Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buruh Pertamina Terminal Tasikmalaya Mogok Kerja, Truk Tangki BBM Diadang

Kompas.com - 06/09/2022, 11:46 WIB
Irwan Nugraha,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

TASIKMALAYA, KOMPAS.com- Ratusan buruh dan sopir mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) PT Pertamina Patra Niaga Terminal Tasikmalaya, Jawa Barat, lakukan aksi protes mogok kerja dan menghadang truk tangki BBM di depan kantornya, Senin (5/9/2022).

Langkah itu akan dilakukan tiga hari tidak masuk kerja demi menuntut kenaikan upah minimum kerja (UMK) jelang kenaikan harga BBM.

Penghadangan tangki BBM itu untuk mengingatkan teman sesama sopir bahwa sedang ada perjuangan demi meningkatkan upah layak dari Pertamina.

"Kami sudah beberapa kali melakukan aksi ini ke Kantor Wali Kota Tasikmalaya, DPRD Kota Tasikmalaya berkaitan dengan upah minimum kerja. Tapi, kami yang telah bekerja di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Terminal Tasikmalaya belum mendapatkan kejelasan sampai naik BBM sekarang," jelas Ketua Serikat Buruh Migas Tasikmalaya, Gandung Cahyono kepada wartawan, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Sopir Angkot di Sorong Mogok Tuntut Kenaikan Tarif, Penumpang Telantar

Gandung menambahkan, aksi mogok kerja tiga hari ini oleh para pekerja mobil tangki, tenaga kerja jasa penumpang (TKJP), layanan terpadu satu atap (LTSA), jalur pipa dan Patra Jasa.

Pihaknya meminta peningkatan kesejahtetaan karena selama ini tak mendapatkan upah layak.

"Tambah lagi sekarang harganya pada naik untuk kebutuhan karena naik BBM. Miris, kami kerja di Pertamina bantu, tapi gajinya begini tak layak," tambah dia.

Pihaknya selama ini telah beberapa kali merundingkan masalah ini dengan managemen internal tapi tak ada jalan keluar.

"Tidak ada titik penyelesaian yang dilakukannya oleh perusahaan alih daya PT Garda Utama Nasional terhadap para pekerja awak mobil tangki di Pertamina Terminal Tasikmalaya," kata dia.

Baca juga: Tuntutan Dipenuhi, Honorer Disdukcapil Bandung Barat Berhenti Mogok Kerja

Dengan adanya momen kenaikan BBM, pihaknya terus memperjuangkan upah layak yang selama ini membantu Pertamina dalam distribusi BBM.

Jika tuntutannya tak dipenuhi, pihaknya pun akan ikut aksi mogok massal secara Nasional demi memperjuangkan nasibnya.

"Kami hentikan tangki BBM, karena masih ada teman kami yang khianati kami tak ikut aksi mogok massal oleh seluruh sopir tangki BBM di Tasikmalaya," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Tren 'Resign' Usai Lebaran, Disnaker Bandung Gelar 8 Job Fair

Ada Tren "Resign" Usai Lebaran, Disnaker Bandung Gelar 8 Job Fair

Bandung
Cerita Ratusan Mantan Karyawan Pikiran Rakyat Tuntut Perusahaan Bayar Haknya yang 4 Tahun Menggantung

Cerita Ratusan Mantan Karyawan Pikiran Rakyat Tuntut Perusahaan Bayar Haknya yang 4 Tahun Menggantung

Bandung
Sampel Kandungan 'Septic Tank' CSB Mall yang Tewaskan 4 Teknisi Diambil

Sampel Kandungan "Septic Tank" CSB Mall yang Tewaskan 4 Teknisi Diambil

Bandung
Jatuh Bangun Perempuan Asal Tasikmalaya Bangun Usaha Hijab yang Kini Diburu Konsumen

Jatuh Bangun Perempuan Asal Tasikmalaya Bangun Usaha Hijab yang Kini Diburu Konsumen

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Jumat 19 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Jumat 19 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Bandung
Patok Tarif Seenaknya, 25 Juru Parkir Liar di Karawang Ditangkap

Patok Tarif Seenaknya, 25 Juru Parkir Liar di Karawang Ditangkap

Bandung
Pemprov Jabar Targetkan 11 Juta Ton Gabah Kering Giling di 2024

Pemprov Jabar Targetkan 11 Juta Ton Gabah Kering Giling di 2024

Bandung
Dramatis, Polisi Tangkap Tangan Curanmor di Jalan Cirebon–Kuningan

Dramatis, Polisi Tangkap Tangan Curanmor di Jalan Cirebon–Kuningan

Bandung
Video Viral Parkir di Minimarket Karawang Rp 15.000 untuk THR

Video Viral Parkir di Minimarket Karawang Rp 15.000 untuk THR

Bandung
Jasad Wisatawan Bandung Ditemukan 4 Km dari Pantai Cidamar

Jasad Wisatawan Bandung Ditemukan 4 Km dari Pantai Cidamar

Bandung
HUT ke 383, Kabupaten Bandung Masih Terjerat Problem Sampah

HUT ke 383, Kabupaten Bandung Masih Terjerat Problem Sampah

Bandung
Jadi Sorotan, Jalur Wisata Bandung Selatan Kerap Macet

Jadi Sorotan, Jalur Wisata Bandung Selatan Kerap Macet

Bandung
Atasi Pungli di Masjid Al Jabbar, Bey Machmudin Libatkan Aher dan Ridwan Kamil

Atasi Pungli di Masjid Al Jabbar, Bey Machmudin Libatkan Aher dan Ridwan Kamil

Bandung
Pasca-Lebaran Harga Sembako Turun, Pedagang Cirebon Semringah Penjualan Tembus Lebih dari 1 Ton

Pasca-Lebaran Harga Sembako Turun, Pedagang Cirebon Semringah Penjualan Tembus Lebih dari 1 Ton

Bandung
Sepasang Mahasiswa yang Mau Kuburkan Bayi di Jatinagor Jadi Tersangka

Sepasang Mahasiswa yang Mau Kuburkan Bayi di Jatinagor Jadi Tersangka

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com