambah 6 Mobile Reader

 

Namun demikian, kusir delman masih dibolehkan mengangkut dan menurunkan penumpang di jalan non arteri.

"Kami sudah lakukan rapat dengan Pemda Bandung Barat, bahwa untuk kendaraan delman atau andong mulai H-7 sudah tidak beroperasi lagi, dan tidak akan melintas di jalur nasional," ujar Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Sudirianto saat ditemui di Pos Pantau Mudik Padalarang, Selasa (26/4/2022).

Delman di kawasan Padalarang ini biasa beroperasi melalui jalan nasional menuju Pasar Tagog Padalarang. Jika dibiarkan beroperasi selama momen mudik Lebaran, dikhawatirkan angkutan delman menghambat arus lalu lintas para pemudik.

Pangkalan delman yang biasa berada di sekitar Pasar Tagog Padalarang akan dipindahkan ke Jalan Rancabali tanpa melintas di jalan raya.

"Mereka akan dipindahkan ke pertigaan jalan Rancabali. Sehingga tidak mengganggu arus mudik yang datang dari arah Cianjur," kata Sudir.

Baca juga: Pemkab Aceh Utara Larang Open House dan Mobil Dinas Dipakai Mudik

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB Lukmanul Hakim meminta agar puluhan kusir delman bisa bekerjasama demi kelancaran arus mudik lebaran tahun ini.

"Sudah dua tahun kita tidak ada momen mudik. Kita sama-sama peduli saja. Diharapkan teman-teman dari kusir delman bisa mengerti dan menghargai kebijakan ini," kata Lukman.

Lukman sadar betul kondisi ekonomi para kusir delman carut-marut karena terpukul pandemi Covid-19 dua tahun kemarin. Tidak sedikit mereka beralih profesi demi menyambung hidup.

"Data sebelum pandemi, jumlah delman di Padalarang sekitar 30 unit. Namun, jumlah itu berkurang seiring dua tahun pandemi kemarin," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Garut Magnitudo 6,1, Plafon Rumah Lansia di Kota Tasikmalaya Ambruk

Gempa Garut Magnitudo 6,1, Plafon Rumah Lansia di Kota Tasikmalaya Ambruk

Bandung
Beredar Video Kerusakan Parah akibat Gempa Garut, Bupati: Jangan Termakan Informasi Hoaks

Beredar Video Kerusakan Parah akibat Gempa Garut, Bupati: Jangan Termakan Informasi Hoaks

Bandung
Gempa Magnitudo 6,1 Garut, 2 Rumah Warga di Cianjur Dilaporkan Rusak

Gempa Magnitudo 6,1 Garut, 2 Rumah Warga di Cianjur Dilaporkan Rusak

Bandung
Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Dinding SD di Garut Ini Ambruk

Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Dinding SD di Garut Ini Ambruk

Bandung
Oknum Polisi Cirebon Kota Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap

Oknum Polisi Cirebon Kota Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap

Bandung
3 Jenazah Tertimbun Ditemukan, Korban Gempa Cianjur Capai 334 Jiwa

3 Jenazah Tertimbun Ditemukan, Korban Gempa Cianjur Capai 334 Jiwa

Bandung
Gempa Garut Terasa hingga Cianjur, Genting Rumah Warga di Desa Kadupandak Berjatuhan

Gempa Garut Terasa hingga Cianjur, Genting Rumah Warga di Desa Kadupandak Berjatuhan

Bandung
Gempa Garut, 1 Warga Luka Ringan

Gempa Garut, 1 Warga Luka Ringan

Bandung
Gempa Cianjur, 5 Orang di Kafe Arseven Masih Tertimbun Longsor di Samping Warung Sate

Gempa Cianjur, 5 Orang di Kafe Arseven Masih Tertimbun Longsor di Samping Warung Sate

Bandung
Getaran Gempa Garut Terasa hingga Kabupaten Bandung, Warga: Guncangannya Lumayan Besar

Getaran Gempa Garut Terasa hingga Kabupaten Bandung, Warga: Guncangannya Lumayan Besar

Bandung
Gempa Darat Magnitudo 6,4 Guncang Garut, Warga: Serasa Diayun

Gempa Darat Magnitudo 6,4 Guncang Garut, Warga: Serasa Diayun

Bandung
Gempa Magnitudo 6,4 Garut Terasa hingga Kaki Gunung Gede Pangrango Lereng Selatan di Sukabumi

Gempa Magnitudo 6,4 Garut Terasa hingga Kaki Gunung Gede Pangrango Lereng Selatan di Sukabumi

Bandung
Gempa Garut Guncang Pangandaran, Warga: Gempanya Kayak Mau Tsunami Dulu Tahun 2006

Gempa Garut Guncang Pangandaran, Warga: Gempanya Kayak Mau Tsunami Dulu Tahun 2006

Bandung
Gempa Magnitudo 6.4 Guncang Wilayah Garut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6.4 Guncang Wilayah Garut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Bandung
Gempa Magnitudo 6,4 di Garut Terasa hingga Tasikmalaya, Warga Berhamburan Keluar

Gempa Magnitudo 6,4 di Garut Terasa hingga Tasikmalaya, Warga Berhamburan Keluar

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.