Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Berandalan Bermotor Tawuran di Cimahi, 2 Korban Dikeroyok, 5 Orang Masuk Penjara

Kompas.com - 04/11/2022, 19:48 WIB


BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Sebanyak 5 pemuda anggota kelompok berandalan bermotor yang terlibat keributan di Kota Cimahi, Jawa Barat, diringkus polisi.

Mereka ditetapkan tersangka setelah mengeroyok 2 orang korban di Jalan Kebon Kopi, Gang Saluyu Dalam RT 07 RW 04 Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi pada Minggu (31/10/2022).

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Rizka Fadhilla mengatakan, keributan yang terjadi merupakan keributan antar 2 kelompok berandalan bermotor di Kota Cimahi yang berseteru sejak lama.

Baca juga: Kapolrestabes Bandung: Saya Akan Libas Geng Motor yang Berbuat Onar

"Terhadap dugaan tindak penganiayaan ini mengakibatkan adanya dua orang korban atas nama Rico dan Kiki. Dan diduga pelaku yang saat ini berhasil diamankan ada 5 orang," ungkap Rizka saaat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jumat (4/11/2022).

Untuk diketahui, 5 anggota berandalan bermotor pelaku penganiayaan yakni berinisial PJ (35), KIR (19), R (18), RA (41), dan YS (18). Kelimanya warga Kota Cimahi yang terafiliasi dalam satu kelompok motor.

Aksi pengeroyokan itu bermula saat para pelaku melihat rombongan kelompok motor lain melintas di Jalan Kebon Kopi. Mereka yang memiliki dendam lama kemudian menyerang kelompok motor yang tengah melintas.

Baca juga: Nyawa Bocah 12 Tahun di Cimahi Melayang gara-gara Begal

"Korban dan pelaku merupakan 2 kelompok yang selalu berseteru. Melihat rombongan korban lewat dengan menggunakan atribut tertentu, pelaku kemudian melemparkan sesuatu sehingga mengenai kendaraan korban hingga jatuh," kata Rizka.

Para pelaku melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan di muka umum, memukuli kedua korban menggunakan tangan kosong, serta sepotong kayu dan sepotong bambu.

"Saat terjatuh itu lah kelima orang ini dengan berbagai motif ada yang memukul, ada yang menendang melakukan tindakan penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban," papar Rizka.

"Berdasar hasil pemeriksaan sejauh ini pelaku tidak menggunakan senjata tajam. Hanya balok yang saat ini kita masih lakukan pencarian," imbuhnya.

Atas tindak penganiayaan itu, para pelaku dijerat hukuman dengan pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan secara bersama-sama dengan ancaman 7 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bulog Cirebon Jamin Stok Beras Aman hingga Maret, Tersedia 5.480 Ton

Bulog Cirebon Jamin Stok Beras Aman hingga Maret, Tersedia 5.480 Ton

Bandung
Kakak Adik yang Dianiaya Ayah di Cimahi Tak Sekolah, Dikurung di Kamar Saat Ayah dan Ibu Tirnya Ngamen

Kakak Adik yang Dianiaya Ayah di Cimahi Tak Sekolah, Dikurung di Kamar Saat Ayah dan Ibu Tirnya Ngamen

Bandung
Tangis Tetangga di Pemakaman AH yang Tewas Dianiaya Ayahnya di Cimahi: Banyak yang Ingin Merawatnya

Tangis Tetangga di Pemakaman AH yang Tewas Dianiaya Ayahnya di Cimahi: Banyak yang Ingin Merawatnya

Bandung
Sosok Ade Bogel, Pelaku Penganiayaan Anak di Cimahi, Dikenal Tertutup dan Kerap Kurung 2 Anaknya

Sosok Ade Bogel, Pelaku Penganiayaan Anak di Cimahi, Dikenal Tertutup dan Kerap Kurung 2 Anaknya

Bandung
Nasib Pilu TKW Asal Cianjur Rosikah, Alami Kebutaan karena Tumor hingga Diusir Majikan

Nasib Pilu TKW Asal Cianjur Rosikah, Alami Kebutaan karena Tumor hingga Diusir Majikan

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Bandung
Kebakaran Pabrik Kasur Busa di Tenjo Bogor, Pemadaman Makan Waktu 2 Jam

Kebakaran Pabrik Kasur Busa di Tenjo Bogor, Pemadaman Makan Waktu 2 Jam

Bandung
7 Daftar Makanan Khas Sukabumi, Salah Satunya Mochi

7 Daftar Makanan Khas Sukabumi, Salah Satunya Mochi

Bandung
Pabrik Kasur Busa di Tenjo Bogor Terbakar, Asap Mengepul Tinggi

Pabrik Kasur Busa di Tenjo Bogor Terbakar, Asap Mengepul Tinggi

Bandung
2 Bulan Terhambat Jalan Rusak dan Alat Berat Rusak, Pengelola TPA Sarimukti: Perbaikan Tunggu Anggaran Turun

2 Bulan Terhambat Jalan Rusak dan Alat Berat Rusak, Pengelola TPA Sarimukti: Perbaikan Tunggu Anggaran Turun

Bandung
Alarm Sepeda Motor Targetnya Berbunyi Keras, Pencuri di Bogor Diamuk Massa

Alarm Sepeda Motor Targetnya Berbunyi Keras, Pencuri di Bogor Diamuk Massa

Bandung
Belajar Sejarah hingga Proses Pembuatan Tahu di Kampung Wisata Babakan Ciparay Bandung

Belajar Sejarah hingga Proses Pembuatan Tahu di Kampung Wisata Babakan Ciparay Bandung

Bandung
Melawan Saat Ditangkap, 2 Begal di Gegerkalong Bandung Ditembak

Melawan Saat Ditangkap, 2 Begal di Gegerkalong Bandung Ditembak

Bandung
Sopir Audi A6 Tersangka Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur Ajukan Praperadilan

Sopir Audi A6 Tersangka Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur Ajukan Praperadilan

Bandung
Motif Ayah Bunuh Anak Kandung di Cimahi Terungkap, gara-gara Uang Jajan

Motif Ayah Bunuh Anak Kandung di Cimahi Terungkap, gara-gara Uang Jajan

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.